Shovi Maryam
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS STRUKTURAL PUISI ‘MASYIATULLAH’ KARYA IMAM SYAFI’I Shovi Maryam
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 3 (2017): PROSIDING KONFERENSI NASIONAL BAHASA ARAB III
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Karya sastra lahir untuk mengungkapkan apresiasi pengarang terhadap permasalahan yang ada  di sekitarnya. Imam Syafi`I yang selama ini dikenal sebagai ahli fiqih juga terkenal karya sastranya yang terkumpul dalam sebuah antologi Al-Diwan. Salah satu puisinya berjudul Masyi`atullah (kehendak Allah) yang mengapresiasikan penolakannya terhadap golongan Qadariyah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi dari aspek struktural. Pengungkapan unsur struktural dalam puisi ini untuk memahami pemikiran teologis Imam Syafi`i. Hal ini akan diketahui melalui pemilihan tema, pemilihan kata (diksi), dan gaya bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema puisi ini kehendak mutlak Tuhan. Adapun diksi yang paling ditekankan adalah kata شاء – يشاء  yang bermakna berkehendak, sedangkan gaya bahasa yang dominan digunakan adalah  gaya bahasa antitesis dan paradoks yang mengindikasikan penekanan pengarang dalam menjelmakan kekuasan Tuhan yang mutlak ditinjau dari beberapa aspek kehidupan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa puisi Masyi`atullah karya Imam Syafi`I memiliki unsur intrinsik yang berseberangan dengan konsep aliran Qadariyah yang menafikan kehendak Allah dalam setiap gerak langkah. Kata Kunci: analisis struktural, puisi, teologi, kehendak Tuhan.
Puppetry and Peacebuilding: Indonesian Students’ Perceptions of Israeli and Palestinian Versions of Sesame Street TV Show Mufti Rasyid; Shovi Maryam
Vol. 3 No. 1 (2025): Proceeding of International Conference on Cultures & Languages 2025 29-41
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Israeli–Palestinian conflict remains one of the most enduring and polarizing geopolitical issues, often shaping global public opinion. Indonesia, a long-standing supporter of Palestine, has consistently aligned itself with the pro-Palestinian narrative. Amid the ongoing search for peaceful resolutions, peace education has gained recognition as a vital approach to fostering understanding and mutual respect. This study examines how Palestinian and Israeli adaptations of Sesame Street, a puppetry TV show, titled Shara’a Simsim (شارع سمسم) and Rechov Sumsum (רחוב סומסום)—can serve as effective tools for peace education. It addresses two main questions: (1) What peace education values are embedded in these programs? and (2) How do Indonesian students perceive the Israeli–Palestinian conflict after engaging with the shows? Using a mixed-methods approach, the study combines content analysis with a survey involving thirty-five (35) students of UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Indonesia. The findings reveal that the Palestinian and Israeli versions of Sesame Street promote core values of peace education, particularly coexistence, tolerance, adaptability, pluralism, and equity. Furthermore, the study observes a positive shift in students’ perceptions, suggesting that exposure to such educational content can nurture more empathetic and balanced understandings of complex international conflicts.