Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Menulis Wacana Narasi dengan Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Peserta Didik Kelas X TKJ SMK PGRI 2 Kebumen Tahun Pelajaran 20014/ 2015 Dedi Handoko
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.12 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Penerapan keterampilan menulis wacana narasi dengan model pembelajaran discovery learning; (2) Peningkatan keterampilan menulis wacana narasi dengan model pembelajaran discovery learning pada peserta didik kelas X TKJ SMK PGRI 2 Kebumen. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK PGRI 2 Kebumen pada bulan Mei. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X TKJ sejumlah 29 peserta didik. Objek penelitian adalah keterampilan peserta didik dalam menulis wacana narasi dengan model pembelajaran discovery learnig. Penelitian ini terdiri dari tiga kali kegiatan, yaitu kegiatan prasiklus, siklus I, dan siklus II. Masing-masing siklus mengacu pada prosedur penelitian yaitu rencana (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflection). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Uji validitas penelitian ini adalah validitas isi dan reliabilitas instrumen penelitian ini adalah reliabilitas antarrater.  Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. adapun dalam penyajian hasil digunakan metode penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran discovery learning mampu meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menulis wacana narasi. Penerapan pembelajaran menulis dengan model pembelajaran discovery learning meliputi: prasiklus, yaitu hasil menulis wacana narasi siswa untuk mengetahui kemampuan awal siswa; siklus I, berisi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi; siklus II merupakan kelanjutan dan perbaikan dari siklus I. Terjadi penigkatan keterampilan menulis wacana naras. Dari hasil tes prasiklus terlihat persentase ketuntasan sebesar 21% meningkat menjadi 66% pada siklus I dengan peningkatan sebesar 45%. Setelah dilakukan dengan siklus II persentase ketuntasan mencapai 90% dengan peningkatan sebesar 69% hasil prasiklus, dan sebesar 24% dari siklus I. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning mampu meningkatkan keterampilan menulis wacana narasi pada peserta didik kelas X TKJ SMK PGRI 2 Kebumen.   Kata kunci: menulis wacana narasi, discovery learning
Information System Design for Employee Leave Application at PT Perkebunan Nusantara VI Rimbo Dua, Tebo Regency.: perancangan sistem informasi pengajuan cuti karyawan di pt perkebunan nusantara VI rimbo Dua kabupaten tebo Dedi Handoko; Asril; Yusran
Journal of Vocational Education and Information Technology (JVEIT) Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5 No. 1 (2024): JVEIT
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Inovasi Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/jveit.v5i1.462

Abstract

Cuti merupakan keadaan tidak masuk kerja yang diijinkan dalam jangka waktu tertentu. Cuti diberikan dalam rangka usaha menjamin kesegaran jasmani dan rohani maka dari itu cuti merupakan sebuah hak yang dimiliki oleh karyawan dalam masa kerja tertentu. Perkembangan teknologi sekarang ini membawa dampak yang baik bagi manusia, dalam hal ini khususnya bagi sebuah perusahaan, dimana teknologi dapat mempermudah kegiatan manusia. Salah satu implementasi teknologi informasi yang sangat banyak diterapkan pada perusahaan yaitu sistem informasi kepegawaian. Diantara aplikasi penting dalam sistem informasi kepegawaian adalah aplikasi pengajuan cuti, yang berfungsi untuk mengelola cuti pegawai, dimana pegawai mengambil suatu keadaan untuk tidak masuk kerja yang diijinkan dalam waktu tertentu. Perancanagan sistem bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemui dalam pengelolaan cuti pada PT Perkebunan Nusantara VI Rimbo Dua Kabupaten Tebo dengan menggunakan metode waterfall yaitu: operasi dan pemeliharaan, integrasi dan pengujian sistem, implementasi dan pengujian unit, desain sistem dan perangkat lunak, analisis dan definisi persyaratan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem pengajuan cuti yang terkomputerisasi diasumsikan dapat memudahkan admin dan karyawan PT Perkebunan Nusantara VI Rimbo Dua Kabupoaten Tebo memperoleh data pengajuan cuti yang lebih tepat, cepat dan akurat. Adanya sistem pengajuan cuti ini, resiko kehilangan data pengajuan cuti akan berkurang karena sudah tersimpan rapi didalam database dengan aman.
Rancangan sistem monitoring kelembapan tanah pembibitan kelapa sawit berbasis internet of things Effendi, Noverta; Dedi Handoko; Fauzan Azim; Fitri Farida
Computer Science and Information Technology Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/coscitech.v5i2.7572

Abstract

Indonesia is one of the largest palm oil producers in the world, so Indonesia has a role in meeting global demand for palm oil. Indonesia has extensive palm oil plantations in various states, producing around 43 million tons of palm oil. In general, Pekanbaru Riau, in the higher areas the soil is of the Red Yellow Podzolic (PMK) type, while in the lower areas the soil is peat type. PMK mineral soil has a thickness of organic soil material < 60 cm and some of it is still experiencing decomposition so it still contains a lot of fiber so that the agroecosystem on this soil will experience many problems, especially in dry areas with high slopes so that crop cultivation farmers have difficulty measuring soil moisture. Plant seeds cannot live and develop well if soil moisture does not meet requirements. For this reason, it is necessary to fertilize the seeds regularly, on a schedule and have sufficient water available. Based on the problems above, an oil palm tree nursery system was developed using the (Internet of Things) concept. Remote monitoring and control of the tool can be done via an Android application and real time internet access. From the test results of the two tools, namely the soil moisture monitoring system and the moist detector analyzer, the data obtained from soil measurements on oil palm seedlings shows very close measurement values, even from several experiments the data shown is very close, only 1-2%. Of course, from the data displayed the researcher made a comparison with the appropriate/unsuitable information as a reference for the suitability of this tool to be used
Implementasi Corporate Sosial Responsibility Pada PT. Eloda Mitra Palembang Dedi Handoko; Niken Ayuningrum; Yesita Astarina; Ferdyan Wana Saputra
Journal of Applied Accounting And Business Vol. 5 No. 2 (2023): JAAB - Desember 2023
Publisher : LP2M Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/jaab.v5i2.260

Abstract

This study aims to provide an overview of the implementation of Corporate Social Responsibility and find out the CSR implementation efforts implemented by PT Eloda Mitra Palembang. The type of research used is qualitative descriptive research, this study seeks to describe the implementation of CSR as a form of business ethics related to the social responsibility of a company. Sampling was carried out using purposive sampling method, where the respondents interviewed were employees of PT Eloda Mitra Palembang, as well as questionnaires and in-depth interviews with operational managers of PT Eloda Mitra Palembang. The results of the study show that the CSR carried out by PT Eloda Mitra Palembang for the community and the environment in the aspect of education is in the form of buildings, educational facilities and subsidies. Improve health by building puskesmas in villages, providing equipment, deploying health workers as well as vehicles to provide health services to surrounding villages. Vocational training as well as efforts to develop businesses, provide support for SME initiatives and financing. For employees, the implementation of CSR programs aims to improve employee welfare, provide services, and training opportunities