Nina Indah Febriana
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Jual Beli dengan Konsep All You Can Eat dalam Pandangan Tokoh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Febriana, Nina Indah; Nurfieni, Amrin
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v5i2.4007

Abstract

The development of the buying and selling transaction model is inevitable, so studies in the perspective of islamic law need to continually conducted to ensure that the buying and selling transactions of society do not violate the provisions of the shari’a. buyying and selling food with the concept of “all you can eat” need to be studied because it contains provisions that are different from the concept of buying and selling food in general. The purpose of this study is to find out how the opinions of DSN MUI figures about buying and selling food with the concept of “all you can eat”. The results of this study present the views of several DSN-MUI figures regarding the practice of buying and selling with the concept of all you can eat. The provision of fines and limits on eating at all you can eat restaurants by the characters in this study is stated to be permissible with their various points of view. While the indication of gharar by some figures is stated as “gharar yasir”, and some state that the existence of gharar in buying and selling is not allowed.
Praktik Tebus Murah di Toko Retail Modern dalam Perspektif Hukum Islam: Studi Kasus pada Gerai Alfamart di Tulungagung Febriana, Nina Indah
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v4i1.1541

Abstract

Promo tebus murah merupakan promo andalan yang dikeluarkan oleh toko retail modern alfamart. Akan tetapi, secara hukum jual-beli Islam praktik tebus murah ini masih dipertanyakan hukumnya. Penelitian ini bertujuan untuk membahas secara mendalam mengenai promo tebus murah dari sudah pandang hukum jual-beli Islam. Penelitian ini bersifat studi kasus yang dilakukan di gerai Alfamart di Tulungagung. Sampel dalam penelitian ini diambil dari 5 gerai alfamart di Tulungagung, yaitu Alfamart Mayor Sujadi, Alfamart Ringinpitu, Alfamart Batangsaren, Alfamart Selorejo, dan Alfamart Winong. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah dengan cara observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan beberapa pegawai alfamart. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis yuridis empiris. Teknik yuridis empiris merupakan salah satu teknik analisis data yang terkait dengan hukum Islam termasuk dari penelitian terhadap identifikasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promo tebus murah di Kabupaten Tulungagung merupakan kebijakan yang tersentralisasi, yaitu dikoordinir dan diawasi langsung oleh Kantor Cabang Alfamart Tulungagung, sehingga promo ini bersifat sama di seluruh toko retail alfamart di Tulungagung. Mekanisme dari promo tebus murah ini hanya membutuhkan prasyarat belanja di atas Rp. 50.000. Dari rukun jual beli dalam hukum Islam, promo ini tidak melanggar karena sudah mencakup adanya semua unsur dalam jual beli. Selanjutnya, promo ini bersifat tidak wajib, sehingga apabila pembeli tidak mengambil promo ini juga tidak menjadi masalah dan apabila pembeli mengambil tebus murah maka struk pembeliannya dijadikan satu dengan barang belanjaan untuk menghindari adanya multiakad dalam jual beli
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN BANK TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK MUAMALAT INDONESIA KANTOR CABANG PEMBANTU TULUNGAGUNG Febriana, Nina Indah
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/an.2016.3.1.145-168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variabel kualitas pelayanan bank terhadap kepuasan nasabah. Penelitian dilakukan pada Bank Muamalat Indonesia kantor cabang pembantu Tulungagung. Metode dalam menilai kepuasan nasabah menggunakan analisis SERVQUAL atau analisis gap. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket yang diberikan kepada 196 sampel dengan unit analisis menggunakan analisis regresi. Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa secara simultan dimensi CARTER yang terdiri dari compliance, assurance, reliability, tangibles, empathy, dan responsiveness berpengaruh signifkan terhadap kepuasan nasabah. Analisis servqual menunjukkan bahwa dari keseluruhan instrumen dimensi CARTER terdapat kesenjangan atau gap antara harapan nasabah dengan kualitas pelayanan. Analisis diagram kartesius menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diprioritaskan untuk diperbaiki oleh Bank Muamalat Indonesia KCP Tulungagung, antara lain adalah tentang: sistem tabungan, ketepatan waktu pelayanan seperti yang telah dijanjikan, ketersediaan ATM, Peralatan yang digunakan, hubungan antara pegawai dengan nasabah, perhatian personal bank kepada nasabah, dan respon customer service dalam menanggapi keluhan nasabah.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Nasabah, Service Quality
Praktik Tebus Murah di Toko Retail Modern dalam Perspektif Hukum Islam: Studi Kasus pada Gerai Alfamart di Tulungagung Febriana, Nina Indah
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v4i1.1541

Abstract

Promo tebus murah merupakan promo andalan yang dikeluarkan oleh toko retail modern alfamart. Akan tetapi, secara hukum jual-beli Islam praktik tebus murah ini masih dipertanyakan hukumnya. Penelitian ini bertujuan untuk membahas secara mendalam mengenai promo tebus murah dari sudah pandang hukum jual-beli Islam. Penelitian ini bersifat studi kasus yang dilakukan di gerai Alfamart di Tulungagung. Sampel dalam penelitian ini diambil dari 5 gerai alfamart di Tulungagung, yaitu Alfamart Mayor Sujadi, Alfamart Ringinpitu, Alfamart Batangsaren, Alfamart Selorejo, dan Alfamart Winong. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah dengan cara observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan beberapa pegawai alfamart. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis yuridis empiris. Teknik yuridis empiris merupakan salah satu teknik analisis data yang terkait dengan hukum Islam termasuk dari penelitian terhadap identifikasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promo tebus murah di Kabupaten Tulungagung merupakan kebijakan yang tersentralisasi, yaitu dikoordinir dan diawasi langsung oleh Kantor Cabang Alfamart Tulungagung, sehingga promo ini bersifat sama di seluruh toko retail alfamart di Tulungagung. Mekanisme dari promo tebus murah ini hanya membutuhkan prasyarat belanja di atas Rp. 50.000. Dari rukun jual beli dalam hukum Islam, promo ini tidak melanggar karena sudah mencakup adanya semua unsur dalam jual beli. Selanjutnya, promo ini bersifat tidak wajib, sehingga apabila pembeli tidak mengambil promo ini juga tidak menjadi masalah dan apabila pembeli mengambil tebus murah maka struk pembeliannya dijadikan satu dengan barang belanjaan untuk menghindari adanya multiakad dalam jual beli
Jual Beli dengan Konsep All You Can Eat dalam Pandangan Tokoh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Febriana, Nina Indah; Nurfieni, Amrin
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v5i2.4007

Abstract

The development of the buying and selling transaction model is inevitable, so studies in the perspective of islamic law need to continually conducted to ensure that the buying and selling transactions of society do not violate the provisions of the shari’a. buyying and selling food with the concept of “all you can eat” need to be studied because it contains provisions that are different from the concept of buying and selling food in general. The purpose of this study is to find out how the opinions of DSN MUI figures about buying and selling food with the concept of “all you can eat”. The results of this study present the views of several DSN-MUI figures regarding the practice of buying and selling with the concept of all you can eat. The provision of fines and limits on eating at all you can eat restaurants by the characters in this study is stated to be permissible with their various points of view. While the indication of gharar by some figures is stated as “gharar yasir”, and some state that the existence of gharar in buying and selling is not allowed.