Yusak Mukkun
Politeknik Negeri Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN ALAT PENGERING IKAN RAMAH LINGKUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN INTEGRASI PANEL SURYA DAN SINAR MATAHARI LANGSUNG Yusak Mukkun; Sumartini Dana
Jurnal Ilmiah Flash Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.244 KB) | DOI: 10.32511/flash.v2i1.20

Abstract

Alat pengering ikan asin ramah lingkungan menggunakan integrasi panel surya dan energi matahari merupakan hasil pengembangan energi terbarukan yaitu pemanfaatkan energi matahari baik secara langsung maupun secara tidak langsung dengan penyimpanan solar cell, yang penggunaannya dimaksimalkan dan diunggulkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan pesisir pantai dengan produk yang didesain sedemikian rupa agar dihasilkan ikan kering yang bermutu dan higienis untuk dikonsumsi, mengurangi ketergantungan pada cuaca, menekan kerugian yang dialami para nelayan pada saat panen raya, memperkecil kemungkinan kerusakan yang diakibatkan pembusukan, dan mempercepat proses dan tidak memerlukan lahan yang luas. Sinar matahari langsung dan alat tambahan seperti fan atau blower diperlukan untuk mengalirkan udara pengering ke produk yang dikeringkan (konveksi paksa) dan sensor suhu sebagai pengontrol suhu dan diharapkan temperatur pengeringan yang lebih tinggi dari 500C harus dihindari karena dapat menyebabkan bagian luar produk sudah kering, tapi bagian dalam masih basah. Khusus untuk ikan, temperatur pengeringan yang dianjurkan antara 40–500C. Ikan kering berbagai jenis yang dihasilkan dalam kapasitas 10 kg pada alat pengering ikan tanpa lampu pijar 15 Watt dengan waktu pengeringan selama 3 hari, menggunakan lampu pijar 15 watt pada malam hari, waktu pengeringan ikan mencapai 2 hari dan menggunaka lampu pijar 15 watt ditambah kipas angin pada malam hari, waktu pengeringan ikan mencapai 2 hari
Pengembangan dan Implementasi Sistem Kontrol Irigasi Tetes Otomatis Berbasis IoT untuk Lahan Pertanian Desa Oeltuah Kabupaten Kupang Olivia de Haviland Basoeki; Yohanes S. Peli; Rochani Rochani; Yusak Mukkun; Otnial A. Mone; Johanis W.D. Therik; Imanuel Ch. Mauko; James J. Mauta; Agustinus Lau Tita; Heri Hardi; Syofi M. Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari - Juli 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v6i1.7291

Abstract

Limited air resources and inefficient irrigation practices are major challenges for agricultural management in dryland areas, such as in East Nusa Tenggara Province. Manual irrigation systems result in unmeasured air usage, uneven air distribution, and increased farmer workloads. Therefore, the implementation of efficient and adaptive irrigation technology to environmental conditions is necessary. This Community Service activity aims to implement an Internet of Things (IoT)-based automatic irrigation control system using the drip method on the agricultural land of a farmer group in Oeltuah Village, Taebenu District, Kupang Regency. The implementation method includes an initial survey, system design, device construction and installation, system testing, and mentoring for farmer partners. The developed system uses a soil moisture sensor, an ESP32 microcontroller, a Real-Time Clock (RTC) module, a water pump, and a drip irrigation pipe network connected to an internet-based monitoring system. The results of the activity show that the automatic irrigation system operates well and is able to increase the efficiency of air use and regulate watering schedules more consistently. With the support of ongoing mentoring, this technology has the potential to increase agricultural productivity and the development of smart agriculture models (smart farming) in dryland areas.