Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN FLUKTUASI MUKA AIR LAUT RERATA (MLR) DI PERAIRAN PANTAI UTARA JAWA TIMUR DENGAN PERAIRAN PANTAI SELATAN JAWA TIMUR Anugrah Dewi Mahatmawati; Makhfud Efendy; Aries Dwi Siswanto
Jurnal Kelautan Vol 2, No 1: April (2009)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v2i1.900

Abstract

Perairan laut di sisi selatan pulau Jawa Timur mempunyai karakteristik dengan topografi dasar laut yang curam dan gelombang besar, serta berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Sedangkan perairan laut di sisi utara pulau Jawa Timur memiliki karakteristik dengan kondisi topografi dasar laut yang lumayan landai dan bergelombang relatif kecil serta berbatasan langsung dengan laut Jawa. Perbedaan dua karakter ini menjadi hal yang menarik untuk diamati, terutama Muka Air Laut Rerata (MLR). Metode admiralty adalah metode perhitungan pasang surut yang digunakan untuk menghitung dua konstanta harmonik yaitu amplitudo dan kelambatan phasa. Perhitungan dengan cara admiralty diperoleh konstanta harmonik yang akan dilanjutkan dengan analisa data dengan menggunakan bilangan Formzahl yakni pembagian antara amplitudo konstanta pasang surut harian utama dengan amplitudo konstanta pasang surut ganda utama. Dari hasil perhitungan bilangan Formzahl ini akan diketahui tipe pasang surut di perairan Perak Surabaya dan perairan Prigi Trenggalek. Perbandingan tipe pasang surut di perairan utara Jawa (Perak Surabaya) dengan perairan selatan Jawa (Trenggalek) menggunakan bilangan Formzahl tidak menunjukkan perbedaan, berdasarkan penelitian ini diperoleh tipe pasang surut antara perairan perak surabaya dengan perairan prigi Trenggalek berkisar antara 0.26-1.5 maka tipe pasang surut antara kedua perairan ini adalah tipe pasang surut campuran condong ke harian ganda . Perbandingan fluktuasi Muka Laut Rata-rata (MLR) di perairan utara Jawa Timur (Perak Surabaya) dengan perairan selatan Jawa Timur (Trenggalek) berdasarkan uji analisa Man Whitney U-Test diperoleh P0.05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai MLR di dua lokasi adalah sama nyata, dan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan metode admiralty, fluktuasi Muka Air Laut Rerata (MLR) di perairan Perak Surabaya rata-rata 1237.76 mm sedangkan rata-rata Muka Air Rerata (MLR) di perairan Prigi Trenggalek berkisar antara 1158.3 mm.Kata kunci : Pasang Surut, Admiralty, Man Whitney U-Test
Optimalisasi Penggunaan Energi Terbarukan untuk Desa Mandiri Energi dan Ramah Lingkungan Nizar Amir; Makhfud Efendy; Sabarudin Akhmad; Fiki Milatul Wahyu; Rafly Firman Surya Putra
Rekayasa Vol 16, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v16i1.19119

Abstract

The residents of West Waru Village, Pamekasan, are renowned for their high numbers of cows, leading to a steadily increasing amount of cow dung that contaminates the environment. To combat this problem, we must find ways to utilize cow manure. There is a potential solution in the form of biogas generator technology, which can convert cow manure into energy. This research seeks to develop and optimize its design in order to provide renewable electricity for Waru Barat Village, Pamekasan. It involves the use of HOMER software to simulate and determine the optimal design. Technical, economic and environmental indicators are used as the main parameters in this research's output. The cost per kWh of generated energy stands at Rp. 1,076/kWh - a far cheaper alternative than electricity from PLN (Rp. 1,500/kWh) - making it highly beneficial for all stakeholders when constructing renewable energy power plants in rural Indonesia.