Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Penurunan Nasabah Pembiayaan KPR IB Dengan Akad Ijarah Muntahiyyah Bittamlik (IMBT) Di Bank Syariah XYZ Reno Virlandana A
JABI (Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia) Vol 4, No 1 (2021): JABI (Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JABI.v4i1.y2021.p1-15

Abstract

The Ijarah Muntahiyyah Bit Atamlik (IMBT) contract for KPR IB products at Sharia Bank XYZ from 2008 to 2015 has reached 90% of the total portfolio financing, but since 2016 to date, financing customers with IMBT contracts have decreased, recorded at the end of December 2019 only 16% of the total financing. However, the decline in financing customers with the IMBT agreement did not affect the increasing total financing. This study aims to find the causes of the decline in the financing portfolio with the IMBT contract and the policies taken by Sharia Bank XYZ to overcome this decline. Among the results of this research using qualitative methods, it is concluded that the decline in customers with IMBT contracts is caused by internal and external factors. Internal factors are caused by the lengthy on the Internal Rate Return obtained by the bank and the difficulty in increasing the rental margin due to prior customer approval. Meanwhile, external factors are caused by the character of customers who find it difficult to accept if there is an increase in rental margins. From these two factors, Sharia bank XYZ seeks to make policies by reducing and limiting financing products with the IMBT contract and increasing the marketing of financing products with other contracts such as Murabahah or other contracts.Keywords: Declining customer; Ijarah Muntahiyah Bittamlik; Internal and External Factors.  AbstrakAkad Ijarah Muntahiyah Bit Atamlik (IMBT) untuk produk KPR IB di Bank Syariah XYZ sejak tahun 2008 hingga tahun 2015 mencapai 90% portofolio dari total pembiayaan, namun sejak tahun 2016 hingga saat ini nasabah pembiayaan dengan akad IMBT semakin menurun tercatat pada akhir Desember 2019 hanya tinggal 16% dari total pembiayaan. Akan tetapi menurunnya nasabah pembiayaan dengan akad IMBT tersebut tidak berpengaruh terhadap total pembiayaan yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan mencari penyebab turunnya portofolio pembiayaan dengan akad IMBT dan kebijakan yang diambil Bank Syariah XYZ untuk mengatasi penurunan tersebut. Di antara hasil penelitian dengan metode kualitatif ini menyimpulkan bahwa penurunan nasabah dengan akad IMBT disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal disebabkan oleh lamanya tingkat pengembalian Internal Rate Return yang didapat oleh bank dan sulitnya menaikkan margin sewa karena harus ada persetujuan nasabah terlebih dahulu. Sedangkan faktor eksternal disebabkan oleh karakter dari nasabah yang sulit menerima jika ada kenaikan margin sewa. Dari dua faktor tersebut Bank Syariah XYZ mengambil kebijakan dengan mengurangi dan membatasi produk pembiayaan dengan akad IMBT serta meningkatkan pemasaran produk pembiayaan dengan akad lain seperti murabahah atau akad yang lainnya.Kata Kunci: Penurunan Nasabah; Ijarah Muntahiyah Bittamlik; Faktor Internal dan Eksternal. 
ANALISIS IMPLEMENTASI KERANGKA KERJA KEPATUHAN SYARIAH SEBAGAI UPAYA MITIGASI RISIKO KEPATUHAN PADA BANK SYARIAH Irham Fachreza Anas; Anasril Kambut; Reno Virlandana A
Jurnal Ekonomi Rabbani Vol 2 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Ar-Risalah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53566/jer.v2i2.106

Abstract

Tata kelola Syariah menjadi faktor fundamental yang membedakan operasional Bank Syariah dengan Bank Konvensional. Setiap bentuk ketidakpatuhan Syariah merupakan dampak dari lemahnya tata kelola kepatuhan Syariah yang dapat menimbulkan risiko kerugian bagi Bank Syariah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Bank Syariah wajib berkomitmen untuk terus menyempurnakan tata kelola Syariah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada seluruh pemangku kepentingan. Penelitian kualitatif – empiris ini bertujuan untuk melakukan evaluasi praktik tata kelola kepatuhan Syariah di Bank Syariah, melakukan pemetaan terhadap peristiwa yang mengakibatkan terjadinya risiko kepatuhan Syariah dan merumuskan kerangka kerja tata kelola kepatuhan Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan.
PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PT. BANK NUSA TENGGARA BARAT SYARIAH (BANK NTB SYARIAH) SEBELUM DAN SESUDAH KONVERSI Reno Virlandana A
JABI (Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia) Vol 5, No 3 (2022): JABI (JURNAL AKUNTANSI BERKELANJUTAN INDONESIA)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JABI.v5i3.y2022.p266-282

Abstract

The purpose of study is to see the comparison of the financial performance of NTB Syariah Bank before and after conversion. This study uses a quantitative method by observing and comparing numbers in the analysis of financial ratios such as the Liquidity Ratio represented by the Loan to Deposit Ratio (LDR), the Solvency Ratio proxied by the Capital Adequaty Ratio (CAR), and Net Performing Loan (NPL), Profitability Ratio profixed by Return On Assets (ROA) and Return On Equity (ROE), Effectiveness Ratios proxied by Operating Costs and Operating Income (BOPO) and Activity Ratios proxied by Total Assets Turnover (TATO) of NTB Syariah Bank before and after conversion by using quartely financial reports since 2016 to 2020. The results of study reveal that since oficially operating as NTB Syariah Bank on September 24, 2018 there are differences in financial performance before and after financial. Therefore, it can be concluded that the financial performance of NTB Bank before conversion is better than after conversion.
Pengaruh Struktur Modal, Intensitas Modal, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Property dan Real Estate Maghfira Nuroeini; Reno Virlandana A
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6907

Abstract

-
Pengaruh Capital Intensity, Transfer Pricing, dan Thin Capitalization Terhadap Tax Avoidance Novantri Anindita; Reno Virlandana A
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7412

Abstract

Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang penting dalam mendukung pembangunan. Namun, perusahaan sering berupaya menekan beban pajak melalui praktik tax avoidance yang meskipun legal, tetapi dapat mengurangi potensi penerimaan negara. Faktor-faktor yang diduga memengaruhi tax avoidance antara lain capital intensity, transfer pricing, dan thin capitalization. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Intensity, Transfer Pricing, dan Thin Capitalization terhadap Tax Avoidance. Penelitian ini menggunakan sampel Perusahaan Sektor Property dan Real estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2024. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan tahunan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, di mana dari 92 Perusahaan Sektor Property dan Real estate diperoleh sampel sebanyak 8 perusahaan selama 6 tahun sehingga diperoleh sebanyak 48 sampel data. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan model regresi common effect. Data diolah dengan bantuan software Eviews 12. Hasil yang diperoleh menunjukan secara simultan capital intensity, transfer pricing, dan thin capitalization berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara parsial, capital intensity berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan transfer pricing dan thin capitalization tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.
Pengaruh Karakteristik Perusahaan, Tata Kelola Perusahaan dan Koneksi Politik Terhadap Penghindaran Pajak Amelia Suciyani; Reno Virlandana A
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7422

Abstract

Pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dengan sifatnya yang memaksa dan dapat mempengaruhi laba perusahaan sehingga banyak wajib pajak yang melakukan praktik penghindaran pajak dengan memanfaatkan celah hukum perpajakan yang masih abu-abu agar dapat meminimalkan beban pajak terutang sehingga dapat memaksimalkan labanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Karakteristik Perusahaan, Tata Kelola Perusahaan, dan Koneksi Politik Terhadap Penghindaran Pajak pada perusahaan Sektor Consumer Cyclical dan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2024. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan jenis penelitian kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 12 perusahaan dengan pengamatan selama 6 (enam) tahun, sehingga terpilih sebanyak 72 objek pengamatan. Teknik analisis menggunakan metode regresi data panel dengan alat bantu aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik Perusahaan berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak. Kelola Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak. dan Koneksi Politik tidak berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak.