Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Amerta

SITUS WONOBOYO DI DAS BENGAWAN SOLO, WONOGIRI: IDENTIFIKASI DESA PAPARAHUAN DALAM PRASASTI TLAŊ (904 M) Titi Surti Nastiti; Eriawati Yusmaini; Fadhlan S. Intan; Arfian
AMERTA Vol. 34 No. 1 (2016)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Wonoboyo Site along the Bengawan Solo (Solo River), Wonogiri: The Identification of Desa Paparahuan in Tlaŋ Inscription (904 AD). Paparahuan village, which is mentioned in the inscription Tlan (904 AD), was identified by WF Stutterheim with the Hamlet of Praon, which is located west of Mt. Gandul in Wonogiri. However, from research revealed that in the west of Mount Gandul there is no hamlet named Praon. In connection with that matter, this paper aims to locate Paparahuan village, which should have been within the Bengawan Solo River Basin, because the inscription village mentions that the village was used as a river crossing place. The methods used in this paper are descriptive and comparative. The results revealed that the PaparahuanVillage was identified with Wonoboyo Site, which is located at the Bengawan Solo Basin, in the hamlet of Jatirejo, Wonoboyo Village, District Wonogiri, Wonogiri Regency. Keywords: Bengawan Solo, Tlaŋ inscription, Paparahuan Village, Identification Abstrak. Desa Paparahuan yang disebutkan dalam Prasasti Tlaŋ (904 M) oleh W.F. Stutterheim diidentifikasikan dengan Dukuh Praon yang berada di sebelah barat Gunung Gandul, di Kabupaten Wonogiri. Akan tetapi dari hasil penelitian diketahui bahwa di sebelah barat Gunung Gandul tidak ada dukuh yang bernama Dukuh Praon. Sehubungan dengan itu maka tulisan ini bertujuan untuk mencari lokasi Desa Paparahuan yang harusnya berada di DAS Bengawan Solo, karena dalam prasasti disebutkan sebagai desa yang dijadikan tempat penyeberangan. Metode yang dipakai adalah metode deskriptif dan metode komparatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Desa Paparahuan diidentifikasikan dengan Situs Wonoboyo yang terletak di DAS Bengawan Solo, di Dusun Jatirejo, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Kata Kunci: Bengawan Solo, Prasasti Tlaŋ, Desa Paparahuan, Identifikasi
PRASASTI KUSAMBYAN: IDENTIFIKASI LOKASI MAḌAṆḌĚR DAN KUSAMBYAN Titi Surti Nastiti
AMERTA Vol. 31 No. 1 (2013)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Prasasti Kusambyan dipahatkan pada batu andesit dengan aksara Kawi dan bahasa JawaKuna. Prasasti ini tidak utuh lagi karena bagian atasnya sudah pecah menjadi 9 bagian. Angkatahun prasasti sudah tidak ada, akan tetapi berdasarkan paleografi diketahui berasal dari masa RajaDharmmawangśa Airlangga Anantawikramotunggadewa (1019-1042 M.). Prasasti ini menyebut dualokasi penting, yaitu Keraton Maḍaṇḍĕr dan Desa Kusambyan yang dikukuhkan menjadi daerahperdikan. Kedua tempat tersebut masih mempunyai peranan penting pada masa pemerintahan rajaJayanagara yang bergelar Śrī Sundarapāṇḍyadewadhiśwara Mahārājābhiseka Wikramotunggadewa (1309-1328 M.). Sehubungan dengan itu, dalam makalah ini akan dicoba pengidentifikasian keduatempat tersebut.Kata Kunci: prasasti, Maḍaṇḍĕr, Kusambyan, Airlangga, Jayanagara. Abstract. Kusambyan inscription was engraved on andesitic stone using Kawi script and in OldJavanese language. Its top part was broken into 9 pieces. The numbers that indicate the date were missing, but based on paleography it is known to be from originated from the period of KingDharmmawangśa Airlangga Anantawikramotunggadewa (1019-1042 CE). This inscription mentionstwo important locations, which are Maḍaṇḍĕr Palace and Kusambyan Village that were appointedas freehold, which. Both places still played important roles during the reign of King Jayanagara,which was titled Śrī Sundarapāṇḍyadewadhiśwara Mahārājābhiseka Wikramotunggadewa (13091328 CE). In this paper those places will be tried to beidentified.Keywords: inscription, Maḍaṇḍĕr, Kusambyan, Airlangga, Jayanagara.