Marzuki Marzuki
Magister Kesehatan Masyarakat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi di Puskesmas Sawang Kabupaten Aceh Utara Marlina Marlina; Said Usman; Marzuki Marzuki
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v3i1.625

Abstract

Latar Belakang: Indikator untuk mengukur keberhasilan program imunisasi adalah cakupan imunisasi dasar lengkap. Di Aceh tahun 2015 hanya mencapai 74% dan dianggap serius menurut WHO karena belum mencapai imunisasi dasar lengkap 90%. Imunisasi dasar lengkap di Kabupaten Aceh Utara tahun 2015 hanya mencapai 71,2% dan di Puskesmas Sawang di Aceh Utara mencapai 17,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Sawang. Metode: Penelitian ini bersifat analitik deskriptif dengan desain Cross-sectional. Populasi adalah ibu yang mempunyai bayi 0-12 bulan berjumlah 790 orang, sampel sebanyak 88 orang dari 39 desa diambil dengan teknik Proposional Sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi-square test, analisis multivariat dengan Logistic Regresi. Hasil: Analsisi bivariat menunjukkan kelengkapan imunisasi tidak ada hubungannya dengan sumber informasi (p-value 0,16), peran tenaga kesehatan (p-value 0,12), tetapi ada hubungan dengan dukungan keluarga (p-value 0,03). Namun analisa multivariat menemukan hanya 3 variabel yang berhubungan secara bermakna: pengetahuan ibu (OR = 5,5; p-value 0,00), peran tokoh masyarakat (OR = 5,6; p-value 0,04) dan partisipasi ibu (OR = 5; p-value 0,01). Kesimpulan: Variabel yang paling dominan adalah peran tokoh masyarakat dibandingkan dengan variabel-variabel lain. Saran: Perlu  kerjasama pemerintah  dengan lintas sektor terkait, peran aktif tokoh masyarakat, peningkatan pengetahuan ibu melalui penyuluhan dari petugas kesehatan.