Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Tingkat PengetahunDengan Kualitas Hidup Pada Nelayan Di Pulau Derawan Tutik Fajri Janatul Falaq R; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Studi : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pada nelayan di Derawan. Metodologi : Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melakukan pendekatan. Jenis pnelitian ini ialah observasi analitik yaitu dengan melakukan desain studi corss sectional. Pada penelitian ini menggumpukan beberapa informasi dan data dengan melakukan observasi dari responden ialah hubungan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pada nelayan di Derawan. Tujuan dalam melakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pada nelayan di Derawan. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup pada nelayan di Pulau Derawan. Manfaat : Dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai informasi untuk acuan serta pedoman pada penelitian selanjutnya. Dan manfaat untuk mendambah informasi terkait hubungan tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup nelayan di Derawan.
Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Penggunaan APD pada Pekerja di PT.Galangan Anugerah Wijaya Berjaya Samarinda Lisa Rahmawati; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kepatuhan pengunaan APD di PT. Galangan Anugerah Wijaya Berjaya. Metodologi : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja di PT. Galangan Anugerah Wijaya Berjaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Seluruh responden berjumlah 40 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa kuisioner motivasi kerja dan kepatuhan penggunaan APD. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi spearman rank. Hasil : Berdasarkan analisis menggunakan spearman rank test (α = 5%) didapatkan p value 0.000 < 0,05. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja di PT. Galangan Anugerah Wijaya Berjaya Samarinda. Manfaat : Untuk meningkatkan upaya pencegahan terjadinya kecelakaan kerja melalui upaya peningkatan motivasi kerja karyawan agar lebih patuh dalam penggunaan APD.
Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Petugas Pemadam Kebakaran Novitha Ayu Ningrum; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Petugas Pemadam Kebakaran. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada petugas pemadam kebakaran yang berada di kota Bontang. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional, yang mana desain ini mempelajari kolerasi antara faktor risiko dengan akibat dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalaha analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik yaitu uji Chi Square / Fisher Exact dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan risiko Musculoskeltal Disorders (MSDS) dengan hasil p-value (0.888) >α =(0,05) Manfaat: Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi sebagai pembanding, pertimbangan serta pengembangan dalam penelitian sejenisnya untuk kedepannya.
Hubungan Durasi Kerja dengan Keluhan Low Back Pain pada Operator Alat Berat Triana Puspita Handayani; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Studi : untunk mengetahui hubungan durasi kerja dengan keluhan low back pain pada operator alat berat Metodologi : Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuntitatif dengan metode korelasi untuk mengetahui hubungan antara durasi kerja dengan keluhan Low Back Pain pada operator. Pada penelitian ini digunakan pendekatan dengan Cross Sectional yang di mana Cross Sectional merupakan pengukuran variabel independen dan variabel dependen yang di lakukan secara serentak atau dalam satu periode yang sama Hasil : Pada hasil penelitian ini membuktikan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara durasi kerja dengan keluhan low back pain pada operator alat berat dengan nilai p-value=0.699 > 0.05. Manfaat : Hasil penelitian ini dapat dijadikan menjadi bahan evaluasi dalam pengelolaan rencana pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, menjadi parameter keberhasilan dalam proses pengajaran dan pembelajaran selama perkuliahan, sebagai sumber rujukan dan acuan pada penelitian yang akan dilakukan berikutnya serta sebagai informasi mengenai hubungan durasi kerja dengan keluhan low back pain pada operator alat berat.
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kelelahan Kerja Pada Petugas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda Kresna Febriyanto; Muhammad Chandra Gunawan; Nida Amalia
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i1.1490

Abstract

Sikap menarlk dirt dart linglcungan, curiga berlebihan, hingga perntrunan perhatian merupakan beberapa gejala dari gangguan jiwa yang memerlukan penanganan dart berbagai disiplin ilmu, diantaranya perawat jiwa. Berbagai terapi modalitas telah dikembangkan, salah satunya adalah terapi aktivitas kelompok (TAK) termasuk di dalamnya TAK stimulasi persepsi umum. Dari basil pra survey yang dilakukan tanggal 10 februari 2010 diperoleh data kasus yang sering terjadi yaitu gangguan persepsi salah satunya halusinasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahul pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi umum terhadap kemampuan persepsi klien yang mengalami gangguan persepsi di ruang Kutilang Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung tahun 2010. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pretest post test with control group. Populasi penelitian ini yaitu jumlah klien gangguan persepsi yang di rawat di ruang Kutilang Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung selama tahun 2010. Tehnik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji t-test. Hasil penelitian menggambarkan bahwa nilai kemampuan persepsi klien kelompok yang diberikan TAK stimulasi persepsi umum saat pre-test 4,80 dengan standar deviasi 2,396. Nilai mean kemampuan persepsi klien saat post-test 8,87 dengan standar deviasi 3,114. Hasil uji statistik diperoleh p-Value= 0,002 sehingga Ho ditolak. Berbeda dengan nilai kemampuan persepsi klien yang tidak diberikan perlakuan saat pre-test 4,80 dengan standar deviasi 0,611. Nilai mean kemampuan persepsi klien saat post-test 4,67 dengan standar deviasi 2,225 p-Value= 0,164. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan persepsi klien yang diberikan perlakuan TAK stimulasi persepsi umum dengan yang tidak diberi perlakuan TAK stimulasi persepsi umum di ruang Kutilang Rumah Sakit Jiwa daerah Provinsi Lampung tahun 2010. Hasil penelitim diharapkan menjadi masukan yang positif bagi institusi rumah sakit jiwa untuk memasukkan kegiatan TAK Stimulasi persepsi umum kedalam salah satu jadwal kegiatan rutin, serta melatih perawat jiwa agar mahir dan kompeten sebagai tPrapis kelompok. Kata kunci : TAK stimulasi persepsi umum, kemampuan persepsi klien dengan gangguan persepsi
Hubungan Motivasi Kerja Dengan Stres Kerja Pada Petugas Lembaga Permasyarakatan Muhammad Youri Jorkaef; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 3 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui Hubungan Antara Motivasi Kerja dengan Stres Kerja Pada Petugas Lembaga Pemasyarakatan Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada petugas Lembaga Pemasyarakatan di Kota Tenggarong. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional, yang mana desain ini mempelajari kolerasi antara faktor risiko dengan akibat dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalaha analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik yaitu uji statistic spearman rho dengan tingkat signifikan (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara Motivasi kerja dengan stress kerja pada petugas lembaga pemasyarakatan dengan nilai p-value = 0.379 > 0.05. Manfaat: Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, sebagai indikator keberhasilan dalam proses belajar mengajar selama perkuliahan, sebagai sumber referensi dan acuan dalam penelitian berikutnya serta sebagai informasi mengenai hubungan antara motivasi kerja dengan stress kerja pada petugas Lembaga Pemasyarakatan