Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM OTOMATISASI TIRAI VERTICAL BLIND DAN LAMPU RUANGAN DENGAN SENSOR LDR Asriyadi Asriyadi; Ciksadan Ciksadan
Rang Teknik Journal Vol 1, No 2 (2018): Vol. 1 No. 2 Juni 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.24 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i2.702

Abstract

Penelitian ini menitikberatkan pada perancangan sistem otomatisasi tirai vertical blind dan lampu ruangan yang sangat bermanfaat bagi aktifitas rumah tangga sehingga pemilik rumah tidak perlu membuka dan menutup tirai vertical blind maupun menyalakan dan mematikan lampu. Dari hasil pengujian sistem otomatisasi tirai vertical blind dan lampu ruangan didapatkan bahwa pada sensor LDR, motor servo dan modul relay mengalami kenaikan tegangan sebesar 0,01 V baik ketika tirai menutup atau membuka dan lampu ruangan menyala dan mati. Sedangkan pengukuran dengan menggunakan osiloskop tercatat bahwa masing-masing titik pengukuran pada sensor LDR, motor servo dan modul relay didapatkan kenaikan tegangan peak to peak dari 1 Vpp ke 2 Vpp.
PEMANFAATAN INTERNET BERBASIS IT SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR BAGI GURU-GURU SD NEGERI 130 PALEMBANG Irma Salamah; Mohammad Fadhli; Lindawati Lindawati; Asriyadi Asriyadi; Raden Kusumanto
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 3, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.236 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v3i2.645

Abstract

Abstrak: Teachers of Palembang 130 Elementary School still use one-way learning patterns where the teacher explains the material in front of the class and only relies on textbooks. Based on the results of interviews and discussions, the ability of SDN 130 Papuan teachers is still lacking. One contributing factor is age, besides the lack of availability of supporting facilities and infrastructure. SDN 130 Palembang teachers are more comfortable using conventional learning methods. They consider that conventional learning methods are easier, less difficult, and assume the material in the book is sufficient. This community service is aimed at providing training to teachers in SDN 130 Palembang in order to make the internet an alternative source of learning. The target to be achieved is to raise the motivation of teachers to recognize the internet as an alternative source of learning. The method used is counseling, direct practice, and discussion. The result of this activity is that teachers are greatly helped in the use of the internet as an alternative source of learning and developing teaching materials. So they don't just use my text as a learning resource. Keywords: alternative learning resources; IT; internet utilizationAbstract: Guru-guru di SD Negeri 130 Palembang masih menggunakan pola pembelajaran satu arah dimana guru menjelaskan materi di depan kelas dan hanya mengandalkan buku teks. Berdasarkan hasil wawancara dan diskusi, kemampuan guru SDN 130 Papua masih kurang. Salah satu faktor penyebabnya adalah usia, selain kurangnya ketersediaan fasilitas dan infrastruktur pendukung. Guru SDN 130 Palembang lebih nyaman menggunakan metode pembelajaran konvensional. Mereka menganggap bahwa metode pembelajaran konvensional lebih mudah, tidak sulit, dan menganggap materi dalam buku ini sudah cukup. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru di SDN 130 Palembang untuk menjadikan internet sebagai sumber belajar alternatif. Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan motivasi guru untuk mengenali internet sebagai sumber belajar alternatif. Metode yang digunakan adalah konseling, praktik langsung, dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah para guru sangat terbantu dalam penggunaan internet sebagai sumber belajar alternatif dan mengembangkan bahan ajar. Jadi mereka tidak hanya menggunakan teks saya sebagai sumber belajar.Kata kunci: alternatif sumber belajar;  IT; pemanfaatan internet
Model Thompson Untuk Eksplorasi Pemanfaatan TI pada UKM Tenun Songket Palembang Irma Salamah; Asriyadi Asriyadi; Tri Rizkiah
Prosiding SISFOTEK Vol 2 No 1 (2018): SISFOTEK 2018
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.414 KB)

Abstract

SME’s songket weaving is a small business that utilizes information technology as a business strategy such as marketing tools that penetrate national borders. The famous SME’s songket woven fabric is in Palembang, where songket woven fabric is a typical handicraft of Palembang city. This study is aimed at testing and analyzing the factors that influence information technology utilization in the songket woven SME’s. The method that supports the use of information technology is the Thompson method. The factors analyzed were Social Factors, Affect, Complexity, Job Fit, Long Term Consequences and Facilitating Conditions that utilize of information technology. The sample of this study is 90 employees of 25 SME’s songket woven cloth who have used information technology in their business processes. The results of this study are the Affect, Complexity, Job Fit, Long-Term Consequences variables that do not affect the use of information technology, while the Social Factor, and Facilitating Conditions influence the use of information technology..
APLIKASI BUDGET AND TIME CALCULATION FIBER OPTIC CONTRUCTION (KALKULASI BIAYA DAN WAKTU PEMBANGUNAN JARINGAN SERAT OPTIK) BERBASIS ANDROID Asriyadi Asriyadi; Irawan Hadi; Emilia Hesti
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 5, No 2 (2022): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.5.2.173-178

Abstract

ABSTRAKFiber optik adalah saluran transmisi/sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat yang lain. Dalam membangun jaringan sistem komunikasi serat optik (SKSO) perlu adanya perancangan salah satunya yaitu mengetahui biaya dan kisaran waktu yang dihabiskan untuk membangun jaringan sistem komunikasi serat optik (SKSO). Untuk mengatasi dan mempermudah para perancang jaringan SKSO dalam menentukan perhitungan biaya dan kisaran waktu pembangunan jaringan SKSO tersebut, dibuat suatu aplikasi yang terintergrasi dengan smartphone berbasis android. Android merupakan sistem operasi yang berbasis linux dan dimodifikasi untuk perangkat bergerak (mobile device) yang terdiri dari sistem operasi, middleware, dan aplikasi-aplikasi utama. Aplikasi perhitungan biaya dan waktu pembangunan jaringan serat optik dibuat agar para perancang lebih efektif dan efisien dalam melakukan perhitungan biaya dan waktu perancangan jaringan serat optik tersebut.Kata Kunci: Fiber optik, smartphone, android ABSTRACTFiber optic is a transmission line / type of cable made of glass or plastic that is very smooth and smaller than a hair and can be used to transmit light signals from one place to another. In building a fiber optic communication system (SKSO) network, it is necessary to design one of which is to know the cost and time range spent to build a fiber optic communication system (SKSO) network. To overcome and make it easier for SKSO network designers in determining the cost calculation and time range for the SKSO network construction, an application that is integrated with Android-based smartphones is created. Android is an operating system based on Linux and modified for mobile devices consisting of an operating system, middleware, and main applications. Application of cost and time calculation of fiber optic network construction is made so that designers are more effective and efficient in calculating the cost and time of designing the fiber optic network.Keyword: Fiber optic, smartphone, android 
Sosialisasi Sistem Monitoring Kualitas Udara Menggunakan Komunikasi Multi-Hop di BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang Mohammad Fadhli; Asriyadi Asriyadi; Irma Salamah; Lindawati Lindawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i1.1314

Abstract

Kualitas udara yang dihirup sehari-hari harus menjadi perhatian untuk dapat mencegah berbagai penyakit akibat pencemaran udara. BMKG merupakan badan negara yang salah satu tugasnya adalah memberikan informasi mengenai kualitas udara kepada masyarakat. Pada saat ini informasi tersebut dapat diakses oleh masyarakat melalui website dan aplikasi Android BMKG. Untuk dapat menyajikan data kualitas udara, maka dibutuhkan sistem jaringan sensor yang mampu membaca kualitas udara dengan akurat. Pada kegiatan pengabdian ini telah disosialisasikan suatu alternatif sistem monitoring kualitas udara yang menggunakan komuniaksi multi-hop berbasis LoRa kepada pihak BMKG Balai Klimatologi Kelas I Palembang selaku mitra. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan mengenai alternatif alat pemantau kualitas udara kepada mitra. Fitur yang ditawarkan diantaranya kemampuan membaca kualitas udara dari lima parameter yaitu: kandungan karbon dioksida, karbon monoksida, methane, partikulat serta kelembapan udara. Dari kegiatan pengabdian ini dapat diketahui bahwa mitra telah memahami cara kerja alat ini. Selain itu tim pengabdi juga mendapatkan berbagai masukan dari mitra untuk pengembangan alat ini. Dengan biaya pembuatan alat yang relatif murah diharapkan alat ini dapat digunakan oleh mitra sebagai alternatif penyajian informasi kualitas udara kepada masyarakat.
Sosialisasi Sistem Monitoring Kualitas Udara Menggunakan Komunikasi Multi-Hop di BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang Mohammad Fadhli; Asriyadi Asriyadi; Irma Salamah; Lindawati Lindawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i1.1314

Abstract

Kualitas udara yang dihirup sehari-hari harus menjadi perhatian untuk dapat mencegah berbagai penyakit akibat pencemaran udara. BMKG merupakan badan negara yang salah satu tugasnya adalah memberikan informasi mengenai kualitas udara kepada masyarakat. Pada saat ini informasi tersebut dapat diakses oleh masyarakat melalui website dan aplikasi Android BMKG. Untuk dapat menyajikan data kualitas udara, maka dibutuhkan sistem jaringan sensor yang mampu membaca kualitas udara dengan akurat. Pada kegiatan pengabdian ini telah disosialisasikan suatu alternatif sistem monitoring kualitas udara yang menggunakan komuniaksi multi-hop berbasis LoRa kepada pihak BMKG Balai Klimatologi Kelas I Palembang selaku mitra. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan mengenai alternatif alat pemantau kualitas udara kepada mitra. Fitur yang ditawarkan diantaranya kemampuan membaca kualitas udara dari lima parameter yaitu: kandungan karbon dioksida, karbon monoksida, methane, partikulat serta kelembapan udara. Dari kegiatan pengabdian ini dapat diketahui bahwa mitra telah memahami cara kerja alat ini. Selain itu tim pengabdi juga mendapatkan berbagai masukan dari mitra untuk pengembangan alat ini. Dengan biaya pembuatan alat yang relatif murah diharapkan alat ini dapat digunakan oleh mitra sebagai alternatif penyajian informasi kualitas udara kepada masyarakat.
Sosialisasi Sistem Monitoring Kualitas Udara Menggunakan Komunikasi Multi-Hop di BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang Mohammad Fadhli; Asriyadi Asriyadi; Irma Salamah; Lindawati Lindawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i1.1314

Abstract

Kualitas udara yang dihirup sehari-hari harus menjadi perhatian untuk dapat mencegah berbagai penyakit akibat pencemaran udara. BMKG merupakan badan negara yang salah satu tugasnya adalah memberikan informasi mengenai kualitas udara kepada masyarakat. Pada saat ini informasi tersebut dapat diakses oleh masyarakat melalui website dan aplikasi Android BMKG. Untuk dapat menyajikan data kualitas udara, maka dibutuhkan sistem jaringan sensor yang mampu membaca kualitas udara dengan akurat. Pada kegiatan pengabdian ini telah disosialisasikan suatu alternatif sistem monitoring kualitas udara yang menggunakan komuniaksi multi-hop berbasis LoRa kepada pihak BMKG Balai Klimatologi Kelas I Palembang selaku mitra. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan mengenai alternatif alat pemantau kualitas udara kepada mitra. Fitur yang ditawarkan diantaranya kemampuan membaca kualitas udara dari lima parameter yaitu: kandungan karbon dioksida, karbon monoksida, methane, partikulat serta kelembapan udara. Dari kegiatan pengabdian ini dapat diketahui bahwa mitra telah memahami cara kerja alat ini. Selain itu tim pengabdi juga mendapatkan berbagai masukan dari mitra untuk pengembangan alat ini. Dengan biaya pembuatan alat yang relatif murah diharapkan alat ini dapat digunakan oleh mitra sebagai alternatif penyajian informasi kualitas udara kepada masyarakat.