Hanung Dhidhik Arifin
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KEAMANAN DAN PENGAMANAN PANGAN PRODUK DAGING SAPI BERMUTU DAN HALAL DI INDONESIA - Zulfanita; Hanung Dhidhik Arifin; - Priyono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 2, No 1 (2013): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.979 KB)

Abstract

Laju pertumbuhan ekonomi nasional di Indonesia yang terus meningkat menyebabkan pendapatan masyarakat meningkat sehingga berdampak pada kemampuan daya beli dan tingkat konsumsi serta kesadaran masyarakat terhadap protein hewani termasuk daging sapi. Selain tuntutan kuantitatif daging sapi masyarakat Indonesia membutuhkan daging sapi yang berkualitas/bermutu aman dan halal. Di era globalisasi ini perlu diberlakukan keamanan pangan yang terjamin oleh pemerintah melalui kebijakan dan peraturan perundangan menyangkut daging sapi. Untuk memperoleh daging sapi yang bermutu, aman serta halal untuk dikonsumsi maka rantai penyediaan daging sapi dari mulai hulu kehilir melalui rantai agribisnis (pra produksi,proses produksi serta pasca produksi) perlu dipahami oleh seluruh pelaku yang terlibat dalam sistem ini. Konsep Hazard Analysis Critical Control  Point (HrACCP) dan konsep Good Agricultural Practice perlu diterapkan pada peternakan karena dengan konsep ini  setiap titik rantai penyediaan daging sapi  mulai dari peternakan sehingga konsumen  dapat diawasi secara terus menerus dan berkesinambungan. Sistem jaminan mutu, aman dan halal akan menjadi efektif apabila didukung oleh infrastruktur, peraturan yang jelas dan tegas dari semua fihak yang terlibat dalam sistem ini.   Kata Kunci : Keamanan Pangan, Mutu, Halal, Daging Sapi
PROFIL DARAH KAMBING JAWARANDU PENGARUH SUBTITUSI ARAS DAUN PEPAYA (Carica Papaya Leaf) Hanung Dhidhik Arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 2, No 1 (2013): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi daun pepaya terhadap eritrosit, hemoglobin dan hematokrit darah. 12 ekor kambing Jawarandu berumur sekitar 1 tahun digunakan sebagai materi. Rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah DP 0 (pakan basal tanpa daun pepaya); DP 5 (pakan basal dengan daun pepaya 5%); DP 10 (pakan basal dengan daun pepaya 10%) dan DP 15 (pakan basal daun pepaya 15%). Pakan basal berupa rumput gajah, brand dan dedak padi. Parameter yang diamati adalah perubahan eritrosit, hemoglobin dan hematokrit pada awal sebelum mengkonsumsi daun pepaya dengan setelah mengkonsumsi daun papaya. Hasil penelitian menunjukkan kadar eritosit pada awal dan akhir penelitian berkisar antara 10,19 sampai 17,80 jt/µL. Eritrosit mengalami penurunan baik pada tanpa daun pepaya maupun dengan  daun pepaya. Hemoglobin pada awal dan akhir penelitin berkisar antara 5,80 sampai 8,27 %. Kadar hemoglobin pada pemberian  daun pepaya menurun. Hematokrit darah pada awal dan akhir penelitian berkisar antara 21,00 sampai 30,33%. Kadar hematokrit darah berada dalam kisaran normal, tetapi mengalami penurunan. Berdasarkan hasil Penelitian dapat disimpulakn bahwa pemberin daun papaya pada berbagai aras berdampak pada penurunan kadar eritrosit, hemoglobin dan hematokrit darah.   Kata Kunci : Daun pepaya; eritrosit; haemoglobin; hematokrit; kambing
BAHAN KERING DAN LEMAK KASAR DEDAK PADI PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAHE Roisu Eny Mudawaroch; Hanung Dhidhik Arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 3, No 2 (2014): Surya Agritama
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji sifat fisik dan kimia dedak padi yang disimpan dengan penambahan tepung jahe. Materi penelitian berupa dedak padi. Metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial digunakan dalam penelitian ini dengan faktor 1 adalah level tepung jahe yaitu 0% dan 6%,  faktor 2 adalah lama simpan 4 minggu, 6 minggu, 8 minggu dan 10 minggu. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu bahan kering dan lemak. Data dianalisis menggunakan analisa statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level tepung jahe menghasilkan bahan kering dedak padi  berkisar 83,58% sampai 83,65%, lemak kasar berkisar 5,02% sampai 5,06%.  Lama simpan dedak padi pada 4, 6, 8 dan 10 minggu menghasilkan bahan kering yang semakin menurun (84,81% dan 84,38%, 83,74% dan 83, 70%, 83,73% dan 83,55%, 82,29% dan 82,70%). Lemak kasar mengalami fluktuasi yang berbeda (4,91% dan 4,39%, 6,42% dan 6,20%, 4,77% dan 4,61%, 4,15% dan 4,87%). Level tepung jahe tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap bahan kering maupun lemak kasar dedak padi. Faktor lama simpan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap bahan kering dan lemak kasar, dimana penyimpanan dedak padi tanpa tepung jahe maksimal 8 minggu, dengan adanya tepung jahe mampu mempertahankan bahan kering dan lemak kasar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan tepung jahe tidak  berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap bahan kering dan  lemak dedak padi, tetapi lama simpan berpengaruh nyata (P,0.05) terhadap bahan kering dan lemak kasar dedak padi. Penyimpanan optimal dedak padi dalam mempertahankan bahan kering dan lemak kasar yaitu pada minggu ke 8.   Kata Kunci: dedak, tepung jahe, bahan kering, lemak kasar
PENGARUH DOSIS DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK NANAS (Ananas comosus L. Merr) TERHADAP KUALITAS FISIK DAGING DADA AYAM PETELUR AFKIR Fatchol - Rohman; Roisu Eny Mudawaroch; Hanung Dhidhik Arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.3 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak nanas (Ananas comosus L. Merr) yang mengandung bromelin, waktu perendaman dan interaksi antara kedua faktor terhadap keempukan, pH, daya ikat air (DIA), kadar air total, dan susut masak daging ayam petelur afkir. Bahan yang digunakan adalah daging ayam petelur afkir umur 36 minggu sebanyak 14 ekor dan buah nanas umur 60 hari sebanyak 14 buah. Sampel yang digunakan adalah daging bagian dada sebanyak 27 sampel. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial 3 × 3, dengan faktor pertama penambahan ekstrak nanas (0, 20, 40%) dan faktor kedua waktu perendaman (0, 30, 60 menit) dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan terdapat interaksi antara konsentrasi ekstrak nanas dan lama perendaman terjadi pada pH (P<0,1), tetapi tidak pada keempukan, DIA, kadar air dan susut masak daging dada ayam petelur afkir. Penambahan ekstrak nanas 20% dan waktu perendaman 30 menit memberikan kualitas daging ayam petelur afkir yang terbaik. . Kata kunci : ekstrak nanas, lama perendaman, kualitas fisik
PENGARUH PERBEDAAN RASIO EM4 DAN TETES TEBU PADA SILASE DAUN KETELA KARET (Manihot glaziovii) TERHADAP KADAR PROTEIN, SERAT KASAR, DAN LEMAK Hidup Putra Santosa; Hanung Dhidhik Arifin; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.11 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui rasio dan dosis EM4 dan tetes tebu yang tepat dalam pembuatan silase, 2) mengetahui pengaruh tetes tebu dan EM4 terhadap kadar protein kasar, serat kasar, lemak kasar silase daun ketela karet. Materi yang digunakan adalah daun ketela karet, tetes tebu (Molases), dan EM4. Penelitian ini dilaksanakan di desa Seren Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Peralatan yang digunakan terdiri dari: 2 buah parang, 1 botol tetes tebu dan 1 botol EM4, dan 1 buah timbangan kapasitas 5 kg, serta kantong plastik. Rancangan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design) dengan empat perlakuan. Keempat macam perlakuan tersebut adalah: T1: silase dengan penambahan tetes tebu dan EM4 dengan rasio 6:4, T2 : rasio tetes tebu dan EM4 5:5, T3: rasio tetes tebu dan EM4 4:6, dan T4 : rasio tetes tebu dan EM4 3:7. Data dianalisis dengan Analisis Ragam (Analisis of Varience), jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s. Parameter yang diamati adalah kadar protein, kadar, serat kasar, lemak kasar silase daun ketela karet. Pengujian kandungan nutrisi dilakukan dengan analisis proksimat di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, UNDIP. Hasil penelitian menunjukan bahwa: rata-rata kadar air T1=8,91%, T2=9,22%, T3=9,66%, dan T4=8,90%. Penambahan tetes tebu dan EM 4 pada silase daun ketela karet menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kadar air. Rata-rata serat kasar T1=12,25%, T2=13,17%, T3=13,01%, dan T4=12,81%. Penambahan tetes tebu dan EM 4 pada silase daun ketela karet menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap serat kasar. Rata-rata lemak kasar dengan T1=31,62%, T2=33,75%, T3=34,55%, dan T4=33,12%. Penambahan tetes tebu dan EM 4 pada silase daun ketela karet menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap serat kasar. Rasio pemberian silase pada T1, T2, T3, dan T4 memberikan hasil yang sama baik.     Kata kunci : Silase Daun Ketela Karet, Molases, EM4  
PENGARUH PEMBERIAN SARI BUAH MARKISA (Passion fruit) TERHADAP PRODUKTIFITAS BURUNG PUYUH (Couturnix-couturnix japonica) Edi Sudargo; Hanung Dhidhik Arifin; Rina Widiastuti
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 5, No 1 (2016): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.992 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari buah markisa (Passion fruit) terhadap produktifitas burung puyuh (Couturnix-couturnix japonica). Penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo.  Bahan yang digunakan 126 ekor puyuh betina, 60 kg buah markisa, dan pakan (BP104). Alat yang digunakan antara lain timbangan digital, gelas ukur dan spuit. Rancangan yang dipakai adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan 3 ulangan dan 6 sampel setiap ulangan. Parameter yang diamati konsumsi pakan (BK dan PK), konsumsi air minum, PBBH, konversi, efisiensi dan FCR.  Hasil pemberian sari buah markisa pada burung pada konsumsi pakan (BK dan PK), konsumsi BK tertinggi di SM2 21,75 g terendah di SM0 20,28 g, protein kasar (PK) tertinggi di SM2 4,19 g dan terendah SM0 dan 6 3,91 g, konsumsi air terendah SM6 62,55 ml dan tertinggi SM12 91,77 ml, PBBH tertinggi SM12 6,67 g terendah -5,73 (mengalami penurunan karena stres akibat panas), konversi tertinggi SM2 2,08 terendah SM 0 1,92, efisiensi pakan tertinggi 51,82% dan terendah di SM2 48,06% untuk FCR terendah SM8 4,04 sedangkan tertinggi di SM2 6,55. Pemberian sari buah markisa pada burung puyuh menurunkan angka FCR ditinjau dari rataan produksi telur sedangkan pada konsumsi pakan (BK dan PK), konversi, efisiensi dan PBBH tidak memberikan pengaruh. 
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN DALAM SUHU BEKU TERHADAP KADAR PROTEIN,KADAR LEMAK DAN KADAR ASAM LAKTAT SUSU KAMBING PERANAKAN ETTAWA (PE) Siti Amanah; Hanung Dhidhik Arifin; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 2, No 2 (2013): Surya Agritama
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.975 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas susu kambing Peranakan Ettawa (PE) yang disimpan dalam freezer (bersuhu -20°C) dengan lama waktu penyimpanan yang berbeda. Materi penelitian ini adalah susu kambing Peranakan Ettawa (PE). Sampel yang digunakan berupa susu yang berasal dari susu kambing Peranakan Ettawa di UPTD Perbibitan Ternak Unggul Mulyorejo, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Semarang. Sampel diambil secara acak dari peternak rakyat sebanyak 4 liter. Variabel penelitian yang digunakan berupa suhu dan lama penyimpanan susu. Pengujian yang dilakukan berupa kualitas susu kambing yang meliputi kadar lemak, kadar protein dan asam laktat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar lemak susu kambing berkisar antara 6,18% - 6,47%. Hasil analisis ragam antar susu yang disimpan di frezeer (-20°C) menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata (P>0,05). Kadar Protein hasil penelitian menunjukkan tidak adanya perbedaan yang nyata (P>0,05) antar perlakuan pada susu yang disimpan dalam frezeer (-20°C) terhadap kadar protein susu yang dihasilkan. Hasil penelitian kadar asam laktat menunjukkan bahwa lama penyimpanan susu kambing dalam freezer berpengaruh terhadap kadar asam laktat. Hasil analisa ragam antar susu yang disimpan di frezeer (-20°C) menunjukkan ada perbedaan yang nyata (P<0,05). Berdasarkan Uji Beda Nyata Jujur (Uji Tukey) kadar asam laktat perlakuan T0 sangat berbeda nyata dengan perlakuan T2 (P<0,05). Perlakuan T3 berbeda nyata dengan perlakuan T1. Rata-rata total semua perlakuan sebesar 0,002496%, dengan rata-rata terkecil sebesar 0,002309% dan rata-rata terbesar 0,002703%. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah susu kambing peranakan ettawa (PE) yang disimpan di frezeer (-20°C) dengan lama simpan yang berbeda, masih sesuai dengan SNI dan aman untuk dikonsusmsi. Variasi lama penyimpanan susu kambing dalam frezeer (-20 0C) tidak berpengaruh terhadap kadar protein, kadar lemak, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap kadar asam laktat susu. Kata Kunci : Kualitas Susu Kambing, Lama Simpan, Suhu Beku
BAHAN KERING DAN LEMAK KASAR DEDAK PADI PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAHE (Zingiber officinale var roscoe) roisu eny mudawaroch; hanung dhidhik arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.704 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji sifat fisik dan kimia dedak padi yang disimpan dengan penambahan tepung jahe. Materi penelitian berupa dedak padi. Metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial digunakan dalam penelitian ini dengan faktor 1 adalah level tepung jahe yaitu 0% dan 6%,  faktor 2 adalah lama simpan 4 minggu, 6 minggu, 8 minggu dan 10 minggu. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu bahan kering dan lemak. Data dianalisis menggunakan analisa statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level tepung jahe menghasilkan bahan kering dedak padi  berkisar 83,58% sampai 83,65%, lemak kasar berkisar 5,02% sampai 5,06%.  Lama simpan dedak padi pada 4, 6, 8 dan 10 minggu menghasilkan bahan kering yang semakin menurun (84,81% dan 84,38%, 83,74% dan 83, 70%, 83,73% dan 83,55%, 82,29% dan 82,70%). Lemak kasar mengalami fluktuasi yang berbeda (4,91% dan 4,39%, 6,42% dan 6,20%, 4,77% dan 4,61%, 4,15% dan 4,87%). Level tepung jahe tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap bahan kering maupun lemak kasar dedak padi. Faktor lama simpan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap bahan kering dan lemak kasar, dimana penyimpanan dedak padi tanpa tepung jahe maksimal 8 minggu, dengan adanya tepung jahe mampu mempertahankan bahan kering dan lemak kasar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan tepung jahe tidak  berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap bahan kering dan  lemak dedak padi, tetapi lama simpan berpengaruh nyata (P,0.05) terhadap bahan kering dan lemak kasar dedak padi. Penyimpanan optimal dedak padi dalam mempertahankan bahan kering dan lemak kasar yaitu pada minggu ke 8.   Kata Kunci: dedak, tepung jahe, bahan kering, lemak kasar
SILASE DAUN KETELA KARET TERHADAP DARAH, AMONIA RUMEN, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN KAMBING hanung dhidhik arifin; - - Zulfanita
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 3, No 1 (2014): Surya Agritama
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted used 12 of Jawarandu goats which age is 8 mothns and weight of before research is 20 kg. The goats was classified in 4 group and  3 repeat, the heed is 3%body weight (DM) there are silage of cassava leaf and rice bran. Design of research was used Completely Random Design. Treatment of feed are : R0 = 75% cassava leaf + 25%rice bran; R1 = 50% cassava leaf + 25% silage of cassava leaf + 25% rice bran; R2 = 25% cassava leaf + 50% silage of cassava leaf + 25% rice bran; R3 = 75% silage of cassava leaf + 25% rice bran. The variable of research is blood status (erytrocyt, leucocyt, eosinofyl), ammonia of rumen and weight gain. The result of result showed that the silage of cassava leaf  improve feed intake of goats but unsignificant, significant to Dry Matter Intake based on weight gain, TDN consumption and Daily weight gain.Silage of cassava leaf is significant to level of rumen ammonia and eritrocyt, but unsignificant to eosinofil of blood.Based on result of research can be conclution that silage and cassava leaf improve feed intake, nutrition intake,rumen condition, blood condition and daily weight gain of Jawarandu goat.   Kata Kunci: Silage, Cassava leaf, Blood, Ammonium of Rumen, Daily Weight Gain
NILAI pH DAN KEEMPUKAN DAGING AYAM BROILER PENGARUH PENAMBAHAN SARI KUNYIT (Curcumadomestica Val.) DAN JAHE (Zingiberofficinale Rocs) PADA AIR MINUM Irfan Teguh Raharjo; Roisu Eny Mudawaroch; Hanung Dhidhik Arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.521 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat penambahan sari kunyit (Curcuma domestica Val.) dan jahe (Zingiber officinale Rocs) pada air minum terhadap nilai pH dan keempukan daging ayam broiler. Hipotesis dari penelitian ini adalah penambahan sari kunyit (Curcuma domestica Val.) dan jahe (Zingiber officinale Rocs) pada air minum dapat memperbaiki pH dan meningkatkan keempukan daging ayam broiler. Materi dalam penelitian ini 100 ekor ayam broiler strain Abror Acres CP 707. Kandang yang digunakan adalah 20 petak kandang ayam. Tiap petak diisi 5 ekor ayam broiler, dan dipelihara selama 6 minggu. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan penelitian ini adalah T0 0% sari kunyit dan jahe, T1 5%  sari kunyit dan jahe, T2 10% sari kunyit dan jahe serta T3 15% sari kunyit dan jahe. Data penelitian yang diperoleh diolah dengan analisis statistik  ANOVA nilai pH dan keempukan daging. Jika dalam analisis tersebut terdapat perbedaan hasil perlakuan,  maka dilanjutkan dengan menggunakan metode Uji Jarak Berganda  Duncan (UJBD). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang nyata pada nilai pH daging (P<0,05) untuk perlakuan T0, T1, T2 dan T3 masing-masing 5,551; 5,684; 5,649; dan 5,743. Penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pada keempukan daging (P>0,05) untuk perlakuan T0, T1, T2 dan T3 masing-masing 3,1; 2,98; 2,88; dan 2,93. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan sari kunyit (Curcuma domestica Val.) dan jahe (Zingiber officinale Rocs) pada air minum dengan berbagai macam dosis memberikan perubahan terhadap kualitas pH daging ayam broiler tetapi tidak memberikan perubahan terhadap keempukan daging ayam broiler.   Kata Kunci: Sari Jahe, Sari Kunyit, Kualitas Daging