Khusnul Yusran Taufik
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Temperatur Stator terhadap Rugi-Rugi Daya Generator Unit 2 PLTP Kamojang Khusnul Yusran Taufik; Syahrial Syahrial
Jurnal Algoritma Vol 18 No 1 (2021): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.18-1.955

Abstract

Kenaikan temperatur lilitan stator dapat menyebabkan penurunan keandalan generator, sehingga peran sistem pendingin generator yang berfungsi untuk menjaga keandalan generator agar kenaikan temperatur lilitan stator tidak melampaui batas kemampuan generator. Metode pengukuran generator dengan menggunakan DCS. Hasil pengukuran beban, temperatur lilitan stator, temperatur inti stator, dan temperatur pendingin generator akan diolah dan dianalisis apakah besar perubahan beban akan berdampak pada kinerja generator dan besar temperatur masih berada di batas aman kelas isolasi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini titik terendah pada temperatur lilitan 90,17 oC pada daya aktif 46 MW dan menghasilkan rugi tembaga 115,19 kW. Titik tertinggi pada temperature lilitan 105,83oC pada daya aktif 56,1 MW dan menghasilkan rugi tembaga 120,39 kW. Hasil pengukuran temperatur lilitan stator berada dibawah standar kelas isolasi yaitu 130°C.
Analisis Pengaruh Temperatur Stator terhadap Rugi-Rugi Daya Generator Unit 2 PLTP Kamojang Khusnul Yusran Taufik; Syahrial Syahrial
Jurnal Algoritma Vol 18 No 1 (2021): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.18-1.955

Abstract

Kenaikan temperatur lilitan stator dapat menyebabkan penurunan keandalan generator, sehingga peran sistem pendingin generator yang berfungsi untuk menjaga keandalan generator agar kenaikan temperatur lilitan stator tidak melampaui batas kemampuan generator. Metode pengukuran generator dengan menggunakan DCS. Hasil pengukuran beban, temperatur lilitan stator, temperatur inti stator, dan temperatur pendingin generator akan diolah dan dianalisis apakah besar perubahan beban akan berdampak pada kinerja generator dan besar temperatur masih berada di batas aman kelas isolasi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini titik terendah pada temperatur lilitan 90,17 oC pada daya aktif 46 MW dan menghasilkan rugi tembaga 115,19 kW. Titik tertinggi pada temperature lilitan 105,83oC pada daya aktif 56,1 MW dan menghasilkan rugi tembaga 120,39 kW. Hasil pengukuran temperatur lilitan stator berada dibawah standar kelas isolasi yaitu 130°C.
Analisis Pengaruh Temperatur Stator terhadap Rugi-Rugi Daya Generator Unit 2 PLTP Kamojang Khusnul Yusran Taufik; Syahrial Syahrial
Jurnal Algoritma Vol 18 No 1 (2021): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.135 KB) | DOI: 10.33364/algoritma/v.18-1.955

Abstract

Kenaikan temperatur lilitan stator dapat menyebabkan penurunan keandalan generator, sehingga peran sistem pendingin generator yang berfungsi untuk menjaga keandalan generator agar kenaikan temperatur lilitan stator tidak melampaui batas kemampuan generator. Metode pengukuran generator dengan menggunakan DCS. Hasil pengukuran beban, temperatur lilitan stator, temperatur inti stator, dan temperatur pendingin generator akan diolah dan dianalisis apakah besar perubahan beban akan berdampak pada kinerja generator dan besar temperatur masih berada di batas aman kelas isolasi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini titik terendah pada temperatur lilitan 90,17 oC pada daya aktif 46 MW dan menghasilkan rugi tembaga 115,19 kW. Titik tertinggi pada temperature lilitan 105,83oC pada daya aktif 56,1 MW dan menghasilkan rugi tembaga 120,39 kW. Hasil pengukuran temperatur lilitan stator berada dibawah standar kelas isolasi yaitu 130°C.