This Author published in this journals
All Journal Sainteks
Islimsyaf Anwar Salim
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Profil Ekspresi E6 Pada Sediaan Sitologi Pap-Smear Dengan Displasia Terhadap Karsinoma Serviks Uteri Di Laboratorium Fk Universitas Muhammadiyah Purwokerto Setya Dian Kartika; Islimsyaf Anwar Salim
Sainteks Vol 12, No 2 (2015): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v12i2.1489

Abstract

Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Fakta menunjukkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yang dianggap penyakit lewat hubungan seks yang paling umum di dunia. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan rancangan penelitian sewaktu (cross sectional). Digunakan 10 sediaan sitologi Pap-smear dari jaringan normal,jaringan dengan dysplasia dan jaringan dengan karsinoma serviks uteri dengan pengecatan imunohistokimia menggunakan monoklonal antibodi anti protein E6 HPV 16. Sumber data didapat dari hasil pengamatan terhadap sampel yang dilakukan di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadyah Purwokerto. Penentuan sampel dilakukan dengan cara quota sampling, data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji oneway ANOVA dan uji beda post Hoc Multiple Comparison.Hasil penelitian didapatkan profil ekspresi protein E6 pada jaringan normal 0.75 ± 0.622. Displasia didapatkan profil ekspresi protein E6 5.33 ± 2.774, sedangkan pada karsinoma serviks uteri didapatkan jumlah profil ekspresi E6 tertinggi yaitu 9.83 ± 4.589. Dari hasil analisis dengan menggunakan uji statistik oneway ANOVA dan uji beda post Hoc Multiple Comparison dapat disimpulkan bahwa perbedaan rata-rata ekspresi protein E6 antara ketiga kelompok sampel adalah signifikan pada taraf kepercayaan 95%.
Pengaruh Beban Kerja Berlebihan Terhadap Terjadinya Andropause Pada Pria Lansia Di Kabupaten Cilacap Soegimin Ardi Soewarno; Islimsyaf Anwar Salim
Sainteks Vol 13, No 2 (2016): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v13i2.1501

Abstract

Andropause merupakan suatu sindrom pada pria lansia yang terdiri dari gejala fisik, seksual, dan psikologis, meliputi: kelemahan, kelelahan, pengurangan masa otot dan tulang, gangguan hematopoiesis, oligospermia, disfungsi seksual, despresi, kecemasan, iritabilitas, insomnia, gangguan memori dan penurunan fungsi kongnitif. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja berlebihan terhadap terjadinya andropause pada pria lansia di kabupaten Cilacap. Metode Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan terhadap 300 orang berumur 40-65 tahun yang memiliki pekerjaan.Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proporsional dengan Purposive Random Sampling yaitu pemilihan subjek berdasarkan atas ciri-ciri atau sifat tertentu yang berkaitan dengan karakteristik populasi, secara proporsional menurut jumlah penduduk tiap kecamatan.Data diambil melalui kuesioner. Data akan dianalisis dengan metode analisis uji korelasi Lambda dan diolah dengan bantuan perangkat lunak SPSS 17.0 for windows. Hasil Penelitian ini adalah pengujian statistik dengan metode analisis uji korelasi Lambda, baik melalui penghitungan menggunakan rumus maupun dengan bantuan perangkat lunak SPSS 17.0 for Windows, didapatkan nilai r=0.408. Simpulan Penelitian adalah berdasarkan hasil uji korelasi Lambda tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh beban kerja berlebihan terhadap terjadinya andropause pada pria lansia di kabupaten Cilacap, dengan kekuatan korelasi sedang (r=0.408) dan arah korelasi positif yang berarti semakin meningkat derajat stres, semakin meningkat pula angka kejadian andropause. Kata kunci: andropause – Stres kerja