Devi Findiarani
Universitas Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DESAIN PERMAINAN EDUKATIF DI DALAM PERPUSTAKAAN KBS UNTUK PROGRAM “AYO BELAJAR DI KBS” Findiarani, Devi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebun Binatang Surabaya memiliki program edukasi bernama “Ayo Belajar di KBS” untuk instansi sekolah yang ingin menambah ilmu pengetahuan mengenai satwa. Dari beberapa kegiatan yang ada dalam program tersebut, salah satunya adalah mengunjungi perpustakaan KBS. Namun, sayang sekali di dalam perpustakaan, anak-anak kurang berminat untuk mencari informasi dari buku. Hal tersebut terjadi karena mereka tidak suka jika harus belajar serius seperti membaca buku di dalam area rekreasi. Akan menjadi permasalahan apabila masa perkembangan diri anak seperti bermain dan bersosialisasi harus terbatasi oleh metode belajar yang serius. Begitu juga sebaliknya, ilmu pengetahuan yang menjadi bekal anak harus terlalaikan karena anak terlalu asik bermain. Oleh sebab itu penulis mengangkat kasus ini dengan mengkombinasikan dengan permasalahan yang ada di perpustakaan KBS. Dengan proses desain yang di jalani, penulis memberikan solusi sebuah desain produk berupa permainan edukatif dengan memberikan brand sendiri yaituFULIB (Fun Library). FULIB membuat anak bisa mendapatkan kedua kebutuhan tersebut yaitu bermain dan belajar. Sebuah sistem permainan terdiri dari lima meja dengan permainan masing-masing di setiap meja, yaitu menggambar satwa,taukah kamu, boneka satwa, puzzle dan tebak satwa, serta kereta satwa lengkap dengan informasi cara bermain. Permainan yang terdapat pada setiap meja tersebut di letakkan di atas alas duduk yang telah diberi informasi untukperletakkan tiap meja. FULIB dapat mengatur formasi duduk peserta bermain, sehingga mencari informasi dapat berjalan lebih efektif terhadap teman maupun pembimbingnya.
DESAIN PERMAINAN EDUKATIF DI DALAM PERPUSTAKAAN KBS UNTUK PROGRAM AYO BELAJAR DI KBS Findiarani, Devi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebun Binatang Surabaya memiliki program edukasi bernama “AyoBelajar di KBS” untuk instansi sekolah yang ingin menambah ilmu pengetahuanmengenai satwa. Dari beberapa kegiatan yang ada dalam program tersebut, salahsatunya adalah mengunjungi perpustakaan KBS. Namun, sayang sekali di dalamperpustakaan, anak-anak kurang berminat untuk mencari informasi dari buku. Haltersebut terjadi karena mereka tidak suka jika harus belajar serius sepertimembaca buku di dalam area rekreasi.Akan menjadi permasalahan apabila masa perkembangan diri anak sepertibermain dan bersosialisasi harus terbatasi oleh metode belajar yang serius. Begitujuga sebaliknya, ilmu pengetahuan yang menjadi bekal anak harus terlalaikankarena anak terlalu asik bermain. Oleh sebab itu penulis mengangkat kasus inidengan mengkombinasikan dengan permasalahan yang ada di perpustakaan KBS.Dengan proses desain yang di jalani, penulis memberikan solusi sebuah desainproduk berupa permainan edukatif dengan memberikan brand sendiri yaituFULIB (Fun Library). FULIB membuat anak bisa mendapatkan kedua kebutuhantersebut yaitu bermain dan belajar. Sebuah sistem permainan terdiri dari lima mejadengan permainan masing-masing di setiap meja, yaitu menggambar satwa,taukah kamu, boneka satwa, puzzle dan tebak satwa, serta kereta satwa lengkapdengan informasi cara bermain. Permainan yang terdapat pada setiap mejatersebut di letakkan di atas alas duduk yang telah diberi informasi untukperletakkan tiap meja. FULIB dapat mengatur formasi duduk peserta bermain,sehingga mencari informasi dapat berjalan lebih efektif terhadap teman maupunpembimbingnya.