Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PRODUK ATRIBUT PADA PERILAKU PELANGGAN ORGANISASI PADA PUTUSAN PEMBELIAN JASA PAKET MEETING (MICE) DI HOTEL MALYA-BANDUNG Hasniati Halim
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v6i1.5528

Abstract

ABSTRAK Manajemen Hotel Malya saat ini melakukan repositioning dengan menambah segmen market baru yaitu MICE business (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition), sehingga diperlukan suatu upaya untuk memahami  karakteristik pelangggan MICE tersebut dengan cara mengetahui besarnya pengaruh atribut produk terhadap sikap pelanggan corporate meeting di Hotel Malya Bandung. Analisis kuantitatif berupa analisis jalur dipergunakan untuk menghitung besarnya pengaruh atribut produk terhadap sikap pembelian pelanggan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik sensus dengan alat bantu kuestioner disebarkan kepada 50 perusahaan yang telah menyelenggarakan corporate meeting di hotel Malya pada periode tertentu, dengan menggunakan teknik judgment sampling. Hasil penelitian dan pengujian hipotesis pengaruh atribut produk terhadap sikap pembelian pelanggan dapat disimpulkan bahwa hanya People (X3) yang berpengaruh signifikan secara langsung terhadap sikap pembelian yaitu sebesar 35,40%. Pengaruh Physical Evidence (X1) dan Process (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap  sikap pembelian, namun berpengaruh tidak langsung melalui People (X3) yaitu sebesar 24.14%. Sedangkan pengaruh lain terhadap sikap pelanggan yang tidak dipergunakan dalam penelitian ini yaitu sebesar 40,46%. Dapat disimpulkan pula bahwa setiap perusahaan memiliki Unit Buying Center yang terbentuk secara informal tidak terstruktur dan sangat dinamis karena peran masing-masing orang dalam buying center berubah-ubah, hal ini menyebabkan pemasar perlu membuat strategi promosi yang efektif melalui aktifitas sales call (personal selling) yang tepat, sehingga manajemen perlu mengetahui aturan main yang diberlakukan ke masing-masing konsumen perusahaan untuk menggunakan pendekatan yang tepat. Kata Kunci :   sikap pelanggan organisasi, atribut produk, physical evidence, proses,                                orang, afektif, kepuasan
Pemanfaatan Internet untuk Mendorong Kemandirian Bisnis Generasi Z di Kelurahan Kedaung Kecamatan Sawangan Kota Depok Anugrah Sapto Hadi; Edi Junaedi; Deni Darmawan; Hasniati Halim
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57128

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, terutama di bidang ekonomi dan bisnis. Internet kini menjadi sarana utama bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengakses informasi, berkomunikasi, dan menjalankan aktivitas ekonomi. Namun, potensi besar ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Sebagian besar generasi muda masih berperan sebagai konsumen digital daripada pelaku usaha yang produktif. Rendahnya literasi digital, keterampilan kewirausahaan, serta kurangnya pola pikir bisnis menjadi faktor penghambat kemandirian ekonomi mereka. beberapa permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda adalah belum terarahnya tujuan kehadiran internet sekarang, sehingga penggunaan internet terbatas pada penggunaan sosial media dan keterbatasan literasi internet dalam kapasitas job creation. Program PKM ini dirancang untuk mendorong kemandirian bisnis generasi muda melalui pemanfaatan internet secara strategis dan kreatif. Kegiatan utama meliputi pelatihan literasi digital, pendampingan kewirausahaan, pembentukan komunitas bisnis berbasis digital, serta optimalisasi penggunaan platform online untuk pemasaran produk lokal. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan mitra digital, program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan generasi muda dalam mengelola bisnis online secara profesional dan berkelanjutan.Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatnya jumlah wirausaha muda berbasis internet, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya literasi digital, serta terbentuknya jejaring komunitas bisnis yang aktif, kreatif, dan inovatif. Dengan demikian, generasi muda dapat bertransformasi dari pengguna pasif menjadi pelaku ekonomi digital yang mandiri dan berdaya saing tinggi, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat perekonomian nasional di era digital saat ini.