Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Semantik

NoSQL: Latar Belakang, Konsep, dan Kritik Fahri Firdausillah; Erwin Yudi Hidayat; Ika Novita Dewi
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.608 KB)

Abstract

Berkembangnya aplikasi berbasis web yang memerlukan pengolahan data dalam skala besar melahirkan paradigma baru dalam teknologi basis data. Beberapa website seperti Facebook, Twitter, Digg, Google, Amazon, dan SourceForge menyimpan dan mengolah data puluhan giga setiap harinya, dan total keseluruhan data yang disimpan oleh applikasi tersebut sudah mencapai ukuran petabyte. Ukuran data yang sangat besar menimbulkan permasalahan dari segi skalabilitas, karena pertambahan data yang terjadi setiap saat. Peningkatan kemampuan server secara vertikal yang dimiliki Relational Database Management System (RDBMS) terbatas pada penambahan prosesor, memori, dan media penyimpanan dalam satu node server yang terbatas. Sedangkan peningkatan kemampuan server secara horizontal yang meliputi penambahan perangkat server baru dalam suatu jaringan memerlukan biaya yang mahal dan sulit dalam pengelolaannya. Salah satu cara yang diterapkan oleh website berskala besar untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan NoSQL, sebuah paradigma basis data yang merelaksasikan aturan-aturan konsistensi yang terdapat pada basis data relasional. Jika RDBMS menggunakan aturan Atomicity, Consistency, Isolation, dan Durability(ACID) untuk penyimpanan dan pengolahan data, maka NoSQL menggunakan paradigma Basically Available, Soft State,and Eventually consistent (BASE) untuk merelaksasikan aturan tersebut. Hasilnya, NoSQL dapat mengolah data dalam jumlah besar dengan memartisi data ke dalam beberapa server secara lebih mudah. Makalah ini membahas dan menjelaskan latar belakang kemunculan, konsep dasar, dan penggunaan NoSQL.Kata kunci : Basis data, RDBMS, Skalabilitas, NoSQL
PEMANFAATAN MOBILE DATABASE UNTUK EFFEKTIFITAS KONEKSI PADA MOBILE LMS Fahri Firdausillah; Harisuddin Hakim
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.381 KB)

Abstract

Learning Management System (LMS) banyak dimanfaatkan oleh institusi pendidikan dan juga perusahaan komersial sebagai media pembelajaran yang terintegrasi dengan dokumentasi, administrasi, sekaligus pelaporan. Selain dalam bentuk web application untuk perangkat PC dan laptop, saat ini juga tersedia Mobile-LMS (M-LMS) dalam bentuk web berbasis mobile yang dapat diakses melalui mobile browser dengan menggunakan koneksi internet. Namun demikian saat ini perangkat bergerak seperti Smartphone, PDA, dan ebook reader mempunyai keterbatasan pada kualitas koneksi internet yang tidak stabil dan juga memori yang jauh lebih kecil dari PC. Kondisi ini mengakibatkan pengaksesan M-LMS menjaditerkendala. Paper ini menawarkan sebuah framework untuk M-LMS dengan memanfaatkan mobile database. Pada saat terkoneksi dengan server (online), M-LMS melakukan sinkronisasi antara database server dengan database lokal sehingga memungkinkan penggunaan M-LMS meskipun dalam kondisi offline. Mobile database diimplementasikan dengan menggunakan embedded database yang memerlukankapasitas relatif kecil untuk mengantisipasi permasalahan keterbatasan media penyimpanan, sehingga alokasi memori lebih efektif. Dari hasil penelitian diketahui, dengan menggunakan framework ini M-LMS dapat digunakan dengan lebih fleksibel, karena pengguna tidak harus selalu online untuk mendapatkan data dari server. Selain itu, karena M-LMS hanya perlu mengakses database lokal, performa aplikasi jugameningkat dan pemanfaatan sumber daya menjadi lebih efektif.Kata kunci : Mobile Database, M-LMS, Sinkronisasi