This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERLAWANAN PARA JURNALIS (Harian Kompas dalam Peristiwa Bredel’ 94) Abdul Firman Asha
Sosiohumaniora Vol 7, No 2 (2005): SOSIOHUMANIORA, JULI 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v7i2.5342

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menunjukan politik jurnalisme Kompas dalam menyikapi pembredelan pers 1994. Politik jurnalisme didefinisikan sebagai kecenderungan pers yang tidak hanya merefleksikan realitas politik, namun juga aktif terlibat, melalui representasi pemberitaan, dalam realitas politik. Dengan menggunakan analisis isi kualitatif, melalui “deskripsi-historis” isi surat kabar, tulisan ini mengidentifikasi dan memaparkan elemen-elemen isi pemberitaan yang signifikan, baik secara parsial maupun keseluruhan, dalam hubungannya dengan konteks historis tertentu. Hasilnya, ditemukan bahwa Kompas menerapkan strategi diskursus yang delegitimatif, baik dalam teks pemberitaannya, maupun respon yang diberikan oleh para jurnalisnya. Konteks historis yang dikenali dalam melatarbelakangi karakter resistensi para jurnalis tersebut karena situasi pra transisi yang dialami rezim Orde Baru, yang pada akhirnya, belakangan diketahui, melahirkan ‘Revolusi Mei’ yang menjatuhkan rezim Soeharto. Kata Kunci: politik jurnalisme, resistensi