Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Develop

PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL BERBASIS PADI ORGANIK SEBAGAI UPAYA KEMANDIRIAN DESA Irwantoro Irwantoro
Develop Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.627 KB) | DOI: 10.25139/dev.v7i1.6052

Abstract

ABSTRAK Desa sebagai wilayah yang bertumpu pada potensi lokal khususnya ekonomi pertanian di tengah pertumbuhan industri global ternyata posisinya lemah. Ada semacam dilema, karena kemiskinan dan pengetahuan menyebabkan pemanfaatan sumber daya alam terlalu rendah batasnya untuk bertahan hidup, tetapi di sisi lain, banyak kekuatan sember yang tampak secara optimal, belum sepenuhnya berkembang seperti matahari. ; air, angin, tanaman, ikan, ternak dan sumber daya manusia. Manfaat yang dapat diperoleh dari usaha pertanian adalah melestarikan sumber daya alam, melestarikan teknologi lokal dan meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat sekitar. Karena pengembangan agribisnis ramah lingkungan adalah agribisnis yang dalam perencanaan usahanya telah memperhatikan dukungan kekuatan alam secara berkelanjutan, maka perlu dikembangkan ekonomi lokal berbasis beras Organik di Desa Lombok Kulon Kabupaten Bondowoso. Penelitian pengembangan lokal berbasis beras organik dalam upaya kemandirian desa dilakukan dengan menggunakan metode SWOT. Kesimpulannya alternatif strategi yang dapat dilakukan terdiri dari delapan strategi yaitu: mengembangkan produk beras organik yang dilakukan oleh Gapoktan Al Barokah dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada, mengembangkan pasar dengan menjaga hubungan baik dengan Dinas Pertanian, mengembangkan produk dengan meningkatkan keahlian budidaya padi organik melalui kerjasama yang baik dengan dinas pertanian dan konsultan pertanian, penguatan kelembagaan kelompok tani, pengembangan produk dengan pemahaman akan pentingnya sektor pertanian untuk mendukung perekonomian keluarga, kerjasama dengan ahli teknologi baik dari lembaga pendidikan maupun dinas terkait memperoleh teknologi yang sehat, cepat, dan tepat guna. Keynote : pertanian, sumber daya alam, energi, lingkungan, produk primer lainnya