. Fithria
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KELUARGA DENGAN ANAK RETARDASI MENTAL DI SDLB NEGERI LABUI BANDA ACEH TAHUN 2011 . Fithria
Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.531 KB) | DOI: 10.52199/inj.v3i2.1580

Abstract

Anak retardasi mental merupakan individu yang mengalami hambatan keterampilan atau kecakapan selama masa perkembangan sehingga berpengaruh pada semua tingkat intelegensia, yaitu kemampuan kognitif, bahasa, motorik dan sosial. Peran keluarga khususnya ibu sebagai anggota keluarga sangat diperlukan bagi anak retardasi mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peran keluarga dengan anak retardasi mental di SDLB Negeri Labui Banda Aceh Tahun 2011 yang meliputi peran formal dan informal. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dan cara pengambilan sampel adalah probability sampling dengan Sampling jenuh. Penelitian dilakukan pada tanggal 8-10 September 2011 terhadap 55 responden ibu sebagai anggota keluarga dengan anak retardasi mental, pengumpulan data mengunakan kuesioner yang disusun dalam bentuk skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran formal 58,2% serta informal 56,4% berada pada kategori kurang dan secara umum peran keluarga juga berada pada kategori kurang yaitu 54,5%. Hal ini menunjukan keluarga masih perlu meningkatkan perannya agar lebih optimal. Penulis menyarankan kepada keluarga dengan anak retardasi mental agar lebih memberikan dukungan yang baik serta meningkatkan perannya sesuai dengan peran formal dan informal kepada anggota keluarganya yang mengalami retardasi mental dalam membantu memenuhi kebutuhan anak retardasi.
STATUS NUTRISI DAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA SEKOLAH DI KECAMATAN KUTA BARO ACEH BESAR . Fithria
Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.276 KB) | DOI: 10.52199/inj.v4i1.1600

Abstract

makanan yang mengandung nutrisi seimbang, agar proses tersebut tidak terganggu Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan status nutrisi dengan perkembangan kognitif anak usia sekolah di desa Lamceukecamatan Kuta Baro Aceh Besar. Varibel dependen penelitian ini adalah perkembangan kognitif anak usiasekolah yang meliputi tiga dimensi yaitu kemampuan klasifikasi, kemampuan konservasi dan kemampuanpenghilangan sifat egosentrisme. Variabel independen adalah status nutrisi anak usia sekolah. Desainpenelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study.Populasi penelitian adalah seluruh anak usia sekolah (10-12 tahun) yang tinggal di desa Lamceu kecamatanKuta Baro Aceh Besar. Metode pengambilan sampel dengan total sampling yang berjumlah 33 anak usiasekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran dan wawancara terpimpin yang terdiri dari 8pernyataan berbentuk skala Guttman. Metode analisis yang digunakan untuk penelitian ini adalah Chi Square( )2 dan diolah dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar status gizianak usia sekolah berada pada kategori baik yaitu 23 orang (69,7%) dan kemampuan kognitif anak sebagianbesar berada pada kategori baik yaitu sebanyak 23 orang (69,7%). Berdasarkan hasil analisa bivariatdidapatkan bahwa tidak ada hubungan antara status nutrisi dengan kemampuan klasifikasi, tidak adahubungan antara status nutrisi dengan kemampuan konservasi, tidak ada hubungan antara status nutrisidengan kemampuan penghilangan sifat egosentrisme. Secara umum hasil penelitian menunjukkan tidak adahubungan antara status nutrisi dengan perkembangan kognitif anak usia sekolah di Desa Lamceu KecamatanKuta Baro Aceh Besar. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah perkembangan kognitif anak usia sekolahdapat ditingkatkan dengan cara memperhatikan faktor nutrisi anak dan meningkatkan hubungan interpersonalantara orang tua dan anak.Kata kunci : status nutrisi, perkembangan kognitif, dan anak usia sekolahÂ