Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adolescent Resilience Education Edukasi Resiliensi Remaja pada Model Pengembangan Kampung Ramah Keluarga (Studi Kasus Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor) Euis Sunarti; Rahmi Damayanti; Syamila Karunia; Aliya Faizah Fithriyah
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2025): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.11.1.187-197

Abstract

Adolescents, as national assets and agents of social transformation, face increasingly complex global challenges, particularly in the era of disruption and digitalization. Strengthening resilience is essential for preparing adolescents to navigate these changes effectively. In response to this need, the Dosen Pulang Kampung team from DPMA IPB University implemented an adolescent resilience education program based on the Kampung Ramah Keluarga development model. This program aimed to enhance adolescents' awareness and skills in building resilience. The program employed the Participatory Action Research (PAR) method, emphasizing active engagement in learning, reflection, and action. This approach empowers adolescents by providing opportunities to identify challenges, explore solutions, and implement strategies suited to their needs and environmental conditions. The educational procedure was conducted through lectures, questionnaire assessments, group discussions, and SWOT analysis exercises. The program was conducted over five sessions from April to June 2024, involving 27 participants. The findings revealed that the program significantly improved adolescents' understanding of the challenges posed by digital disruption while enhancing their knowledge of developmental tasks, leadership, and self-management skills. Discussions and SWOT analysis exercises further enabled participants to identify their strengths, weaknesses, opportunities, and threats within their environment, fostering their readiness to become resilient, well-rounded individuals capable of contributing to the development of a family friendly community.
MANAJEMEN SUMBER DAYA KELUARGA, KONFLIK KERJA-KELUARGA, DAN TUGAS KELUARGA Euis Sunarti; Risda Rizkillah; Fitri Apriliana Hakim; Nova Zakiya; Rahmi Damayanti
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.1
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.971 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2021.14.1.1

Abstract

Keluarga dan pekerjaan menjadi dua hal penting dalam keseharian manusia yang perlu dikelola dengan baik untuk mencapai tugas dan tujuan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen sumber daya keluarga (MSDK) dan konflik kerja-keluarga terhadap pemenuhan tugas keluarga yang dilakukan oleh istri pada keluarga dengan suami-istri bekerja. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional pada 160 contoh dari keluarga dengan suami-istri bekerja yang dipilih melalui stratified non proportional random sampling di Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan konflik kerja-keluarga pada keluarga dengan istri yang bekerja >8 jam/hari lebih tinggi dibandingkan dengan istri yang bekerja ≤8 jam/hari. Sedangkan MSDK istri yang bekerja di sektor formal lebih tinggi dibandingkan istri yang bekerja di sektor informal. Uji regresi menunjukkan MSDK dan pendidikan istri memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pemenuhan tugas keluarga. Penelitian ini menunjukkan pengaruh MSDK dan konflik kerja-keluarga terhadap tugas keluarga memiliki sumbangan yang lebih besar pada istri yang bekerja di sektor formal dibandingkan sektor informal. Sedangkan berdasarkan jam kerja, pengaruh MSDK dan konflik kerja-keluarga terhadap pemenuhan tugas keluarga lebih besar dicapai oleh istri yang bekerja ≤8 jam/hari.