Bahasa berperan penting dalam proses komunikasi, salah satunya adalah dalam komunikasi iklan layanan masyarakat. Dalam masa pandemi Covid-19, iklan layanan masyarakat yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19 banyak digalakan berbagai pihak, termasuk oleh Kemdikbud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dan tujuan tindak tutur ilokusi dalam iklan layanan masyarakat pencegahan Covid-19. Teori yang digunakan adalah teori tindak tutur J.L. Austin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah iklan layanan masyarakat pencegahan Covid-19 yang ditayangkan oleh Kemdikbud melalui kanal youtube resmi dengan objek penelitiannya berupa tuturan ilokusi yang terdapat dalam iklan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah pemilihan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dari lima iklan layanan masyarakat pencegahan Covid-19 yang diteliti terdapat empat jenis tindak tutur ilokusi yang muncul, yaitu exercitives, commissives, behabitives, dan expositives. Terdapat tujuan dari setiap tindak tutur yang digunakan, antara lain exercitives untuk menasihati dan mengajak, commissives untuk berjanji atas tindakan yang akan dilakukan, behabitives untuk mengungkapkan terima kasih dan permintaan maaf, serta expositives untuk menjelaskan. Berdasarkan data, iklan layanan masyarakat pencegahan Covid-19 yang ditayangkan oleh Kemdikbud didominasi oleh tindak tutur ilokusi exercitives.