Thalita Hayu Maharsani
UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Beyond Compassion: The Phenomenal of Altruistic in During Pandemi Covid-19 Khoniq Nur Afiah; Yulianti - Yulianti; Thalita Hayu Maharsani
WELFARE : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/welfare.2021.102-03

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia semakin meningkat kasusnya sehingga melahirkan banyak permasalahan dan memicu masyarakat untuk ikut andil dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Hal tersebut didorong oleh kondisi pemerintah yang terlihat kesulitan dalam menyelesaikan permasalahn yang terjadi. Permasalahan yang terjadi selama masa pandemi Covid-19 diantaranya adalah meningkatnya angka pengagguran, rendahnya ketahanan pangan, rentannya kesehatan masyarakat, dan permasalahan-permasalahan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait gerakan altruisme sebagai bagian upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang lahir di masa pandemi Covid-19.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif agar penelitian ini dapat menjelaskan lebih sistematis dan mendalam. Untuk mendukung penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan pada gerakan sosial non filantropi dan studi dokumentasi dilakukan pada lembaga sosial filantropi berbasis islam. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan pisau analisis dengan teori motif sosial dan konsep altruisme. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa pada situasi pandemi Covid-19 banyak gerakan-gerakan sosial non filantopi yang muncul untuk ikut berpartisipasi membantu dalam menyelesaikan permasalahan. Hal tersebut terjadi karena gencarnya program sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga sosial kemanusian berbasis Islam dalam membantu menyelesaikan permasalahan saat pandemi Covid-19. Dua poin diatas sebagai gerakan kolaborasi yang membantu pemerintah dalam menghadapi permasalahan saat pandemi Covid-19
Beyond Compassion: The Phenomenal of Altruistic in During Pandemi Covid-19 Khoniq Nur Afiah; Yulianti - Yulianti; Thalita Hayu Maharsani
WELFARE : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 2 (2021): WELFARE: Jurnal Ilmu Kesejahtaraan Sosial
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/welfare.2021.102-03

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia semakin meningkat kasusnya sehingga melahirkan banyak permasalahan dan memicu masyarakat untuk ikut andil dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Hal tersebut didorong oleh kondisi pemerintah yang terlihat kesulitan dalam menyelesaikan permasalahn yang terjadi. Permasalahan yang terjadi selama masa pandemi Covid-19 diantaranya adalah meningkatnya angka pengagguran, rendahnya ketahanan pangan, rentannya kesehatan masyarakat, dan permasalahan-permasalahan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait gerakan altruisme sebagai bagian upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang lahir di masa pandemi Covid-19.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif agar penelitian ini dapat menjelaskan lebih sistematis dan mendalam. Untuk mendukung penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan pada gerakan sosial non filantropi dan studi dokumentasi dilakukan pada lembaga sosial filantropi berbasis islam. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan pisau analisis dengan teori motif sosial dan konsep altruisme. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa pada situasi pandemi Covid-19 banyak gerakan-gerakan sosial non filantopi yang muncul untuk ikut berpartisipasi membantu dalam menyelesaikan permasalahan. Hal tersebut terjadi karena gencarnya program sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga sosial kemanusian berbasis Islam dalam membantu menyelesaikan permasalahan saat pandemi Covid-19. Dua poin diatas sebagai gerakan kolaborasi yang membantu pemerintah dalam menghadapi permasalahan saat pandemi Covid-19
Children and Students with Disabilities Are Beneficiaries from the Parental and Teacher Participation Zulkipli Lessy; Nur Hamzah; Thalita Hayu Maharsani
Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jrtie.v8i2.5293

Abstract

Community-based therapeutic healing, then abbreviated C-bTH, has crucial advantages for parents, teachers, and their students with disabilities to partcipate in reciprocal help that facilitates social participation to avoid self-alienation. This study examines the social participation of the parents and the shadow teachers for their children and students with disabilities for fulfilling their needs. The sampling includes 15 adults together with three administrative officers who were involved in the C-bTH. To gather data, in-depth interviews and observations were employed. The data were analyzed via the phenomenological approach that perceives data as what it shows itself as it is without the researcher imposed his/her thoughts on it. The study revealed four themes connected to basic needs of children and students with disabilities to be fulfilled. Results showed the engagement of the parents in the C-bTH and the teacher at school all of which is to meet the basic rights of the children with disabilities. First, the parents accompany their children to participate in the therapeutic healing. They have helped the children to develop physically and psychologically. Second, the parents and the teachers involved in Islamic education such as teaching, learning, and evaluation. Third, the parents participated in the entrepreneurial and cooperative programs to support the children and to evaluate the services. Fourth, the parents participated in recreation and shared their experience.