Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH SHAKER EXERCISE TERHADAP KEMAMPUAN MENELAN PADA PASIEN STROKE DENGAN DISFAGIA DI RUMAH SAKIT KOTA MEDAN yusrial tarihoran
Indonesian Trust Health Journal Vol 1 No 2 (2019): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : STIKes Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.971 KB) | DOI: 10.37104/ithj.v1i2.14

Abstract

Stroke adalah kumpulan gejala klinis akibat hilangnya fungsi otak sebagian atau keseluruhan. Salah satu penyebab kematian pasien stroke adalah aspirasi pneumonia yang berhubungan dengan disfagia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh shaker exercise terhadap kemampuan menelan pada pasien stroke dengan disfagia di Rumah Sakit Kota Medan. Desain penelitian ini adalah quasy eksperiment, khususnya pretest-posttest design withtout control. Pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling. Sampel berjumlah 24 orang, kelompok intervensi ini diberikan shaker exercise selama 6 hari berturut-turut dan dilakuan tiga kali sehari. Hasil penelitian dinyatakan ada perbedaan yang signifikan kemampuan menelan pada pasien stroke dengan disfagia setelah diberikan shaker exercise, dengan p value 0,000 (α =0,05). Manfaat penelitian ini nantinya dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam menangani pasien stroke dengan disfagia sehingga meningkatkan mutu asuhan keperawatan, mempercepat penyembuhan, serta mencegah komplikasi. Stroke is a group of clinical symptoms due to partial or complete brain function loss. One of the causes of death of stroke patients is the aspiration of pneumonia associated with dysphagia. This study aims to identify the effect of shaker exercise on swallowing ability in stroke patients with dysphagia at Rumah Sakit Kota Medan. This research used Quasy experimental with pretest-posttest without control group design. As samples, there were 24 respondents for intervention group with consecutive sampling method. The intervention group was given shaker exercise for 3 times a day and it was done continued for 6 days. The results revealed that there was a significant difference in swallowing ability in stroke patients with dysphagia after being given shaker exercise, with p value 0,000 (α = 0.05). The research can be used as a nursing intervention in stroke patients with dysphagia that improve the quality of nursing care, promote healing, and prevent complications.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENJALANI PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Muhammad Taufik Daniel Hasibuan; Hendry Kiswanto Mendrofa; Harsudianto Silaen; Yusrial Tarihoran
Indonesian Trust Health Journal Vol 3 No 2 (2020): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : STIKes Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v3i2.65

Abstract

Education is currently experiencing challenges as a result of the Covid-19 pandemic, so the government has issued a study from home policy using online methods to reduce the spread of the virus. During the pandemic there was a change in the learning environment and this required adaptation and had an impact on students. The learning environment has an influence on learning motivation and ultimately will affect academic achievement. This study aims to look at the relationship between learning motivation and academic achievement in students who undergo online learning during the Covid-19 pandemic. This type of research is quantitative using a cross sectional design and the sample used in this study amounted to 85 people, and simple random sampling was used as a sampling technique for the population. Collecting research data using a questionnaire distributed via google form to facilitate access during a pandemic, and data analysis used using the Spearman test. From the results of the correlation test, it was found that there was no significant relationship between learning motivation and academic achievement in students who underwent online learning during the Covid-19 pandemic, p = 0.288. Academic achievement cannot be influenced by motivation alone, but from several supporting factors behind it. Efforts should be made to improve the quality of learning during the Covid-19 pandemic. Abstrak Pendidikan saat ini tengah mengalami tantangan sebagai dampak pandemi Covid-19, sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah dengan menggunakan metode daring untuk menekan laju penyebaran virus. Pada masa pandemi terjadi perubahan lingkungan belajar dan hal ini membutuhkan adaptasi serta menimbulkan dampak bagi mahasiswa. Lingkungan belajar memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar dan akhirnya akan mempengaruhi terhadap prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan motivasi belajar terhadap prestasi akademik pada mahasiswa yang menjalani pembelajaran daring selama pandemi covid-19. Jenis penelitan ini kuantitatif dengan menggunakan cross sectional design dan sampel yang dipakai dalam penelitian ini berjumlah 85 orang, serta simple random sampling dipakai sebagai teknik pengambilan sampel pada populasi. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form untuk mempermudah akses selama pandemi, serta analisa data yang digunakan memakai uji Spearman. Dari hasil uji korelasi didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi akademik pada mahasiswa yang menjalani pembelajaran daring selama pandemi covid-19, p=0.288. Prestasi akademik tidak dapat dipengaruhi oleh motivasi saja, melainkan dari beberapa faktor pendukung yang melatar belakanginya. Perlu dilakukan upaya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran selama pandemi Covid-19.
PENGARUH SHAKER EXERCISE TERHADAP KEMAMPUAN MENELAN PADA PASIEN STROKE DENGAN DISFAGIA DI RUMAH SAKIT KOTA MEDAN yusrial tarihoran
Indonesian Trust Health Journal Vol 1 No 2 (2019): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v1i2.14

Abstract

Stroke adalah kumpulan gejala klinis akibat hilangnya fungsi otak sebagian atau keseluruhan. Salah satu penyebab kematian pasien stroke adalah aspirasi pneumonia yang berhubungan dengan disfagia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh shaker exercise terhadap kemampuan menelan pada pasien stroke dengan disfagia di Rumah Sakit Kota Medan. Desain penelitian ini adalah quasy eksperiment, khususnya pretest-posttest design withtout control. Pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling. Sampel berjumlah 24 orang, kelompok intervensi ini diberikan shaker exercise selama 6 hari berturut-turut dan dilakuan tiga kali sehari. Hasil penelitian dinyatakan ada perbedaan yang signifikan kemampuan menelan pada pasien stroke dengan disfagia setelah diberikan shaker exercise, dengan p value 0,000 (α =0,05). Manfaat penelitian ini nantinya dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam menangani pasien stroke dengan disfagia sehingga meningkatkan mutu asuhan keperawatan, mempercepat penyembuhan, serta mencegah komplikasi. Stroke is a group of clinical symptoms due to partial or complete brain function loss. One of the causes of death of stroke patients is the aspiration of pneumonia associated with dysphagia. This study aims to identify the effect of shaker exercise on swallowing ability in stroke patients with dysphagia at Rumah Sakit Kota Medan. This research used Quasy experimental with pretest-posttest without control group design. As samples, there were 24 respondents for intervention group with consecutive sampling method. The intervention group was given shaker exercise for 3 times a day and it was done continued for 6 days. The results revealed that there was a significant difference in swallowing ability in stroke patients with dysphagia after being given shaker exercise, with p value 0,000 (α = 0.05). The research can be used as a nursing intervention in stroke patients with dysphagia that improve the quality of nursing care, promote healing, and prevent complications.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENJALANI PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Muhammad Taufik Daniel Hasibuan; Hendry Kiswanto Mendrofa; Harsudianto Silaen; Yusrial Tarihoran
Indonesian Trust Health Journal Vol 3 No 2 (2020): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v3i2.65

Abstract

Education is currently experiencing challenges as a result of the Covid-19 pandemic, so the government has issued a study from home policy using online methods to reduce the spread of the virus. During the pandemic there was a change in the learning environment and this required adaptation and had an impact on students. The learning environment has an influence on learning motivation and ultimately will affect academic achievement. This study aims to look at the relationship between learning motivation and academic achievement in students who undergo online learning during the Covid-19 pandemic. This type of research is quantitative using a cross sectional design and the sample used in this study amounted to 85 people, and simple random sampling was used as a sampling technique for the population. Collecting research data using a questionnaire distributed via google form to facilitate access during a pandemic, and data analysis used using the Spearman test. From the results of the correlation test, it was found that there was no significant relationship between learning motivation and academic achievement in students who underwent online learning during the Covid-19 pandemic, p = 0.288. Academic achievement cannot be influenced by motivation alone, but from several supporting factors behind it. Efforts should be made to improve the quality of learning during the Covid-19 pandemic. Abstrak Pendidikan saat ini tengah mengalami tantangan sebagai dampak pandemi Covid-19, sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah dengan menggunakan metode daring untuk menekan laju penyebaran virus. Pada masa pandemi terjadi perubahan lingkungan belajar dan hal ini membutuhkan adaptasi serta menimbulkan dampak bagi mahasiswa. Lingkungan belajar memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar dan akhirnya akan mempengaruhi terhadap prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan motivasi belajar terhadap prestasi akademik pada mahasiswa yang menjalani pembelajaran daring selama pandemi covid-19. Jenis penelitan ini kuantitatif dengan menggunakan cross sectional design dan sampel yang dipakai dalam penelitian ini berjumlah 85 orang, serta simple random sampling dipakai sebagai teknik pengambilan sampel pada populasi. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form untuk mempermudah akses selama pandemi, serta analisa data yang digunakan memakai uji Spearman. Dari hasil uji korelasi didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi akademik pada mahasiswa yang menjalani pembelajaran daring selama pandemi covid-19, p=0.288. Prestasi akademik tidak dapat dipengaruhi oleh motivasi saja, melainkan dari beberapa faktor pendukung yang melatar belakanginya. Perlu dilakukan upaya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran selama pandemi Covid-19.