Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi COVID-19 dalam Mempertahankan Status Kesehatan pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Kota Medan Hasibuan, Muhammad Taufik Daniel; Silaen, Harsudianto
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34008/jurhesti.v6i2.239

Abstract

The COVID-19 infection prevention and control program in hospitals is an effort to provide guidance for health workers to stay healthy, safe, productive, and the community gets services that meet standards. Health workers who work in hospitals are very vulnerable to being exposed to  COVID -19, so it is very important that health workers and policy makers understand the basic concepts of infectious diseases. The purpose of this study was to develop a program to prevent and control covid-19 infection in maintaining the health status of health workers at the Medan City Hospital. The type of research used is action research. The participants in this study were 14 people consisting of 2 parts, namely 1) Participants for qualitative data were taken from managerial such as medical services, nursing, medical records, infection prevention and control units, and the head of the room. 2) Participants for quantitative data are taken from health workers, namely nurses. Data collection in this study used various methods, namely individual interviews, observation, self-report, focus group discussions and several data collection tools, namely interview guides, focus group discussion guides, questionnaires, observation sheets, and supporting tools, namely voice recorders. The results of this study obtained outputs, namely standard operating procedures for the prevention and control of covid-19 infection, and from the results of health status checks on health workers from before and after the implementation of the  COVID -19 infection prevention and control program, the results were before (PCR/Antigen: Negative). 71.43%, Positive: 28.57%; Vital sign normal: 85.71%, Abnormal 14.29%), and after (PCR/Antigen: Negative 85.71%, Positive: 14.29%; Vital sign normal: 100%). This proves that there is an influence of the Covid-19 infection prevention and control program in maintaining the health status of health workers in hospitals. Suggestions to hospital leaders to continue to evaluate prevention and control programs for COVID-19 infection in accordance with developments and the situation at hand.
HUBUNGAN LAMANYA HEMODIALISIS DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT KOTA MEDAN harsudianto silaen
Indonesian Trust Health Journal Vol 1 No 1 (2018): Penelitian
Publisher : STIKes Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.539 KB) | DOI: 10.37104/ithj.v1i1.5

Abstract

Hemodialysis is a renal replacement therapy performed 2-3 times a week with a duration of 4-5 hours, which aims to remove the remnants of protein metabolism and correct fluid and electrolyte disturbances. This study aims to determine the relationship duration of hemodialysis with anxiety level of hemodialysis patients in Teguh Hospital Murni. This research type is quantitative with cross sectional design. The samples used in this study amounted to 45 people and the sampling technique with purposive sampling is sampling by kebutulan researchers come to research and sebahagian sample was taken from the population. Data collection using questionnaire and data analysis using Chi Square test. From result of research got relationship of duration of hemodialysis with level of anxiety, with degree of meaning (a) 0,05 that is X² hitung: 12,01> X² table: 9,49, p value: 0.00. It is desirable for nurses to provide education and more attention to hemodialysis patients undergoing hemodialysis less than 5 times in order for patients to feel comfortable and not anxious. Abstrak Hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal yang dilakukan 2-3 kali seminggu dengan lama waktu 4-5 jam, yang bertujuan untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme protein dan mengoreksi gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lamanya hemodialisis dengan tingkat kecemasan pasien hemodialisis di Rumah Sakit Murni Teguh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel yang dipakai dalam penelitian ini berjumlah 45 orang dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling yaitu pengambilan sampel secara kebutulan peneliti datang melakukan penelitian dan sebahagian sampel itu diambil dari jumlah populasi. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisa data menggunakan uji Chi Square. Dari hasil penelitian didapatkan hubungan lamanya hemodialisis dengan tingkat kecemasan, dengan derajat kemaknaan (a) 0,05 yaitu X²hitung : 12,01 > X²tabel : 9,49, p value : 0.00. Diharapkan kepada perawat untuk memberikan edukasi dan perhatian yang lebih kepada pasien hemodialisis yang sedang menjalani hemodialisis kurang dari 5 kali agar pasien merasa nyaman dan tidak cemas.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SERVIK Ryta Lumban Batu; Yovieta Novelarani Tarigan; Oktavia Oktavia; Nurul Aswar Fadilla Daulay; Tuti Handayani Lubis; Laurena Ginting; Harsudianto Silaen; Muhammad Taufik Daniel Hasibuan
Indonesian Trust Health Journal Vol 3 No 2 (2020): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : STIKes Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v3i2.64

Abstract

Cancer is the second leading cause of death globally and 70% of cancers occur in low- and middle-income countries. incidence rate of 17 per 100,000 women, new cases found 13.0% with a death rate of 10.3% per year of all cancer cases in women in the world. Cervical cancer is caused by Human Papillomavirus (HPV) infection. HPV is a viral infection that attacks the reproductive tract. It takes 15 to 20 years for cervical cancer to develop in women with normal immune systems. IVA is an alternative screening examination to the pap smear because it is cheap, practical, very easy to do and simple equipment and can be done by health workers other than gynecologists. The IVA test was carried out by preparing 5% acetic acid and made on a cotton swap then a cotton swap was applied to the cervix and interpreted after 1 minute under bright light. The test is said to be positive if a white area is visible on the cervix. confusion about the importance of examinations, fear of the reality of the results faced, fear of feeling sick at the examination that will be faced, feeling reluctant to be examined by a male doctor or midwife and lack of family support, especially husbands. This research was conducted with a descriptive analytic research type with a cross sectional approach. The sample in this study were women of childbearing age aged 20-65 years. = 0.032 where p value> 0.05. with good knowledge of WUS, the desire to do early detection is also there as well as the attitude, if the attitude of WUS is positive, then do an IVA test. Therefore, knowledge and positive attitudes are very important for women women so that it will increase awareness and interest in women in early detection of cervical cancer. Women of reproductive age should get a lot of information about early detection and the role of health workers and their families is very important to be able to provide information and support for women of childbearing age to carry out early detection of cervical cancer. Abstrak Kanker merupakan penyebab kematian tertinggi kedua secara global dan 70% kanker terjadi di negara-negara yang memiliki penghasilan rendah dan menegah. incidence rate 17 per 100.000 perempuan, kasus baru yang ditemukan 13,0% dengan jumlah kematian 10,3% per tahun dari seluruh kasus kanker pada perempuan di dunia. kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papilomavirus (HPV). HPV merupakan infeksi virus yang menyerang saluran reproduksi. Dibutuhkan 15 hingga 20 tahun untuk kanker serviks untuk berkembang pada wanita dengan sistem kekebalan normal. IVA merupakan pemeriksaan skrining alternatif dari pap smear karena murah, praktis, sangat mudah untuk dilakukan dan peralatan sederhana serta dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain dokter ginekologi. Pemeriksaan IVA tes dilakukan dengan menyiapkan Asam asetat 5% dan dibuat pada cotton swap kemudian cotton swap dioleskan pada serviks dan diinterpretasikan setelah 1 menit di bawah cahaya terang. Tes dikatakan positif jika area putih terlihat pada serviks. keraguang akan pentingnya pemeriksaan, takut terhadap kenyataan akan hasil yang dihadapi, ketakukatan merasa sakit pada pemeriksaan yang akan dihadapi, rasa segan diperiksa dokter pria atau pun bidan dan kurangnya dukungan keluarga terutama suami. Penelitian ini dilakukan dengan Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah wanita usia subur yang berusia 20-65 tahun Pengetahuan wanita usia subur ada hubungan dalam melakukan deteksi dini kanker serviks dengan IVA Tes dengan nilai p = 0.000 dimana nilai p > 0.05 dan adanya hubungan Sikap dengan deteksi dini kanker serviks dengan nilai p=0.032 dimana nilai p>0.05. dengan baikya pengetahuan WUS maka keinginan untuk melakukan deteksi dini juga ada begitu juga dengan sikap, jika sikap WUS positif maka melakukan pemeriksaan IVA tes. Oleh sebab itu pengetahuan dan sikap positif sangat penting dimiliki oleh WUS sehingga akan meningkatkan kesadaran dan minat wus dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Wanita Usia Subur harus mendapatkan banyak informasi tentang dekteksi dini dan peran petugas kesehatan dan juga keluarga sangat penting untuk dapat memberikan informasi dan dukungan bagi wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker servik.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENJALANI PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Muhammad Taufik Daniel Hasibuan; Hendry Kiswanto Mendrofa; Harsudianto Silaen; Yusrial Tarihoran
Indonesian Trust Health Journal Vol 3 No 2 (2020): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : STIKes Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v3i2.65

Abstract

Education is currently experiencing challenges as a result of the Covid-19 pandemic, so the government has issued a study from home policy using online methods to reduce the spread of the virus. During the pandemic there was a change in the learning environment and this required adaptation and had an impact on students. The learning environment has an influence on learning motivation and ultimately will affect academic achievement. This study aims to look at the relationship between learning motivation and academic achievement in students who undergo online learning during the Covid-19 pandemic. This type of research is quantitative using a cross sectional design and the sample used in this study amounted to 85 people, and simple random sampling was used as a sampling technique for the population. Collecting research data using a questionnaire distributed via google form to facilitate access during a pandemic, and data analysis used using the Spearman test. From the results of the correlation test, it was found that there was no significant relationship between learning motivation and academic achievement in students who underwent online learning during the Covid-19 pandemic, p = 0.288. Academic achievement cannot be influenced by motivation alone, but from several supporting factors behind it. Efforts should be made to improve the quality of learning during the Covid-19 pandemic. Abstrak Pendidikan saat ini tengah mengalami tantangan sebagai dampak pandemi Covid-19, sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah dengan menggunakan metode daring untuk menekan laju penyebaran virus. Pada masa pandemi terjadi perubahan lingkungan belajar dan hal ini membutuhkan adaptasi serta menimbulkan dampak bagi mahasiswa. Lingkungan belajar memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar dan akhirnya akan mempengaruhi terhadap prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan motivasi belajar terhadap prestasi akademik pada mahasiswa yang menjalani pembelajaran daring selama pandemi covid-19. Jenis penelitan ini kuantitatif dengan menggunakan cross sectional design dan sampel yang dipakai dalam penelitian ini berjumlah 85 orang, serta simple random sampling dipakai sebagai teknik pengambilan sampel pada populasi. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form untuk mempermudah akses selama pandemi, serta analisa data yang digunakan memakai uji Spearman. Dari hasil uji korelasi didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi akademik pada mahasiswa yang menjalani pembelajaran daring selama pandemi covid-19, p=0.288. Prestasi akademik tidak dapat dipengaruhi oleh motivasi saja, melainkan dari beberapa faktor pendukung yang melatar belakanginya. Perlu dilakukan upaya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran selama pandemi Covid-19.
PENGARUH PEMBERIAN KONSELING DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT KOTA MEDAN Harsudianto Silaen
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i1.284

Abstract

Hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal yang dilakukan 2-3 kali seminggu dengan lama waktu 4-5 jam, yang bertujuan untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme protein dan mengoreksi gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Konseling salah satu cara yang efektif dilakukan dalam pendidikan kesehatan untuk pengajaran kepada pasien untuk pembatasan asupan cairannya. Melalui konseling hubungan antara perawat dan pasien dapat lebih terbuka, dimana pasien dapat mengungkapkan seluruh keluhan dan keterbatasannya dan atau kemampuan serta kelemahannya, perawat juga dapat mengeksplorasi perasaan pasien serta memahami keberagaman dari masing-masing pasien yang berbeda, sehingga komunikasi antar perawat dan pasien dapat disesuaikan dengan keragaman kepripadian yang dimiliki oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lamanya hemodialisis dengan tingkat kecemasan pasien hemodialisis di Rumah Sakit Murni Teguh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel yang dipakai dalam penelitian ini berjumlah 45 orang dan teknik pengambilan sampel dengan purposivesampling yaitu pengambilan sampel secara kebutulan peneliti datang melakukan penelitian dan sebahagian sampel itu diambil dari jumlah populasi. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisa data menggunakan uji T-Test. Dari hasil penelitian didapatkan pengaruh pemberian konseling pada pasien hemodialisis dengan tingkat kecemasan, diperoleh bahwa nilai p value 0.00. Diharapkan kepada perawat untuk memberikan edukasi dan konseling kepada pasien hemodialisis yang sedang menjalani hemodialisis agar pasien merasa nyaman dan tidak cemas
PENGARUH PENENTUAN QUICK OF BLOOD (QB) TERHADAP KEBERHASILAN UREUM REDUCTION RATIO (URR) DENGAN LAMANYA HEMODIALISIS DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL Harsudianto Silaen; Yusrial Tarihoran
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.320

Abstract

Proses perpindahan cairan darah pasien menuju dialiser ditentukan oleh kecepatan aliran darah. Kecepatan aliran darah (Quick of Blood/Qb) adalah jumlah darah yang dapat dialirkan dalam satuan waktu menit (mL/menit). Semakin banyak darah yang dapat dialirkan menuju dialiser dalam permenitnya maka semakin banyak zat-zat toksik dan cairan yang berlebih dapat dikeluarkan dari tubuh.Pengaturan Qb yang tepat dan sesuai dengan kondisi pasien sangat penting diperhatikan agar tercapai efisiensi proses hemodialisis. Berdasarkan studi pendahuluan, banyak ditemukan pasien hemodialisis yang menjalani hemodialisis lebih dari 4-5 jam akibat kelebihan cairan dan urea ratio reduction (URR) berlebih di dalam darah.Tujuan penelitian ini, ingin menganalisis pengaruh penentuan Quick of Blood (Qb) terhadap keberhasilan Ureum Reduction Ratio (URR) dengan Lamanya Hemodialisis di Murni Teguh Memorial Hospital. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi-Experimental Study dengan desain penelitian pre test-post test. Tehnik pengambilan sampel adalah total sampling sebanyak 160 pasien hemodialisa. Sebelum (pre-test) dan sebuah (post-test), pemberian intervensi, sebelum melakukan uji statistik, peneliti melakukan uji normalitas dengan metode analisis secara komputerisasi menggunakan kolmorogov-smirnovtest dengan nilai kemaknaan (p>0,05) sehingga peneliti menggunakan uji statistik adalah one sample t-test. Hasil penelitian ini akan menjadi standar rumah sakit dalam penentuan quick of blood (Qb) sehingga lamanya hemodialisis tidak melebihi dari waktu yang ditentukan dan biaya operasional selama hemodialisis lebih efektif.
GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (PENGOBATAN GRATIS, CEK KGD DAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH) Harsudianto Silaen; Yusrial Tarihoran; Lenny Lusia Simatupang
JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.294 KB) | DOI: 10.51771/jukeshum.v1i2.82

Abstract

Jumlah penderita diabetes di Indonesia setiap tahun meningkat seiring makin bertambahnya penderita hipertensi dan penyakit jantung. Hasil survei oleh World Health Organization (WHO), negara India, Cina, Amerika Serikat dan Indonesia berada di urutan ke-4 dengan banyaknya pasien Diabetes Melitus (DM). Kegiatan hidup sehat dengan program pengobatan gratis, cek kadar gula darah dan pemeriksaan tekanan darah di Dusun II Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 04 Agustus 2019. Kegiatan di hadiri sebanyak 50 orang terdiri dari perempuan dan laki-laki usia 40-60 Tahun. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah suatu cara mengambil sampel dengan tahap awal penentuan kriteria tertentu. Hasil pengabdian masyarakat yang telah kami laksanakan, berdasarkan jenis kelamin dari 50 responden laki-laki sebanyak 23 orang (46%) dan perempuan sebanyak 27 orang (54%). Berdasarkan tipe penyakit dengan kategori hipertensi sebanyak 41 orang (82%) dan KDG meningkat setelah 2 jam makan sebanyak 9 orang (18%). Kesimpulan Pengobatan gratis, Cek KGD dan Pemeriksaan Tekanan Darah merupakan kegiatan yang positif untuk membantu masyarakat deteksi dini terhadap status kesehatannya.
The Role of Caregiver in Patients of Nasopharyngeal Cancer (NFC) During Treatment Harsudianto Silaen; Melva Epy Mardiana Manurung
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 1 No 6 (2022): KESANS : International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v1i6.64

Abstract

Nasopharyngeal cancer patients with stage I – IV will cause painful symptoms such as signs of swelling due to the growth of abnormal tissue in the nasopharynx. Symptoms of nasopharyngeal cancer can interfere with daily activities, the fulfillment of daily needs, and the need for rest. The dependence of nasopharyngeal cancer patients with stage I – IV is very minimal to carry out daily activities both physically, psychologically, socially, and in control of disease or symptoms related to treatment and care. This study aims to explore in-depth the meaning of the experience of a partner with nasopharyngeal cancer as a caregiver at home. This research is a descriptive phenomenological study. Data was collected by depth interviews and field notes. The participants in this study were 10 people who were selected by the purposive sampling technique. The data obtained were analyzed using the Colaizzi approach. The results of the research analysis found 3 themes, namely helping patients in meeting basic needs, impact on caregivers, and wisdom for caregivers. In general, caregivers feel neglected, lack information on how to care for their partner with nasopharyngeal cancer and the use of health care facilities. Based on the results of the study, it is suggested that couples should be more informed about the disease of partners who have nasopharyngeal cancer in the form of health education.
Pelaksanaan Rapid Test Antigen Covid-19 Kepada Generasi Muda Kota Medan dan Deli Serdang Lenny Lusia Simatupang; Harsudianto Silaen; Seriga Banjarnahor; Regina Marintan Sinaga
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4, No 02 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.996 KB) | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v4i02.1447

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan seiring dengan penambahan jumlah kasus COVID-19 berlangsung cukup cepat dan sudah terjadi penyebaran antar negara. Berdasarkan bukti ilmiah, COVID-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui percikan batuk/bersin (droplet). Orang yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang yang kontak erat dengan pasien COVID-19 termasuk yang merawat pasien COVID-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan beberapa tahap yaitu 1) Pendaftaran, 2) Skrinning kesehatan, 3) Penjelasan (informed consent) rapit test dengan antigen, 4) Evaluasi hasil serta tahap akhir, 5) Pemberitahuan hasil Test Antigen Covid-19. Peserta Rapid Test Antigen Covid-19 sebanyak 100 orang. Hasil pengabdian masyarakat terhadap pelaksanaan Rapid Test Antigen Covid-19 kepada 100 orang bahwa 99 orang memperoleh hasil Non Reaktif (-) dan 1 orang hasil Reaktif (+) Covid-19. Saran bahwa setiap kegiatan Generasi Muda Kota Medan dan Deli Serdang diharapkan selama pandemi Covid-19 melakukan testing Rapid Test untuk mendeteksi awal sehingga dalam pelaksanaan kegiatan tidak menyebabkan penularan.
Efektivitas Perendaman Tangan Kaki dengan Air dan Pengolesan Campuran VCO dan Olive Oil dalam Mengatasi Efek Samping Kemoterapi (Palmar-Plantar Erythorodysesthesia) pada Pasien Kanker Kolon di Murni Teguh Memorial Hospital Seriga Banjarnahor; Harsudianto Silaen
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.735 KB) | DOI: 10.34008/jurhesti.v4i2.141

Abstract

Patients with colon cancer undergoing chemotherapy at the Pure Teguh Memorial Hospital both inpatient and outpatient experience many Palmar-Plantar Erythrodysesthesia. Palmar-Plantar Erythrodysesthesia incident that occurs in colon cancer patients due to side effects of chemotherapy. The high incidence of Plamr-Plantar Erythrodysesthesia in colon cancer patients is related to the lack of immersion of the feet with water and the application of a misture of VCO and olive oil. This type of research is a quasy experimental study of post test only non eguivalent control group design that aims to determine the effectiveness of soaking the foot with water and applying a mixture of VCO and Olive Oil in overcoming the side effects of chemotherapy (Palmar-Plantar Erythrodysesthesia) in colon cancer patients in Pure Teguh Memorial Hospital.The population in this study were all colon cancer patients who were undergoing chemotherapy in the Murni Teguh Memorial hospital chemotherapy center as many as 90 patients and a sample of 90 patients consisting of 45 people in the intervention group and 45 in the control group). Data were analyzed with chi square test. The results of the study are the effectiveness of foot immersion soaking with water and the application of a mixture of VCO and olive oil  to overcome the side effects of chemotherapy (Palmar-Plantar Erythrodysesthesia) in colon cancer patients at Murni Teguh Memorial Hospital.As a suggestion in this study, it is expected that immersion of foot hands with water and the application of a mixture of VCO and olive oil  to reduce Palmar-Plantar Erythrodysesthesia in colon cancer patients at Murni Teguh Memorial Hospital and for patients should immerse foot hands with water and basting mixture of VCO olive oil data to reduce the incidence of Palmar-Plantar Erythrodysesthesia.