Sri Dinanta Br Ginting
Politeknik Negeri Lhokseumawe

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERCAKAPAN DALAM DEBAT CALON WAKIL PRESIDEN TAHUN 2024: KAJIAN PRAGMATIK Esra Perangin-angin; Desvina Br Tampubolon; Novia Desi Situmorang; Sri Dinanta Br Ginting
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v9i1.25678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Mahfud MD dan Gibran Rakabuming dalam debat calon wakil presiden 2024 ditinjau dari kajian pragmatik. Fokus kajian meliputi pelanggaran maksim dalam prinsip kerja sama Grice dan strategi kesantunan yang diterapkan kedua tokoh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana. Data diperoleh dari transkrip debat di YouTube, kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi percakapan relevan yang mengandung pelanggaran maksim dan strategi kesantunan. Data dikumpulkan dengan teknik simak catat melalui transkripsi video YouTube berjudul “Momen Mahfud MD Tolak Jawab Pertanyaan Gibran, Receh dan Tak ada Gunanya.” Transkripsi ini tidak hanya mencatat teks ujaran tetapi juga ekspresi wajah, gerakan tangan, dan elemen visual lain yang memengaruhi makna komunikasi. Data pada penelitian ini berfokus pada tuturan yang disampaikan oleh penutur pada Debat Calon Wakil Presiden 2024. Tuturan yang merupakan transkip data pada penelitian ini diperoleh dari tayangan Debat Calon Wakil Presiden 2024 di YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran maksim relevansi dan kuantitas sering ditemukan dalam debat, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Mahfud MD kerap menggunakan pelanggaran tersebut untuk menyampaikan sindiran secara tidak langsung melalui strategi off-record. Sebaliknya, Gibran lebih sering memanfaatkan strategi kesantunan positif dengan gaya komunikatif yang ramah dan konkret. Pola ini tidak hanya memengaruhi jalannya debat, tetapi juga memberikan gambaran tentang citra politik masing-masing pembicara di mata audiens. Kesimpulannya, teori Grice dan Brown-Levinson sangat relevan untuk menganalisis dinamika komunikasi dalam debat politik. Kata Kunci: strategi komunikasi; pelanggaran maksim; debat politik
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK KELAS VII-1 SMP PANCA BUDI MEDAN Dea Anggun Kinanti br Tarigan; Esra Perangin-angin; Sri Dinanta Br Ginting
Jurnal PENEROKA Vol. 5 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/peneroka.v5i2.3848

Abstract

This study aims to determine the effect of audio-visual learning media on the listening skills of class VII-1 students of Panca Budi Middle School, Medan. The study focuses on Indonesian language learning, especially listening skills with the help of audio-visual media. The method used is an experiment with a pretest-posttest control group design. Data were obtained through listening skills tests before and after treatment, as well as observations during learning. The results of the descriptive analysis obtained an average pre-test score of 11.68 with a standard deviation of 2.450 and a standard error mean of 0.463, while the average post-test score was 16.04 with a standard deviation of 2.442 and a standard error mean of 0.461. The number of samples analyzed was 28 respondents. Thus, the results of the study show that the experimental group using audio-visual media obtained a significant increase in listening skills compared to the control group using conventional methods. Therefore, from the results of the descriptive analysis above, it can be concluded that the use of audio-visual media has a significant effect. Students also become more active and motivated during the learning process. Thus, audio-visual media is proven to be effective in improving the listening skills of junior high school students. In addition to these main findings, the study also uncovered several interesting facts. The increase in students' average listening skill score from 11.68 to 16.04 represents a jump of more than 37% after using audiovisual media. The stability of the standard deviation between the pre-test and post-test indicates that this improvement occurred evenly across all experimental groups. Furthermore, students became more active and motivated during the learning process, proving that audiovisual media is highly relevant and effective for a technology-savvy generation.