Della Erliany
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM YANG DAPAT DIBERIKAN KEPADA PIHAK KETIGA ATAU PIHAK PEMBELI ATAS JUAL BELI HARTA GONO-GINI YANG HUBUNGANNYA DENGAN KEWENANGAN SALAH SATU PIHAK DALAM MEMBERIKAN PERSETUJUAN Della Erliany
Journal of Law ( Jurnal Ilmu Hukum ) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Untuk melakukan perbuatan hukum atas harta gono-gini, baik suami atau isteri mempunyai hak yang sama dan seimbang,  asalkan  dengan  persetujuan kedua belah pihak baik yang menyangkut penggunaan, pengurusan dan perolehannya. Sebagaimana disebutkan dalam pasal 36 ayat (1) Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974, dikatakan bahwa mengenai harta bersama (gono- gini) suami atau isteri dapat bertindak atas persetujuan kedua belah pihak.  Dalam perlindungan hukum terhadap transaksi jual beli harta gono-gini kepada pihak ketiga atau pembeli, unsur persetujuan mengenai penjualan harta gono-  gini harus ada. Sedangkan unsur itikad baik dari pihak pembeli, baru dipertimbangkan berikutnya. Hal ini menimbulkan karena kenyataan ini justru mengaburkan fungsi hukum sebagai pengayom atau pelindung kepentingan manusia, yang sebenarnya mereka yang beritikad baik sejauh  mungkin  mendapat perlindungan hukum. Undang-undang sebagai aturan hukum yang berlaku umum, pada dasarnya telah membagi hak dan  kewajiban  secara seimbang kepada setiap orang. Dengan kata lain setiap orang mempunyai kedudukan yang sama di muka undang-undang.