Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI Anisakis Sp. PADA BEBERAPA IKAN LAUT DI BEBERAPA TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) CILACAP Prasetyarti Utami
Jurnal Matematika Sains dan Teknologi Vol. 15 No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.094 KB)

Abstract

Konsumsi ikan laut makin meningkat di masyarakat, tetapi beberapa jenis penyakit zoonosis yang berasal dari ikan laut telah ditemukan, salah satunya anisakiasis. Anisakiasis adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi larva stadium III cacing nematode anisakis, dan dapat menginfeksi manusia (zoonosis). Transmisi larva stadium III Anisakis sp. ke manusia terjadi ketika manusia mengkonsumsi ikan laut mentah. Anisakis sp. menyebabkan penyakit granuloma eosinofilik dalam usus manusia. Penemuan larva Anisakis sp. dalam beberapa ikan laut dapat digunakan sebagai indikator kualitas daging ikan berdasarkan nilai intensitas parasit. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi Anisakis sp.pada beberapa ikan laut di 3 tempat pelelangan ikan (TPI) Cilacap. Metode penelitian adalah survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Area sampling di 3 TPI yaitu: Pelabuhan Samudra, Teluk Penyu, dan Lengkong. Ikan sampel berupa kembung, selar, dan ikan tengiri swanggi. Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Parasitologi dan Entomologi, Fakultas Biologi Unsoed, yang meneliti organ internal, tubuh, dan daging ikan. Identifikasi Anisakis sp. dilakukan berdasarkan Moller dan Anders, 1986. Larva Anisakis sp. ditemukan dan diidentifikasi adalah larva stadium III Anisakis sp. Jumlah Anisakis sp. tertinggi ditemukan pada ikan selar. Nilai Prevalensi larva Anisakis sp. yang ditemukan di selar, kembung, dan ikan tengiri swanggi dapat menunjukkan bahwa ikan-ikan tersebut memiliki kualitas daging yang relatif buruk.
Polimorfisme Genetik dari Daerah 3'-Non Koding Region (3'-UTR) dari Gen HSP 70 pada Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Maman Rumanta; Leonard Raden Hutasoit; Rony Marsyal Kunda; Prasetyarti Utami
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 9 (2025): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i9.11685

Abstract

The Heat Shock Protein 70 (HSP70) gene, specifically the 3-Untranslated Region (3-UTR), is critical for regulating mRNA stability and translation under heat stress. This study aimed to identify genetic polymorphisms in the 3-UTR of the HSP70 gene in Moa buffalo (Bubalus bubalis) and evaluate its potential role in heat adaptation. A total of 65 hair follicle samples (55 Moa buffalo and 10 Banten buffalo) were collected, followed by amplification by PCR and sequencing of the PCR product of the 3'-UTR regions. Alignment results from the 3'-UTR region showed the presence of 2 major polymorphic SNPs, i.e g.1904C>A, and g.1910A>G. SNP (g.1904C>A) was found to be a cytosine (C) to adenine (A) substitution mutation type, and SNP g.1910A>G an adenine (A) to guanine (G) substitution. The discovery of 2 SNPs in the 3-UTR of the HSP70 gene in Moa buffalo is very important for the development of genetic markers, helping to understand the mechanism of heat adaptation, to the conservation and improvement of livestock performance, especially Moa buffalo living in tropical environments.