Efri Yunita
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pustakawan dalam Menjaga Kebudayaan Mangaji di Nagari Limau Manis Selatan, Kota Padang Efri Yunita
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v5i12021p21-27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengambarkan tahap pelaksanaan acara adat acara manyaratuih hari (2) mengidentifikasi susunan makanan dalam jamba gadang (3) mengivetaris peralatan yang dibutuhkan untuk membawa dan menghidangkan jamba gadang, (4) mengukapkan nilai agama dan sosial yang pada pembuatan jamba gadang. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif dengan Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik perekamanTahap-tahap acara manyaratuih hari memiliki dua tahapan persiapan sebelum acara manyaratuih hari dan tahap,  Persiapan sebelum acara adat manyaratuih hari yaitu a) mengundang sanak kerabat, b) mengolah makanan, c) menyajikana jamba gadang, 2 menyajikan makanan yang telah diolah dan menyajikan jamba gadang yang dibuat bako dan sumandan. Jamba gadang  adalah susunan masakan adat .minangkabau yang disusun diatas talam besar terdiri 21 piring masakan  yang disusun rapi menjadi 7 tingkat dalam tradisi ini terdapat nilai agama dan sosial yang dapat kita teladani. Pustakawan memiliki peran dalam melestarikan Kebudayaan dan Informasi terutama kebudayaan yang berada didaerah sekitar tempat tinggalnya, upaya pelestarian ini dapat dilakukan dengan pengumpulan informasi dan mendokumentasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan kebudayaan Mangaji dan menyediakan dalam bentuk yang berbeda, seperti pembutan video, paket informasi tercetak dan penyampain melalui website dan conten youtube pustakawan.Kata Kunci: manyaratuih hari, peran pustakawan, tradisi mangaji
TINGKAT KEPUASAN PEMUSTAKA TERHADAP KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG Efri Yunita; Desriyenni Desriyenni
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v5i12021p39-47

Abstract

Peningkatan layanan perpustakaan yang berdampak positif terhadap tingkat kepuasan pemustaka, pemustaka, dan ingin berkunjung kembali keperpustakaan. Karena itu, layanan perpustakaan yang baik diperlukan untuk menciptakan komunikasi verbal dan non verbal yang ramah dalam proses komunikasi dengan pemustaka. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan. Pertama, komunikasi verbal pustakawan dalam melayani pemustaka secara total positif. Hasil tersebut diketahui dari skort yang didapat dengan cara yang 3,73 dalam kategori baik. Kedua , ,komunikasi non verbal pustakawan dalam melayani pemustaka secara total positif. Hasil tersebut diketahui dari skort yang didapat dengan cara yaitu 3.80 dalam kategori baik. Ketiga , tingkat kepuasan pemustaka terhadap komunikasi verbal dan non verbal secara total adalah positif. Hasil tersebut diketahui dari skor rata-rata yang didapat dengan cara 3,72 dalam kategori baik. Artinya menurut pemustaka tingkat kepuasan pemustaka terhadap komunikasi verbal dan komunikasi komunikasi non verbal yang sudah sesuai harapan pemustaka dan bernilai baik dan pemustaka merasa “puas” terhadap layanan yang diterima. Namun, masih terdapat indikator yang belum sesuai dengan harapan pemustaka. Kata Kunci : kepuasan pemustaka, komunikasi verbal, komunikasi non verbal