Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERKEMBANGAN MAGGOT BLACK SOLDIER FLY DALAM BIOPOND BERBAHAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN LIMBAH DAPUR Josua Dani Silalahi; Aryati, Ismi; Sakiah Sakiah; Eka Bobby Febrianto
Agro Estate Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v6i1.97

Abstract

Tandan kosong umumnya dimanfaatkan sebagai pembenah tanah, disisi lain potensi tandan kosong kelapa sawit dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Limbah dapur berupa nasi, buah dan sayur banyak ditemukan di tempat pembuangan sampah yang berasal dari pemukiman maupun pasar. Limbah tersebut diklaim sebagai salah satu sumber gas rumah kaca. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi tandan kosong kelapa sawit dan limbah dapur sebagai pakan maggot pada tiap fase perkembangbiakannya. Penelitian dilakukan di Basmallah BSF Farm Kabupaten Deli Serdang, menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, dengan dua faktor perlakuan yaitu tandan kosong kelapa sawit yang disusun tiga taraf (tandan kosong utuh, tandan kosong dipotong menjadi empat bagian, tandan kosong yang telah dicacah) dan faktor limbah dapur dengan dua taraf (tanpa limbah dapur, menggunakan limbah dapur), masing-masing 3 ulangan. Hasil pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan hasil yang berbeda nyata diuji dengan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan baby maggot tidak dapat hidup pada pakan kering seperti pada tandan kosong tanpa bahan tambahan yang lembab. Tandan kosong utuh yang dicampur dengan limbah dapur sangat berpotensi dijadikan sebagai pakan baby maggot. Massa maggot, pra pupa, pupa dan lalat dewasa yang dihasilkan lebih besar pada pakan campuran tandan kosong utuh dan limbah dapur dibanding perlakuan lainnya. Semakin besar massa maggot, semakin besar kemampuan maggot mengkonversi pakan menjadi bahan organik
Pemanfaatan Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar Bahasa bagi Anak Usia Dini melalui Media Alam Sakiah Sakiah; Syamsiah Depalina
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/paud.v2i3.532

Abstract

Early childhood children have a very high curiosity about the world around them. The most effective learning process for them is through direct experience and interaction with the environment. Unfortunately, language learning activities in kindergartens (TK) are often limited to indoor activities, such as reading books or playing word cards. In fact, nature and the environment around the school offer unlimited resources to stimulate children's language development holistically. This research provides an innovative approach to language learning, namely by utilizing natural media in the school environment5. The main goal is to test the effectiveness of nature exploration activities in enriching vocabulary, improving descriptive skills, and encouraging verbal expression in early childhood.
PERKEMBANGAN MAGGOT BLACK SOLDIER FLY DALAM BIOPOND BERBAHAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN LIMBAH DAPUR Josua Dani Silalahi; Aryati, Ismi; Sakiah Sakiah; Eka Bobby Febrianto
Agro Estate Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v6i1.97

Abstract

Tandan kosong umumnya dimanfaatkan sebagai pembenah tanah, disisi lain potensi tandan kosong kelapa sawit dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Limbah dapur berupa nasi, buah dan sayur banyak ditemukan di tempat pembuangan sampah yang berasal dari pemukiman maupun pasar. Limbah tersebut diklaim sebagai salah satu sumber gas rumah kaca. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi tandan kosong kelapa sawit dan limbah dapur sebagai pakan maggot pada tiap fase perkembangbiakannya. Penelitian dilakukan di Basmallah BSF Farm Kabupaten Deli Serdang, menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, dengan dua faktor perlakuan yaitu tandan kosong kelapa sawit yang disusun tiga taraf (tandan kosong utuh, tandan kosong dipotong menjadi empat bagian, tandan kosong yang telah dicacah) dan faktor limbah dapur dengan dua taraf (tanpa limbah dapur, menggunakan limbah dapur), masing-masing 3 ulangan. Hasil pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan hasil yang berbeda nyata diuji dengan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan baby maggot tidak dapat hidup pada pakan kering seperti pada tandan kosong tanpa bahan tambahan yang lembab. Tandan kosong utuh yang dicampur dengan limbah dapur sangat berpotensi dijadikan sebagai pakan baby maggot. Massa maggot, pra pupa, pupa dan lalat dewasa yang dihasilkan lebih besar pada pakan campuran tandan kosong utuh dan limbah dapur dibanding perlakuan lainnya. Semakin besar massa maggot, semakin besar kemampuan maggot mengkonversi pakan menjadi bahan organik