Muhammad Yusuf
Bagian Keilmuan KDDK Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Idea Nursing Journal

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN INDEKS PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNSYIAH BANDA ACEH Muhammad Yusuf
Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v4i3.1509

Abstract

Motivasi merupakan sebuah konsep eksplanatoris yang dimanfaatkan untuk memahami perilaku-perilaku yang diamati. Perawat harus memiliki tiga kemampuan yaitu: pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Prestasi akademik merupakan perubahan dalam hal kecakapan tingkah laku ataupun kemampuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan indeks prestasi akademik pada mahasiswa PSIK-FK Unsyiah Banda Aceh Tahun 2013. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 26 item pernyataan dalam skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji statistik chi-square, hasil penelitian adalah ada hubungan antara hasrat dan keinginan belajar/berhasil (P-value 0,001), dorongan kebutuhan belajar (P-value 0,000), harapan akan cita-cita (P-value 0,000), penghargaan (P-value 0,024), lingkungan belajar yang kondusif (P-value 0,001), kegiatan yang menarik (P-value 0,025) dengan indeks prestasi akademik pada mahasiswa. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi belajar (P-value 0,000) dengan indeks prestasi akademik pada mahasiswa PSIK-FK Unsyiah Banda Aceh Tahun 2013. Institusi pendidikan disarankan untuk lebih meningkatkan sarana dan prasarana serta kemampuan mahasiswa sehingga menjadi perawat profesional.
HUBUNGAN ANTARA FUNGSI REKREATIF KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DENGAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING Muhammad Yusuf
Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.28 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i1.8702

Abstract

ABSTRAKEkstrakurikuler merupakan kegiatan di luar jam belajar kurikulum.  Salah satu  fungsi kegiatan ekstrakuriuler bagi mahasiswa adalah  sebagai rekreatif. Melalui kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa dapat mengasah kemampuan public speaking. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi rekreatif dengan kemampuan public speaking pada mahasiswa Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis peneletian adalah deskriptif korelatif  melalui pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode purposive sampling terhadap 176 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Metode analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian ada hubungan fungsi rekreatif dengan kemampuan public speaking  pada mahasiswa kurikulum berbasis kompetensi  Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (p-value = 0,006). Diharapkan kepada mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi dengan orang lain.Kata kunci : kurikulum berbasis kompetensi (KBK), mahasiswa, ekstrakurikuler, public speaking   ABSTRACTExtracurricular activities are all activities outside curriculum.  Specifically, functions of extracurricular activities is for recreation. Students are also required to be able to communicate in public speaking. The aim of this research was to find out the correlation between recreational function and public speaking ability of Competency-Based Curriculum students at Nursing Faculty of Syiah Kuala University. Type of research used was descriptive correlative with cross sectional approach. Technique of selecting sample used was Non Probability Sampling with purposive sampling method towards 176 respondents. The instrument used was questionnaire. Method of data analysis used was the chi-square statistics test. The results showed that there was correlation between between recreational function and public speaking skill (p-value = 0,006). It is expected that students can improve ability to communicate with others. Keywords : Competency-based curriculum, students, extracurricular activities, public speaking