Muhammad Yusuf
Bagian Keilmuan KDDK Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Patient Safety Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume V No.1 Januari-Juni 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.337 KB)

Abstract

ABSTRAKKeselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan keperawatan terhadap pasien menjadi lebih aman. Perawat merupakan salah satu sumber daya manusia yang sangat dibutuhkan untuk mencapai kinerja yang optimal. Berdasarkan hal tersebut, penerapan pasien safety oleh perawat sangat penting dalam upaya mengurangi insiden kecelakaan kerja pada pasien.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan patient safety di Ruang Rawat Inap Kelas  III  Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan desain  deskripsi eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden. Teknik pengumpulan data adalah kuisioner dalam bentuk skala Likert . Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa penerapan patient safety oleh perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah dr. zainoel Abidin Banda Aceh yang baik dengan frekuensi sebanyak 31 orang perawat (50,8%).  Direkomendasikan untuk pengambil kebijakan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin dapat meningkatkan upaya penerapan pasient safety di RSUZA dengan memfasilitasi pelatihan pada perawat tentang patient safety.Kata Kunci :   patient safety,  implementasi ABSTRACTPatient safety is a system that makes the nursing care of the patients to be more secure. A nurse is one of the Human Resources  who is required indeed to achieve an optimum performance.  The pasient safety of the nurses is very important in reducing the incidence malpractice. The research purpose was to determine the  implementation of patient safety in ward room  Regional Public Hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. The type of the research was descriptive eksplorative. The population in the research was the nurses, workers, in ward room  Regional Public Hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. The sampling technique was simple random sampling with the total sample of 61 respondents. The technique of data collection was the questionnaire in the form of Likert scale . The method of data analysis used descriptive with frequency distribute  . The result of the research in general showed implementation of patient safety in ward room  Regional Public Hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh with good category is about 50,8% with 31 respondent. It was recommended for policymakers in General Public Hospital dr. Zainoel Abidin to improve the implementation of pasient safety with to facilitate the training related to the patient safety.Keywords :   Patient Safety, Implementation
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN INDEKS PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNSYIAH BANDA ACEH Muhammad Yusuf
Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v4i3.1509

Abstract

Motivasi merupakan sebuah konsep eksplanatoris yang dimanfaatkan untuk memahami perilaku-perilaku yang diamati. Perawat harus memiliki tiga kemampuan yaitu: pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Prestasi akademik merupakan perubahan dalam hal kecakapan tingkah laku ataupun kemampuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan indeks prestasi akademik pada mahasiswa PSIK-FK Unsyiah Banda Aceh Tahun 2013. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 26 item pernyataan dalam skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji statistik chi-square, hasil penelitian adalah ada hubungan antara hasrat dan keinginan belajar/berhasil (P-value 0,001), dorongan kebutuhan belajar (P-value 0,000), harapan akan cita-cita (P-value 0,000), penghargaan (P-value 0,024), lingkungan belajar yang kondusif (P-value 0,001), kegiatan yang menarik (P-value 0,025) dengan indeks prestasi akademik pada mahasiswa. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi belajar (P-value 0,000) dengan indeks prestasi akademik pada mahasiswa PSIK-FK Unsyiah Banda Aceh Tahun 2013. Institusi pendidikan disarankan untuk lebih meningkatkan sarana dan prasarana serta kemampuan mahasiswa sehingga menjadi perawat profesional.
HUBUNGAN ANTARA FUNGSI REKREATIF KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DENGAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING Muhammad Yusuf
Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.28 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i1.8702

Abstract

ABSTRAKEkstrakurikuler merupakan kegiatan di luar jam belajar kurikulum.  Salah satu  fungsi kegiatan ekstrakuriuler bagi mahasiswa adalah  sebagai rekreatif. Melalui kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa dapat mengasah kemampuan public speaking. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi rekreatif dengan kemampuan public speaking pada mahasiswa Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis peneletian adalah deskriptif korelatif  melalui pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode purposive sampling terhadap 176 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Metode analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian ada hubungan fungsi rekreatif dengan kemampuan public speaking  pada mahasiswa kurikulum berbasis kompetensi  Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (p-value = 0,006). Diharapkan kepada mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi dengan orang lain.Kata kunci : kurikulum berbasis kompetensi (KBK), mahasiswa, ekstrakurikuler, public speaking   ABSTRACTExtracurricular activities are all activities outside curriculum.  Specifically, functions of extracurricular activities is for recreation. Students are also required to be able to communicate in public speaking. The aim of this research was to find out the correlation between recreational function and public speaking ability of Competency-Based Curriculum students at Nursing Faculty of Syiah Kuala University. Type of research used was descriptive correlative with cross sectional approach. Technique of selecting sample used was Non Probability Sampling with purposive sampling method towards 176 respondents. The instrument used was questionnaire. Method of data analysis used was the chi-square statistics test. The results showed that there was correlation between between recreational function and public speaking skill (p-value = 0,006). It is expected that students can improve ability to communicate with others. Keywords : Competency-based curriculum, students, extracurricular activities, public speaking  
KESADARAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) Sayed Muchlis Ayed; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan perawat dalam penggunaan alat pelindung diri sangat berpengaruh pada penularan penyakit. Perawat yang seharusnya menggunakan APD secara lengkap ternyata tidak menggunakan secara lengkap walaupun telah disediakan oleh pihak rumah sakit. Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) antara lain faktor pengetahuan, sikap, kepatuhan dan motivasi perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesadaran perawat dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) di Rumah Sakit Umum Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain crossectional study. Populasi adalah 58 perawat. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan teknik pengumpulan data angket. Analisa data dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan (p value=0,671), kepatuhan (pvalue=0,543) dan terdapat hubungan antara sikap (p value=0,021) dan motivasi (p value=0,045) dengan kesadaran perawat dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) Di Rumah Sakit Umum Meuraxa Kota Banda Aceh. Disarankan perlunya peningkatan pengawasan terhadap perawat dalam penggunaan APD saat melakukan tindakan keperawatan
PELAKSANAAN TEKNIK SUPERVISI PADA PELAYANAN KESEHATAN Muhammad Amiruddin; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan teknik supervisi di Puskesmas menjadi penting bagi supervisor kepada stafnya, karena supervisi merupakan kegiatan proses pemberian sumber-sumber yang di butuhkan staf untuk menyelesaikan pekerjaan, sehingga dengan adanya supervisi yang baik akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja staf dalam melaksanakan tugasnya, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan teknik supervisi pada pelayanan kesehatan di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh 2017. Metode penelitian ini deskriptif eksploratif,  Subjek penelitian 47 responden dengan total sampel, Kuesioner yang digunakan dalam bentuk skala likert berjumlah 10 pernyataan untuk mengukur pelaksanaan teknik supervisi, 5 pernyataan untuk teknik supervisi langsung dan 5 pernyataan untuk supervisi tidak langsung, analisa data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan teknik supervisi pada kategori baik (72,3%), pelaksanaan teknik supervisi langsung pada kategori baik (74,5%), dan pelaksanaan teknik supervisi tidak langsung pada kategori baik (70,2%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan teknik supervisi pada pelayanan kesehatan di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh pada kategori baik. Diharapkan kepada supervisor selalu melaksanakan supervisi baik langsung maupun tidak langsung kepada stafnya dan kepada seluruh staf untuk selalu meningkatkan pelaksanaan tugasnya sesuai dengan kesepakatan yang sudah disepakati, sehingga hasil yang didapatkan lebih memuaskan dan penerima layanan kesehatan mendapatkan kepuasan. Kata kunci: supervisi, teknik supervisi langsung, teknik supervisi tidak langsung.
MANAJEMEN WAKTU PERAWAT PELAKSANA DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN Junita Sofia; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen waktu perawat adalah proses perencanaan dilakukan dengan pengontrolan atas jumlah waktu kegiatan prioritasnya yang dihabiskan terutama meningkatkan efektivitas, efesien dan produktivitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen waktu perawat pelaksana dalam pemberian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak.Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan Cross-Sectional Study.Teknik pengambilan sampel dengan metode purpose sampling dengan menggunakan kuesioner yang dikembangkan sendiri oleh peneliti terdiri 40 item.Hasil penelitian ini menunjukkan manajemen waktu perawat pelaksana pada kategori kurang baik dari 35 responden (56.5%).Manajemen waktu dalam membuat perencanaan dan menentukan prioritas berada pada kategori baik dari 37 responden (59.7%).Manajemen waktu dalam menyelesaikan tugas dengan prioritas tertinggi berada pada kategori baik dari 36 responden (58.1%).Selanjutnya manajemen waktu dalam menyelesaikan kembali berdasarkan pada tugas tersisadengan kategori kurang baik dari 33 responden (53.2%).Diharapkan perawat pelaksanadapat meningkatkan manajemen waktu dari tugas yang perlu dikerjakan dengan mengenali waktu utama diri sendiri sehingga memotivasi diri dan meminimalkan gangguan diwaktu kerja.
PERAN PERAWAT CLINICAL INSTRUKTUR DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN KLINIK MAHASISWA PRAKTEK mellysa nasanura; muhammad yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan klinik adalah suatu metode pengajaran dan pembelajaran mahasiswa dengan menggunakan perawat sebagai model perannya. Proses bimbingan klinik melibatkan CI dan mahasiswa, untuk mencapai tujuan bimbingan klinik di perlukan manajemen bimbingan klinik terkhususnya peran CI yang baik.  Seorang CI mempunyai peran menjembatani antara teori yang didapatkan mahasiswa difakultas dengan kenyataan yang adadirumah sakit. Tujuan penelitian  untuk mengetahui bagaimana Peran Perawat CI dalam pelaksanaan program bimbingan klinik mahasiswa praktek di Ruang Rawat Inap Mina, Raudhah dan Aqsa Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat CI di Ruang Rawat Inap Mina, Raudhah dan Aqsa Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin sebanyak 66 perawat CI. Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara purposive sampling yang berjumlah 66 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan Peran Perawat CI dalam pelaksanaan program bimbingan klinik mahasiswa praktek berada pada kategori baik sebanyak 74,2% yang di bagi menjadi peran sebagai educator baik 72,7 %, peran sebagai care giver baik 69,7 %, peran sebagai role model baik 66,7%. Diharapkan CI lebih memperhatikan dan mendampingi mahasiswanya pada saat melakukan asuhan keperawatan, dan pentingnya kerjasama sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal dan mutu pelayanan semakin baik
PERSEPSI PERAWAT PELAKSANA TENTANG SUPERVISI LANGSUNG KEPALA RUANG DALAM PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN KEPERAWATAN ainal mardhiah; muhammad yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi kepala ruang merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pendokumentasian keperawatan, Oleh karena itu kepala ruang dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan supervisi yang menjadi tanggung jawabnya sebagai supervisor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi perawat pelaksana tentang supervisi langsung kepala ruang dalam pelaksanaan pendokumentasian keperawatan. Jenis penelitian kuantitatif;deskriptif eksploratifdengan desain cross sectional study. Jumlah sampel 174 perawat pelaksana, tehnik pengambilan sampel Non-Probabilitysampling; accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesiner. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada bulan Mei-Juni 2018. Hasil penelitian di dapatkan bahwa persepsi perawat pelaksana tentang supervisi langsung Kepala ruang berada dalam kategori baik yaitu 50,6 %, dengan perencanaan 56,3%, pengarahan 58,0%, observasi 64,4%, bimbingan 60,9%, dukungan 68,4% dan evaluasi 66,7%. Dapat disimpulkan bahwa supervisi langsung kepala ruangan dalam pelaksanaan pendokumentasian keperawatan sudah berjalan dengan baik. Hasil penelitian ini di harapkan kepala ruangan terus meningkatkan kualitas pelaksanaan supervisi khususnya dalam hal perencanaan dan pengarahan.
PEMBERIAN IMBALAN TERHADAP PENERAPAN PATIENT SAFETY DI RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN Asrita Vonna; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang mendukung kinerja perawat adalah pemberian imbalan. Imbalan terdiri dari imbalan langsung dan imbalan tidak langsung. Dalam hal ini pemberian imbalan tidak langsung meliputi: tunjangan, tunjangan tidak wajib, karakteristik pekerjaan, dan lingkungan kerja perawat. Dengan adanya pemberian imbalan, perawat dapat menerapkan patient safety dengan baik.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian imbalan terhadap penerapan patient safety di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2016. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan populasi 150 perawat pelaksana dan jumlah sampel 66 responden. Teknik pengumpulan data dengan membagikan angket kepada perawat pelaksana yang bertugas di ruang rawat inap tersebut dalam bentuk skala Likert yang terdiri dari 45 pernyataan. Metode analisis data  menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara imbalan tidak langsung dan penerapan patient safety (p-value 0,009), tunjangan (p-value 0,023), tunjangan tidak wajib (p-value 0,026), karakteristik pekerjaan (p-value 0,019), dan lingkungan kerja (p-value 0,027) dengan penerapan patient safety di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2016. Dengan taraf signifikansi yang telah di sebutkan maka dinyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat hubungan antara keempat subvariabel imbalan tidak langsung dengan penerapan patient safety. Diharapkan pada Rumah Sakit agar memperhatikan keselamatan dan kenyamanan kerja perawat. Dan bagi kepala ruang diharapkan dapat memberikan reward kepada perawat pelaksana. 
MOTIVASI EKSTERNAL PERAWAT DALAM MENERAPKAN PATIENT SAFETY Annisa Renggayuni; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan keperawatan terhadap pasien menjadi lebih aman. Perawat merupakan salah satu Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat dibutuhkan untuk mencapai kinerja yang optimal. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kinerja SDM adalah motivasinya dalam bekerja. Berdasarkan hal tersebut, motivasi eksternal perawat sangat penting dalam upaya mengurangi insiden keselamatan pasien. Adapun komponen dalam motivasi eksternal adalah lingkungan kerja, hubungan antarpribadi, kebijaksanaan institusi, gaji, jabatan, dan teknik pengawasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan motivasi eksternal perawat dengan penerapan patient safety di Ruang Rawat Inap Kelas  III  Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden. Teknik pengumpulan data adalah kuisioner dalam bentuk skala Likert yang terdiri dari 47 pertanyaan. Metode analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian secara umum menunjukkan p-value = 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi eksternal perawat dengan penerapan patient safety. Secara khusus terdapat hubungan yang bermakna antara faktor hubungan antar pribadi, kebijaksanaan institusi, gaji, dan teknik pengawasan dengan penerapan patient safety (P-value= 0,003, 0,000, 0,000, 0,000) dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor lingkungan kerja dan jabatan dengan penerapan patient safety (p-value= 0, 374 dan 0,712). Direkomendasikan untuk pengambil kebijakan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin dapat memfasilitasi pelatihan terkait patient safety.