Tri Yuliawan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DALAM MENANGGAPI CARA PEMBACAAN CERPEN KELAS VIIA DAN VIIB SMPN 19 MUARA FAJAR PEKANBARU TAHUN AJARAN 2013/2014: (The Students’ Ability to Speak in Response to Reading Short Stories VIIA Muara Fajar Pekanbaru Academic Year 2013/2014 ) Supriyadi Supriyadi; Reniwati Reniwati; Tri Yuliawan
Perspektif Pendidikan dan Keguruan Vol 7 No 13 (2016): Perspektif Pendidikan dan Keguruan
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian has important and strategic role in the communication process in the middle ofthe association and social interaction. Through the Indonesian language is good and true,someone will be able to communicate both verbally and in writing to the other party inaccordance with the context and situation. Their speaking ability is good enough for theirspeaking style was influenced by the dialect of the native language. So the aim of this studywas to determine the students' ability to speak in response to the reading of short storiesseventh grade students of SMPN 19 Muara Fajar. The issues raised in this research is: how isthe ability to speak the seventh grade students of SMPN 19 Muara Fajar in response to theway short story readings on aspects of pronunciation and intonation ?, how is the student'sability SMPN 19 Muara Fajar in response to a short story readings on suitability aspects oflanguage? How the ability of students of class VII SMPN 19 Muara Fajar in response to ashort story readings on aspects of mime and expression ?. The theory used is the theory Tarin,Nurgiantoro, Bungin, Sudjono, Suharma, Tri Endah Priyatni and Mustafa.populasi 147people with a sample of 70 students selected at random. The method which the researchersused was descriptive quantitative method. To collect data the researchers using observationand oral test. The conclusion of this study are: speech class VII SMPN 19 Muara Fajar inresponse to the reading of short stories academic year 2013/2014 on aspects of pronunciationcategorized either with an average value of 77. The ability to speak the seventh gradestudents of SMPN 19 Muara Fajar in response to a short story readings on aspects suitabilityenough language category with an average of 62. the ability to speak the seventh gradestudents of SMPN 19 Muara Fajar in response to a short story readings on aspects of goodgestures and expressions category with an average of 73.
Sosialisasi Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis ICT Bagi Guru di Era Digital Astri Wahyuni; Abdurrahman Abdurrahman; Tri Yuliawan; Kusuma, Andi Wira; Iwa Puspita; Zafrullah Zafrullah
Community Education Engagement Journal Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v6i2.19948

Abstract

SMPN 35 Pekanbaru belum menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) secara maksimal dalam proses pembelajaran, sehingga banyak guru yang masih mengandalkan metode pengajaran tradisional. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru SMPN 35 Pekanbaru dalam penggunaan media pembelajaran berbantuan ICT, khususnya melalui aplikasi PowerPoint dan Adobe Animate, yang dapat membantu guru menyusun materi ajar yang lebih menarik dan dinamis. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 Desember 2024 dan terdiri dari beberapa sesi pelatihan yang melibatkan paparan materi, demonstrasi, serta sesi praktik langsung. Alur kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh mahasiswa, dilanjutkan dengan pembacaan doa, kata sambutan dari kepala SMPN 35 Pekanbaru dan perwakilan dosen Universitas Islam Riau, serta materi dari beberapa dosen yang membahas topik-topik seperti pentingnya penggunaan ICT dalam pembelajaran, penerapan teknologi dalam kelas, pembuatan media ajar menggunakan Adobe Animate, dan berpikir komputasi dalam media ajar digital. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Kesimpulan dari PkM ini adalah bahwa kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan berhasil memberikan pemahaman baru kepada para guru tentang penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi peserta, dengan meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran, serta memotivasi mereka untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.