Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS KINERJA RELAWAN KARANG TARUNA JAWA BARAT DALAM MEMBANTU PEMBUATAN LAPORAN PENGELOLAAN PENGGUNAAN DANA COVID-19 UNTUK PEMERINTAH KOTA/DESA Supriyati Supriyati; Ramadhan Syaeful Bahri
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.35059

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memfasilitasi Karang Taruna di Wilayah Jawa Barat untuk mempelajari pembuatan laporan pengelolaan penggunaan dana Covid-19 untuk membantu Pemerintah Kota/Desa. Mitra pengabdian ini adalah Karang Taruna Provinsi Jawa Barat. Metode pelaksanaan pada pengabdian ini dimulai dari diskusi kerjasama pengabdian pada masyarakat dengan Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, Kuesioner Pra-Kegiatan PKM untuk peserta pengabdian pada masyarakat untuk evaluasi kondisi Karang Taruna di Wilayah Jawa Barat, kemudian diselenggarakan workshop Pembuatan Laporan Pengelolaan Penggunaan Dana Covid-19 Bagi Relawan Karang Taruna, dan evaluasi dilakukan dengan mengisi kuesioner dan wawancara pasca kegiatan PKM. Hasil yang dicapai pada pengabdian ini berdasarkan kuesioner dan wawancara pasca kegiatan adalah Karang Taruna di Wilayah Jawa Barat mendapatkan ilmu baru mengenai pembuatan Laporan Penggunaan Dana Covid-19 secara teknis, Karang Taruna di Wilayah Jawa Barat memahami alur penganggaran dana Covid-19, Karang Taruna di Wilayah Jawa Barat mengenal dan mengetahui penggunaan Aplikasi Accurate dalam mengelola keuangan Karang Taruna, Karang Taruna di Wilayah Jawa Barat memahami peran Karang Taruna dalam masa Pandemi Covid-19 dan posisinya dalam membantu Pemerintah di daerahnya.
Implementasi otomatisasi sistem informasi manajemen tata kelola ikan guna meningkatkan produktivitas & ketepatan panen pada budidaya ikan Supriyati Supriyati; Ramadhan Syaeful Bahri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29317

Abstract

 AbstrakPutra Putri Ikan terletak di Kampung Sukanampa RT.02/19 no.6, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi. Perusahaan menghadapi banyak masalah dalam budidaya ikan, terutama karena tidak ada sistem yang dapat mengontrol pemberian pakan yang tepat dan mengukur kejernihan air. Kondisi ini memengaruhi pertumbuhan ikan dan kualitas hasil budidaya. Untuk mengatasi masalah ini, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengembangkan dan menerapkan sebuah sistem digital berbasis Android yang dapat mengetahui tingkat kejernihan air secara real-time dan secara otomatis memberikan pakan ikan. Teknik ini menggunakan sensor ultrasonik untuk mengukur ketersediaan pakan dan kualitas air. Aplikasi ini juga memiliki bot Telegram, yang memudahkan pemantauan dan pengaturan jarak jauh. Proyek ini melibatkan masyarakat setempat dengan memberikan pelatihan dan menguji teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa adopsi teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya ikan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam penerapan teknologi canggih untuk pertanian perikanan skala kecil dan menengah. Selain itu, aplikasi ini meningkatkan kualitas air, yang sangat penting untuk pertumbuhan ikan yang sehat, yang mendukung keberlanjutan budidaya ikan. Studi ini menyarankan untuk melakukan evaluasi rutin terhadap teknologi yang digunakan serta meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mencapai hasil yang berkelanjutan dan optimal. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi yang relevan dan aplikatif bagi sektor perikanan untuk menghadapi tantangan di masa depan. Kata kunci: manajemen; sistem tata kelola; budidaya ikan; ketepatan panen AbstractPutra Putri Ikan is located in Sukanampa Village RT.02/19 no.6, Cigugur Tengah Village, Cimahi City. The company faces many problems in fish farming, mainly because there is no system that can control proper feeding and measure water clarity. This condition affects the growth of the fish and the quality of the aquaculture products. To solve this problem, the Community Service Team (PKM) developed and implemented an Android-based digital system that can determine the level of water clarity in real-time and automatically feed the fish. This technique uses ultrasonic sensors to measure feed availability and water quality. The app also has a Telegram bot, which makes remote monitoring and management easy. The project engaged the local community by providing training and testing the technology. The results show that the adoption of this technology can improve the efficiency and productivity of fish farming and encourage community participation in the application of advanced technologies for small and medium-scale fisheries farming. In addition, the application improved water quality, which is critical for healthy fish growth, supporting the sustainability of fish farming. The study suggests conducting regular evaluations of the technology used as well as increasing community participation to achieve sustainable and optimal results. This innovation is expected to be a relevant and applicable solution for the fisheries sector to face future challenges. Keywords: management; governance system; fish farming; harvest accuracy
Implementasi aplikasi peka toksin berbasis AI dalam mitigasi risiko jamur hitam di Desa Pamekaran Rizki Dwi Sya'bana Nugraha; Supriyati Supriyati; Nur Aisah; Rizka Dwi Putri Ningsih; Rhadith Eka Erlangga Shaputra; Abdul Malik Febrian Zulkifli; Ramadhan Syaeful Bahri
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3514

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan warga Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, yang menghadapi risiko kesehatan serius akibat rendahnya kesadaran terhadap bahaya paparan jamur hitam di lingkungan hunian yang padat dan lembab. Kondisi sanitasi lingkungan tersebut berpotensi besar memicu berbagai macam gangguan pernapasan kronis bagi penduduk setempat. Tujuan utama dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kolektif, membangun kemampuan adaptasi masyarakat, serta menyediakan solusi inovasi teknologi mutakhir untuk deteksi dini dan mitigasi risiko dampak negatif jamur hitam. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan edukasi kesehatan, pelatihan teknis, dan implementasi aplikasi Peka Toksin berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Masyarakat mitra menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian program ini dari awal hingga akhir. Hasil evaluasi melalui kuesioner pasca-kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana sebesar 90% responden menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan praktis mereka. Aplikasi Peka Toksin diharapkan dapat menjadi alat bantu digital yang efektif bagi warga desa untuk secara mandiri mendeteksi risiko ekologis dan menjaga kualitas lingkungan hunian agar tetap sehat, aman, serta berkelanjutan.
Development of a CNN Application for Black Mold Detection with Management Information System Nur Aisah; Supriyati Supriyati; Rizki Dwi Sya’bana Nugraha; Rizka Dwi Putri Ningsih; Rhadith Eka Erlangga Shaputra; Abdul Malik Febrian Zulkifli; Ramadhan Syaeful Bahri
@is The Best : Accounting Information Systems and Information Technology Business Enterprise Vol 10 No 1 (2025): @is The Best : Accounting Information Systems and Information Technology Busines
Publisher : Labkat Press KA FTIK UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/aisthebest.v10i1.17909

Abstract

Black mold growing on damp indoor surfaces produces harmful mycotoxins that pose serious health risks, yet conventional laboratory-based identification remains slow, costly, and largely inaccessible for rural communities. This study aims to develop Peka Toksin, an Android-based mobile system that integrates a Convolutional Neural Network (CNN) with a Management Information System (MIS) to support real-time, community-level early detection of black mold. The classifier was built using transfer learning on the MobileNetV2 architecture, trained on a combined dataset of 10,537 labeled images (7,642 black-mold and 2,895 non-black-mold) obtained through field documentation during a community service program in Pamekaran Village, West Bandung Regency, supplemented with publicly available mold-image collections, and split into 7,569 training and 2,968 validation images. The application itself was developed using the Waterfall model, covering analysis, design, implementation, testing, and maintenance. Evaluation on the validation set showed an overall accuracy of 88%, with precision of 0.81, recall of 0.99, and F1-score of 0.89 for the Black Mold class, and precision of 0.98, recall of 0.76, and F1-score of 0.86 for the Non-Black Mold class, indicating high sensitivity to black mold with a tendency toward false positives. Beyond classification, Peka Toksin provides a detection-history feature and an action guide to support ongoing monitoring and decision-making. These results indicate that Peka Toksin can serve as an accessible, low-cost early-warning tool for black mold exposure, while its MIS component enables structured data management to support future village-level public-health surveillance.