AbstrakPutra Putri Ikan terletak di Kampung Sukanampa RT.02/19 no.6, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi. Perusahaan menghadapi banyak masalah dalam budidaya ikan, terutama karena tidak ada sistem yang dapat mengontrol pemberian pakan yang tepat dan mengukur kejernihan air. Kondisi ini memengaruhi pertumbuhan ikan dan kualitas hasil budidaya. Untuk mengatasi masalah ini, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengembangkan dan menerapkan sebuah sistem digital berbasis Android yang dapat mengetahui tingkat kejernihan air secara real-time dan secara otomatis memberikan pakan ikan. Teknik ini menggunakan sensor ultrasonik untuk mengukur ketersediaan pakan dan kualitas air. Aplikasi ini juga memiliki bot Telegram, yang memudahkan pemantauan dan pengaturan jarak jauh. Proyek ini melibatkan masyarakat setempat dengan memberikan pelatihan dan menguji teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa adopsi teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya ikan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam penerapan teknologi canggih untuk pertanian perikanan skala kecil dan menengah. Selain itu, aplikasi ini meningkatkan kualitas air, yang sangat penting untuk pertumbuhan ikan yang sehat, yang mendukung keberlanjutan budidaya ikan. Studi ini menyarankan untuk melakukan evaluasi rutin terhadap teknologi yang digunakan serta meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mencapai hasil yang berkelanjutan dan optimal. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi yang relevan dan aplikatif bagi sektor perikanan untuk menghadapi tantangan di masa depan. Kata kunci: manajemen; sistem tata kelola; budidaya ikan; ketepatan panen AbstractPutra Putri Ikan is located in Sukanampa Village RT.02/19 no.6, Cigugur Tengah Village, Cimahi City. The company faces many problems in fish farming, mainly because there is no system that can control proper feeding and measure water clarity. This condition affects the growth of the fish and the quality of the aquaculture products. To solve this problem, the Community Service Team (PKM) developed and implemented an Android-based digital system that can determine the level of water clarity in real-time and automatically feed the fish. This technique uses ultrasonic sensors to measure feed availability and water quality. The app also has a Telegram bot, which makes remote monitoring and management easy. The project engaged the local community by providing training and testing the technology. The results show that the adoption of this technology can improve the efficiency and productivity of fish farming and encourage community participation in the application of advanced technologies for small and medium-scale fisheries farming. In addition, the application improved water quality, which is critical for healthy fish growth, supporting the sustainability of fish farming. The study suggests conducting regular evaluations of the technology used as well as increasing community participation to achieve sustainable and optimal results. This innovation is expected to be a relevant and applicable solution for the fisheries sector to face future challenges. Keywords: management; governance system; fish farming; harvest accuracy
Copyrights © 2025