Ibu kota negara memainkan peran penting dalam pemerintahan, baik sebagai pusat kekuasaan politik maupun perekonomian suatu negara. Indonesia, misalnya, telah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negaranya dari Jakarta ke Kalimantan Timur dan membangun kota baru yang diberi nama Nusantara. Reaksi masyarakat terhadap pengumuman ini banyak dibahas di media sosial Twitter, yang memungkinkan pengguna untuk berbagi opini dan tanggapan mereka terhadap topik ini. Untuk menganalisis emosi pengguna Twitter terhadap pengumuman ini, digunakan metode Teks Mining untuk mengekstrak informasi dari data teks yang tidak terstruktur. Dalam penelitian terdahulu, dataset tweet dengan kategori suka, marah, sedih, senang, dan takut digunakan sebagai data latih, dan dataset tweet baru digunakan sebagai data uji berjumlah 83.590 tweet. Menggunakan model SVM dengan kernel 'linear', dapat disimpulkan bahwa pengumuman mengenai ibu kota baru Nusantara menimbulkan emosi yang beragam di kalangan masyarakat, di antaranya senang berjumlah 39.219, marah berjumlah 37.594, sedih berjumlah 5.999, suka berjumlah 397, dan takut berjumlah 381. Pada proses klasifikasi terjadi ketidakseimbangan jumlah data pada kelas emosi yang dijadikan data latih untuk membangun model yang menyebabkan overfitting atau underfitting, yang pada akhirnya mempengaruhi hasil klasifikasi pada dataset "Nusantara". Penelitian ini bisa menjadi landasan untuk penelitian berikutnya dalam menangani dataset yang tidak seimbang pada klasifikasi emosi.