p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AL-Fikr
Muhammad Ali Ngampo
Dosen prodi ilmu hadis uin alauddin makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SAHIFAH; EMBRIO PEMBUKUAN HADIS Muhammad Ali Ngampo
AL-Fikr Vol 23 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk awal hasil dari kodifikasi tersebut adalah S}ah}i>fah, kemudian s}ah}i>fah–s}ah}i>fah tersebut dibukukan ke dalam kitab–kitab hadis, yang hingga sekarang digunakan para ulama untuk menetapkan atau mengambil sebagai hujjah kedua setelah Al Quran. Maka penting untuk meneliti tentang keadaan shahifa ini. Penelitian menemukan bahwa para sahabat dan tabiin menjadi satu-satunya agen, yang dengan perantaraan mereka pengetahuan andal mengenai diri nabi saw. (sunnah) dan al-Qur’an dapat ditransmisikan. Artinya, tanpa peran aktif mereka dalam proses perekaman dan penyebaran hadis -salah satunya dengan membuat sahifah-, maka sangat boleh jadi seluruh jejak sunnah akan hilang, tanpa dikenali oleh generasi sesudahnya. Sahifah yang di tulis pada masa Nabi sangat berpengaruh terhadap munculnya berbagai macam kitab hadis, kemunculan kitab hadis memudahkan para peneliti hadis karena kitab-kitab tersebut telah disusun berdasarkan tema-tema tertentu sedangkan shahifah yang dulu ditulis oleh para sahabat masih dalam bentuk catatan prbadi dan belum dikelompokkan berdasarkan tema.
Setan dalam Aliran Darah Manusia Perspektif Hadis Nabi Saw. : Analisis pendekatan Psikologi Muhammad Ali Ngampo; Muadilah Hs. Bunganegara
AL-Fikr Vol 24 No 1 (2022): Jurnal Ushuluddin
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setan merupakan sifat untuk mendefenisikan semua makhluk yang jahat, pembangkang, selalu berkhianat, bermaksiat, tidak taat, suka melawan aturan atau semacamnya. Akan tetapi dewasa ini, masih minoritas di kalangan masyarakat yang memiliki kesadaran akan kekuatan yang dimiliki setan dalam menjerumuskan dan menemani manusia hingga terlepas dari perintah Allah Swt. Salah satu sifat yang sering terjadi di kehidupan kita yakni sifat marah/emosi, yang disebabkan karena bergejolaknya darah di dalam tubuh manusia. Adanya sifat marah/emosi merupakan naluri manusia dan tidak dapat dihilangkan secara sempurna, tetapi dapat diwaspadai dengan cara melakukan bentuk perlindungan diri. Sehingga, sangat perlu memahami makna hadis tentang “Setan dalam Aliran Darah Manusia Perspektif Hadis”, agar masyarakat dapat lebih menyadari terhadap segala bentuk godaan setan dan dapat berlindung diri darinya. Adapun proses penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan ilmu hadis dan psikologi. Dengan demikian, ditengah banyaknya masyarakat yang memahami adanya setan tetapi tidak memiliki kepekaan terhadap godaannya, maka penelitian ini hadir sebagai upaya menyadarkan akan godaan yang diberikan setan layaknya darah yang mengalir di dalam tubuh manusia dan nantinya akan memberikan dampak pada fisik/psikis manusia tersebut. Adapun makna setan yang diperoleh dari hadis tersebut, bahwa suatu sifat buruk yang menentang, menyalahi, dan menjauhkan atau jauh dari rahmat Allah Swt. serta membangkang, yang terdapat di dalam diri manusia, jin ataupun binatang dan akan senantiasa merayu serta menggoda bagaikan darah yang tidak akan terpisah.