Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

Aplikasi Clearance Space Adjuster dan Water Threatment Pada Mesin Pengupas Kulit Ari Kacang Kedelai Fadwah Maghfurah; Guruh Joko Sukarno
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengupasan kulit kacang kedelai merupakan proses penting sebelum kacang kedelai gunakan baik sebelum dipakai lagi untuk benih maupun untuk makanan. Pada proses pengupasan kulit ari ini sebaiknya jangan sampai biji luka (rusak) karena akan mengurangi nilai jual dari kacang kedelai. Mesin pengupas kulit ari yang telah ada masih menggunakan cara klasik yaitu dengan merendam dan menginjak-injak dalam suatu wadah hingga kulit ari biji kedelai terkelupas. Hal ini sangat merugikan karena dengan kedelai terbagi menjadi dua atau bahkan hancur karena tekanan yang diberikan pada kedelai tidak tetap. Tujuan penelitian ini adalah merancang mesin dan mengoptimalkan hasil pengupasan mesin pengupas kulit ari kedelai dengan metode penambahan clearance space adjuster dan water threatment untuk memisahkan kulit ari kedelai setelah selesai dikupas dalam satu kali proses, sehingga kedelai yang dihasilkan diharapkan lebih higienis dan mampu menaikkan nilai jual hasil gilingan kacang kedelai. Mesin pengupas kulit ari kedelai ini direncanakan menggunakan motor dengan daya 0.5 HP dan 1400rpm yang kemudian direduksi menjadi 450 rpm dengan ditambahkan speed control untuk mengatur putaran motor. Dari segi bahan dipilih bahan stainless untuk setiap bagian yang bersentuhan dengan kacang kedelai, sehingga memenuhi standar food grade dengan kapasitas 30 kilogram/jam.
Disain Perencanaan Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Tipe Cross Flow Kapasitas 5 kW Sulis Yulianto; Fadwah Maghfurah; Munzir Qadri; Imam Ali Syariati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan suatu disain sebuah turbin PLTMH yang efektif mejadi hal yang sangat penting dalam meningkatkan evektifitas dan performance sebuah unit PLTMH, dimana dalam perencanaan disain ini menitik beratkan pada jenis material yang akan dipakai dalam perencanaan konstruksi disain dari suatu turbin. Bahan material yang dipakai dalam penelitian ini mengunakan material baja karbon JIS S 45 C dengan unsur kandungan karbon medium antara kisaran 0,3 sampai sudah 0,45%, dimana material tersebut selain memiliki sifat yang kuat dan banyak dipakai dalam komponen – komponen mesin serta harga material tersebut lebih murah dan terjangkau dibandingkan dengan jenis material lainya. Jenis turbin yang dipakai dalam kegiatan ini mengunakan jenis turbin cross-flow diamana jenis turbin ini mudah diterapkan dilingkungan yang memiliki letak geografis dan kontur tanah seperti diwilayah Indonesia, serta memiliki nilai efisien yang tinggi . Turbin yang dirancang pada kegiatan ini memiliki jumlah sudu sebanyak 28 buah dengan diameter runner (Do) 300 mm dan dan diameter dalam runner (Di) sebesar 200 mm dengan diameter poros turbin sebesar 25 mm dan memiliki torque turbin sebesar sebesar 3872,6 kg/mm2 dan rencana kapasitas daya generator yang akan dipakai adalah sebesar 5 kW.
PERENCANAAN JUMLAH TUBE SEBUAH ALAT PENUKAR KALOR PADA SAAT BEDA TEMPERATUR RATA-RATA 20% LEBIH TINGGI DARI DISAIN RANCANGAN Sulis Yulianto; Fadwah Maghfurah; Munzir Qadri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan jumlah tube pada sebuah alat penukar kalor sangatlah penting dilakukan dengan tepat agar performance dari unit dapat tercapai secara maksimal, maka dalam kegiatan penelitian ini akan dilakukan suatu prediksi perencanaan perhitungan jumlah tube pada saat beda temperatur rata-rata fluida didalam sistem telah mencapai 20% dari spesifikasi disain rancanganya. Alat penukar kalor dalam penelitian ini memiliki 37 tube yang akan dioperasikan pada beban thermal konstan sebesar (Q) 5675 Watt dengan laju aliran fluida dingin (mc) 0,122 kg/s dengan kecepatan aliran fluida panas (mh) 0,075 kg/s yang kemudian akan dilakukan pengambilan data untuk dapat memprediksi jumlah tube terbaru dari disain sebelumnya saat beda temperatur rata-rata telah mencapai 20 % lebih tinggi dari spesifikasi disain rancanganya. Sehingga didapatkanlah jumlah tube sebanyah 10 buah tube dari sebelumnya sebanyak 37 buah tube, maka dengan adanya suatu prediksi terhadap variasi jumlah tube tersebut dapat dijadikan suatu rujukan pada suatu disain rancang bangun pada sebuah alat penukar kalor dimasa yang akan datang sehingga dapat lebih ekonomis, efisien dan memiliki kehandalan dalam suatu kegiatan produksi.