Ahmad Khoirur Roziqin
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Wali Songo Situbondo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Al-Qur'an dan Paradigma Sains Maurice Bucaille Alif Hibatullah; H.A. Zainuri Ghazali; Ahmad Khoirur Roziqin
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak orientalis yang mengkaji Alquran dengan berbagai pendekatan dan kritik. Mereka ingin membuktikan bahwa Alquran tidaklah otentik dan karya dari Nabi Muhammad. Bahkan kerap argument yang mereka gunakan tidak masuk akal. Akan tetapi ada orientalis seperti Maurice Bucaille yang mengkaji Alquran dari segi sains dan mengkajinya secara objektif, sehingga kajiannya menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian merupakan penelitian library research. Hasil penelitian menunjukkan Maurice Bucaille sepakat dengan kandungan Alquran, dia berhasil mendialogkan ayat Alquran dan terbukti secara ilmiah bahwa tanda-tanda kekuasaan Allah di bumi telah Allah gambarkan dalam Alquran, jauh sebelum penelitian modern menemukannya.
Analisis Makna Dholim dalam Al-Qur'an Ahmad Khoirur Roziqin; Khoirul Ulum
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era qlobalisasi saat ini banyak masyarakat tidak menyadari bahwa mereka mendholimi dirinya sendiri, seperti merubah fisik tubuhnya, meminim-minuman keras, yang sudah jelas dilarang oleh Allah. Sebab itulah penulis tertarik untuk mengkaji “ Analisis Makna Dholim dalam al-Quran. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode tematik(maudhu’i) dengan menggunkan penelitian pustaka (library research), untuk mengumpulkan data-data atau indformasi yang akan memebantu penulis dalam merampungkan penulisan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menguraikan data, menganalisis data dengan memahami dan menjelaskan. Hasil penelitian ini, makna dholim ialah pendustaan, maksiat dan mereka menyia-nyiakan nikmat akal serta penolakan mereka mereka akan hidayah dan petunjuk agama yang diberikan oleh Allah. Akan tetapi mendholimi diri sendiri sehingga ia akan terjerumus kepada azab Allah di dunia dan akhirat.
Karakter Kepemimpinan Dzulqarnain: Analisis Surah Al-Kahfi Ayat 83 sampai 98 Ahmad Khoirur Roziqin; Mufida Aly
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 2 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan yang merupakan kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok guna mencapai serangkaian tujuan, namun faktanya tidak sedikit kepemimpinan yang terjadi malah menyusahkan kelompok-kelompoknya, sehingga munculnya kasus-kasus sebagai bentuk tidak bertanggung jawabnya seorang pemimpin. Kepemimpinan telah disampaikan banyak ayat dalam al-Qur’an, salah satu fenomenanya tercermin dalam kisah Dzulqarnain yang berisi mengenai cerita petualangan dari Dzulqarnain, sosok seorang raja penakluk yang gagah perkasa dan penuh bijaksana. Terdapat lima belas ayat al-Qur’an dalam skripsi ini sebagai objek pengkajian mengenai kisah kepemimpinan Dzulqarnain yaitu dalam surah al-Kahfi ayat 83 sampai 98. Dzulqarnain merupakan salah seorang raja beriman yang menguasai seluruh dunia dan penduduknya. Allah memberi Dzulqarnain kekuasaan dengan berbagai sarana yang mengantarkannya untuk mencapai apa yang dia inginkan, sehingga ia melakukan perjalan di kawasan terbenamnya matahari (barat) dan terbitnya matahari (timur). Karakter kepemimpinan yang ada pada dalam kisah Dzulqarnain yakni memiliki karakter kepemimpinan yang berilmu, berlaku adil dan shalih sehingga dapat menjadi panutan bagi para pemimpin maupun bukan pemimpin. Yakni dapat dijadikan motivasi dalam kehidupan sehari-hari.