Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Uji Daya Hambat Anti Bakteri Air Perasan Daging Buah Nanas (Ananas Comosus (L) Merr Var. Queen) terhadap Bakteri Eschericia Coli Pieter Julius Daely; Sarwendah Sarwendah; Heronimus C.G Laia; Suhartina Damardi
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 19, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.518 KB) | DOI: 10.33087/jiubj.v19i2.610

Abstract

Pineapple fruit (Ananas comosus (L) Merr) is one type of tropical fruit that is consumed by many people. Pineapple is also commonly used by the community as an antibacterial, anti-inflammatory, anti-coagulant, and anti-cancer. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the antibacterial inhibitory effect of pineapple juice (Ananas comosus (L) Merr Var. Queen) on Eschericia coli bacteria. This study used an experimental laboratory method with disc diffusion and using ciprofloxacin disc as a positive control and distilled water as a negative control. Based on the results of research that has been done, it can be concluded that pineapple juice (Ananas comosus (L) Merr Var. Queen) at a concentration of 25%, 50%, 75%, and 100% has the effectiveness as an antibacterial in inhibiting the growth of Eschericia coli bacteria.
PENGARUH KOMPETENSI DAN KUALITAS PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SEI AGUL MEDAN Suhartina Suhartina; Tarianna Ginting; Tan Suyono; Wella Adenata Sipayung
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v2i2.1391

Abstract

Permasalahan kinerja yang timbul di Puskesmas Sei Agul tidak terlepas dari kompetensi dan kualitas pelayanan yang menjadi modal dalam mempertahankan roda organisasinya. Masyarakat umumnya pasti memiliki keinginan mendapat pelayanan yang berkualitas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kompetensi dan kualitas pelayanan yang terdiri dari kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi dan kualitas petugas kesehatan terhadap tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Sei Agul. Adapun penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan sampel 96 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai p-value antara kompetensi (0,015), kehandalan (0,043), daya tanggap (0,005), jaminan (0,109), empati (0,000), bukti fisik (0,002). Dari hasil analisis regresi berganda memperlihatkan bahwa kompetensi dan empati berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap kepuasan pasien. Namun yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien ialah Empati(0,000) dibandingkan dengan kompetensi (0,013). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang bermakna antara kompetensi, kehandalan, daya tanggap, empati dan bukti fisik terhadap kepuasan pasien, sedangkanjaminan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Dan dari hasil uji regresi empati yang paling mempengaruhi kepuasan pasien.
GAMBARAN DIAGNOSTIK DAN PENATALAKSANAAN DIARE AKUT PADA BALITA YANG DIRAWAT INAP DI RSU ROYAL PRIMA MEDAN Suhartina Suhartina
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 6 No. 1 (2021): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.1389

Abstract

Penyakit diare akut pada balita adalah penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi tinja lebih dari biasanya tiga kali dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran diagnostic dan penatalaksanaan diare akut pada balita yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian desain studi kasus bersifat deskriptif dan retrospektif dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 sampel. Data dikumpulkan dengan cara purposive sampling.Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase tertinggi pada kelompok umur 37-60 bulan yaitu 27 orang(27%).Jenis kelamin laki-laki paling banyak ditemukan yaitu 69 orang (69%). Keluhan utama terbanyak yaitu mencret 100 orang (100%). Keluhan tambahan terbanyak yaitu demam 78 orang (78%). Pada pemeriksaan fisik banyak ditemukan nadi cepat dan pristaltik meningkat yaitu 100 orang (100%). Pemeriksaan penunjang terbanyak yaitu pemeriksaan makroskop istinja konsistensi cair yaitu 100 orang (100%). Penatalaksanaan farmakologi yang diberikan anti mikroba sebanyak 12 orang (12%), zink 100 orang (100%), probitik 100 orang (100%) dan non-farmakologi RL 100 orang (100%). Lama rawatan terlama 4 hari yaitu 36 orang (36%) dan umumnya keadaan sewaktu pulang sembuh yaitu 100 orang (100%).
FACTORS THAT INFLUENCE THE OCCURATION OF ARI DISEASE IN TOLLS IN RANTANG PUSKESMAS, MEDAN CITY Yosua Riva Naldy Panjaitan; Masdalena -; Suhartina -
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 7 No. 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v7i2.3201

Abstract

Background: ARI is an acute infection that attacks the respiratory tract, namely body organs starting from the nose to the alveoli along with the adnexa (Romelan, 2006). Acute Respiratory Infection (ARI) is one of the causes of death that is often experienced by children in developing countries. Hypothesis: What are the factors that influence the occurrence of ARI in children under five at the Rantang Health Center, Jalan Rantang No.37, Sei Putih Tengah, Medan City. Research Methods: This research is descriptive analytic with a cross-sectional approach (cross-sectional). This study used a questionnaire which was distributed to each respondent's parents. Summary of Results: The age of children under five who suffer from ARI at the Rantang Public Health Center in Medan is the most aged >2 years - 5 years with the most gender being male. The level of knowledge of the child's parents is less, with an average level of low education, has a low level of information, and has less environmental factors
PENGARUH JENIS PEKERJAAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP STATUS GIZI ANAK DI YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRI JALAN DANAU SIOMBAK LABUHAN DELI MEDAN Muhammad Sanusi Hasibuan; Masdalena Nasution; Suhartina Suhartina
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i2.2493

Abstract

Initiating a health-oriented development movement as a national development plan, the Indonesian government has proclaimed a healthy Indonesia in 2010. In line with efforts to improve child nutrition, national human resource-oriented development policies place an emphasis on improving people's nutritional status and addressing nutritional problems. Thus, the purpose of this study was to examine the effect of work and parental wealth on the eating habits of Medan Marelan Elementary School students. An analytical study using a cross-sectional (observational) research methodology was conducted to examine the impact of parents' occupation and income on their children's food intake. Univariate analysis and bivariate analysis were used to check the research data. The study found that the value of p = 0.9 was obtained from the findings of the chi-square test. These results indicate that p > α (0.05), based on this, the study of educational foundations running independently from 2022 at the Siombak Deli lake port shows that there is no substantial relationship between parents' income and children's nutritional health. Chi-square analysis yielded a significance level of p = 0.5. These findings indicate that the working conditions at Delis Lake Siombak Port have no effect on the nutritional status of children in 2022.
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh terhadap Kejadian Akne Vulgaris pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Prima Indonesia Tangge Maler; Lastry Depi Portuna S; Suhartina Suhartina; Masdalena Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8416

Abstract

Akne vulgaris (AV) adalah inflamasi folikel pilosebasea kronis yang umumnya menyerang remaja, yaitu ditunjukkan dengan munculnya komedo, pustul, papul, nodus, dan kista. Penelitian yang dijalankan Salim dkk. tahun 2016 mengenai profil AV di RSUP. DR. M. Djamil Padang 2013-2015 mendapati hasil yang mengungkapkan prevalensi AV sebanyak 2,86%, di mana perbandingan perempuan dan laki-laki yaitu 1,5:1, serta golongan yang terbanyak ditemukan pada mereka yang usianya 15-24 tahun. Ada sejumlah faktor yang memicu timbulnya AV, di antaranya yaitu faktor yang ada kaitannya dengan genetik, hormonal, makanan (diet), infeksi ataupun trauma yang diderita, pemakaian kosmetik, dan kondisi kulit; Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan indeks massa tubuh (IMT) terhadap kejadian AV pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia; Metode penelitian menggunakan penelitian observasional analitik dengan menerapkan desain cross-sectional. Sampel yang dipergunakan adalah mahasiswa dan mahasiswi angkatan 2019, 2020, dan 2021 Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia yang statusnya masih aktif dengan jumlah totalnya sebanyak 90 orang; Hasil penelitian ini adalah data dihimpun melalui lembar pengamatan, lalu peneliti menganalisisnya dengan menjalankan uji korelasi Spearman-Rho, dan hasil yang terperoleh mengindikasikan mayoritas responden yang terkena AV ialah perempuan sebanyak 64 orang (71,1%), IMT terbanyak berkategori normal yang jumlahnya 38 orang (42,2%), dan derajat AV terbanyak yaitu kategori sedang sebanyak 45 orang (50%);Kesimpulan yang didapatkan adalah hasil uji korelasi Spearman-Rho hubungan antara IMT terhadap AV, yaitu p= 0.039 (p<0.05). Selanjutnya hubungan antara IMT dan derajat AV mengindikasikan nilai positif dan sifatnya tergolong lemah. Hal ini diindikasikan dari nilai koefisien korelasi (0,218) yang menandakan bahwa kenaikan derajat beratnya AV akan mengiringi kenaikan IMT
Hubungan Lama Menderita Diabetes Melitus Dengan Kualitas Hidup pada Pasien di Rumah Sakit Royal Prima Medan Irma Yeni Br. Sitorus; Wienaldi Wienaldi; Suhartina Darmadi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.6295

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu gangguan pada sistem endokrin. Kualitas hidup yang kurang baik pada pasien diabetes melitus akan menyebabkan terjadinya penurunan dalam selfcare yang merusak kontrol glikemik, meningkatkan risiko komplikasi, dan memperburuk keadaan dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita diabetes melitus dengan kualitas hidup pada pasien di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Jenis penelitian adalah kuantitatif korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita diabetes melitus yang melakukan chek up rutin di Rumah Sakit Royal Prima. Besar sampel sebanyak 50 orang penderita diabetes melitus menggunakan consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa ada hubungan usia (p=0,026), jenis kelamin (p=0,005), status pernikahan (p=0,046), pekerjaan (p=0,036), penghasilan (p=0,016), dan lama menderita diabetes melitus (p=0,001) terhadap kualitas hidup pasien yang signifikan di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Disarankan pada petugas kesehatan agar melakukan penyuluhan mengenai pentingnya aktivitas fisik untuk mencegah diabetes melitus, dan mengadakan kegiatan untuk mengajak masyarakat aktif beraktivitas fisik seperti senam sehat prolanis di setiap minggu