Ricky Sukandar
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Purwakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA MIMPI DALAM CERPEN PEREMPUAN PATAH HATI YANG KEMBALI MENEMUKAN CINTA MELALUI MIMPI DALAM KAJIAN SEMIOTIKA Ricky Sukandar; Burhan Sidik
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v6i2.11160

Abstract

Makna Mimpi dalam Cerpen Perempuan Patah Hati Yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi Dalam Kajian Semiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur cerpen Perempuan Patah Hati Yang menemukan Cinta Melalui Mimpi dengan teori semiotika, yaitu mengkaji penanda dan petanda dalam cerpen tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan memaknai cerpen-cerpen Eka Kurniawan yang sarat makna dan tanda, yang cerpen-cepernnya kadang absurd dan surealis, kususnya tentang makna mimpi melalui tafsir semiotika. Penelitian ini adalah penelitian deskripsi analitis. Data penelitian ini adalah teks cerpen perempuan patah hati yang kembali menemukan cinta melalui mimpi karya eka kurniawan dalam kumpulan cerpen Perempuan patah hati yang kembali menemukan cinta melalui mimpi. Cerpen tersebut menceritakan seorang perempuan yang gagal menikah kemudian dia dihantui mimpi tentang seorang pria yang mencintainya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian berupa data-data yang terkait simbolisasi menurut peirce yaitu berupa ikon, indeks dan simbol yang terdapat dalam cerpen tersebut. Ikon adalah tanda dalam pandangan Charles Sanders Peirce yang mewakili cerminan atau kesamaan pada objeknya kemudian Indeks adalah tanda yang mewakili hubungan sebab akibat sedangkan Simbol adalah tanda yang memiliki ikatan konvensional dalam teori semiotika Charles Sanders Peirce. Berdasarkan analisis dan pembahasan hasil penelitian cerpen Eka Kurniawan terdapat ikon berupa ikon tempat, yaitu Pangandaran.  Terdapat indeks berupa indeks mimpi, yaitu pemuda yang berlalri di pantai, selanjutnya terdapat simbol berupa simbol anjing dan simbol pantai.