Ngadiyono Ngadiyono
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Inovasi Media Pena Bicara “Stuntia” untuk Peningkatan Pengetahuan Stunting pada Ibu dengan Balita Suparmi Suparmi; Ngadiyono Ngadiyono; Salikun Salikun
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 17, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v17i1.1530

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia tahun 2024 melampaui target WHO 20% karena angka stunting di Indonesia adalah 19,8%. Meski demikian, masih terdapat sebanyak 26 provinsi yang mengalami stunting dan hal ini terkait dengan rendahnya literasi stunting. Penelitian ini mengembangkan pena berbicara dengan nama “Stuntia” sebagai alternatif media edukasi. Penelitian ini mengidentifikasi pengaruh pena bicara terhadap peningkatan pengetahuan ibu dengan balita. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan jumlah responden 30 orang di Posyandu Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Kelompok intervensi sebanyak 15 orang diberikan edukasi menggunakan pena berbicara “Stuntia”, sedangkan kelompok kontrol sebanyak 15 orang menggunakan metode ceramah menggunakan Power Point (PPT). Analisis penelitian dilakukan dengan uji Wilcoxon untuk melihat signifikansi pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pena berbicara berpengaruh pada peningkatan pengetahuan ibu terkait dengan pencegahan stunting dengan nilai p-value 0,03. Meskipun pada kelompok kontrol dengan metode ceramah memiliki pengaruh yang signifikan (p-value 0,027), namun pena berbicara memiliki nilai praktis yang lebih dibandingkan dengan metode ceramah menggunakan PPT yang memerlukan instrumen lain untuk dapat dilakukan edukasi.Media edukasi ini diharapkan dapat memudahkan tenaga kesehatan atau kader untuk melakukan edukasi dengan praktis dan efektif.