Tuti Nuriyati
STAIN BENGKALIS

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Islam (Analisis Pengembangan dan Materi Pendidikan Islam) Chanifudin Chanifudin; Tuti Nuriyati; Nasrun Harahap
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 16, No 1 (2020)
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To achieve a goal in education requires a guide in implementation. The guide is then known as curriculum terms. Curriculum is an educational guide or program that contains teaching materials, experiences that are compiled, programmed, planned, and planned systematically based on the norms used as a guide in the learning process to achieve a goal in education. With the rapid development of Islamic education, it is difficult to imagine how the development of Islamic education without the adequate curriculum or in accordance with the development needs of the times. However, along with the development of the times there are various demands that Islamic education must be able to answer the needs of the times. On the other hand, there is still a lot of Islamic education that uses the old curriculum. As a result, in many cases Islamic education is less able to contribute to the development of the era. Therefore, it is necessary to have a curriculum that is able to answer these changes based on the development and material of Islamic education. This is the urgency of this article.
Integrasi Sains dan Islam dalam Pembelajaran Chanifudin Chanifudin; Tuti Nuriyati
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2020): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v1i2.77

Abstract

Dalam proses pembelajaran, kualitas atau mutu menjadi suatu hal yang mutlak harus ada. Oleh karenanya, dalam perkembambangan banyak model yang ditawarkan oleh beberapa pakar pendidikan, salah satunya adalah integrasi sains dan agama dalam proses pembelajaran. Pembelajaran pendidikan agama Islam harus mampu mengubah sesuatu yang masih bersifat kognitif menjadi makna dan nilai serta harus di internalisasikan dalam diri perserta didik. Sains dan agama dalam perspektif Islam yaitu memiliki dasar metafisik yang sama, dengan tujuan pengetahuan yang diwahyukan maupun diupayakan adalah mengungkapkan ayat-ayat Tuhan, motivasi dibalik pencarian kealaman matematis-upaya mengetahui ayat-ayat Tuhan di alam semesta. Dengan integrasi pendidikan agama Islam dengan sains dan teknologi diharapkan pembelajaran yangdilaksanakan menjadi lebih bermakna dan mudah dipahami. Sehingga tujuan pendidikan agama Islam dalam mengarahkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, bertaqwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya yaitu kitab suci Al- Quran dan Al-Hadits, melalui kegiatan bimbingan pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman dapat terlaksana.
Pendidik Millenial di Era Globalisasi Tuti Nuriyati; Chanifudin Chanifudin
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2020): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v1i3.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan kondisi objektif pendidikan millenial di era globalisasi, (2) untuk mendeskripsikan peran pendidik millennial di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Kemudian metode penelitiannya menggunakan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah library research (studi pustaka). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) era globalisasi membuat perubahan budaya dalam pendidikan di mana peserta didik dapat dengan cepat mengakses informasi, menjadikan pendidik bukan lagi satu-satunya orang yang paling well-informed terhadap berbagai informasi dan pengetahuan, (2) seorang pendidik untuk melaksanakan perannya dalam pembelajaran di era globalisasi harus berbasis learning to know, learning to do, learning to be, learning to live together
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Islam (Analisis Pengembangan dan Materi Pendidikan Islam) Chanifudin Chanifudin; Tuti Nuriyati; Nasrun Harahap
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2020): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2020
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v16i1.101

Abstract

To achieve a goal in education requires a guide in implementation. The guide is then known as curriculum terms. Curriculum is an educational guide or program that contains teaching materials, experiences that are compiled, programmed, planned, and planned systematically based on the norms used as a guide in the learning process to achieve a goal in education. With the rapid development of Islamic education, it is difficult to imagine how the development of Islamic education without the adequate curriculum or in accordance with the development needs of the times. However, along with the development of the times there are various demands that Islamic education must be able to answer the needs of the times. On the other hand, there is still a lot of Islamic education that uses the old curriculum. As a result, in many cases Islamic education is less able to contribute to the development of the era. Therefore, it is necessary to have a curriculum that is able to answer these changes based on the development and material of Islamic education. This is the urgency of this article.