Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Binawan Student Journal

HUBUNGAN ANTARA USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Ririn Riyani; Siswani Marianna; Yoanita Hijriyati
Binawan Student Journal Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.479 KB) | DOI: 10.54771/bsj.v2i1.105

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang biasa ditemukan pada wanita usia produktif dan ibu hamil. Berkaitan dengan masalah kesehatan ibu dan anak, anemia termasuk masalah gizi utama yang sering kita jumpai di negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dan paritas terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur. Desain penelitian ini yaitu Analitik Observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan analisa data bivariat menggunakan uji korelasi non-Parametrik untuk data kategorikal Chi Square, pada responden yang berjumlah 50 orang. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil berada pada kategori usia tidak beresiko sebesar 20,0%, pada kategori paritas beresiko sebesar 58,0%, dan pada kategori tidak anemia sebesar 62,0%. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa pada variabel usia nilai p-value adalah 0,000 (p<0,005) dan pada variabel paritas dengan nilai p-value adalah 0,003 (p<0,005). Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara usia dan paritas terhadap kejadian pada ibu hamil.
PENGARUH DISCHARGE PLANNING BERBASIS AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN SELF CARE KLIEN KATARAK POST OPERASI PHACOEMULSIFIKASI Dewi Murni; Aliana Dewi; Siswani Marianna
Binawan Student Journal Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.764 KB) | DOI: 10.54771/bsj.v2i2.163

Abstract

Katarak merupakan keadaan dimana terjadinya perubahan lensa yang sebelumnya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Tindakan Phacoemulsifikasi yakni menghancurkan lensa dengan kekuatan ultrasound dengan waktu operasi yang sangat singkat. Melakukan Discharge planning berbasis Audio Visual diperlukan untuk meningkatkan kemampuan Selfcare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh discharge planning berbasis audio visual terhadap kemampuan selfcare klien katarak post operasi Phacoemulsifikasi di Poliklinik Anugrah RSCM Kirana. Desain penelitian dengan Quasi Experimental Jumlah sampel sebanyak 55 responden dengan tehnik purposive sampling. Hasil uji menggunakan uji independen t-test. Hasil penelitian menujukkan frekuensi discharge planning berbasis audio visual sebelum intervensi tidak bisa (80,0%). Sesudah intervensi bisa (85,5%). Skor selfcare meningkat antara sebelum dan sesudah (66,4%). Terdapat pengaruh discharge planning berbasis audio visual terhadap kemampuan selfcare pada klien katarak post operasi Phacoemulsifikasi didapatkan nilai p-value: 0,000. Disimpulkan bahwa discharge planning berbasis audio visual perlu dikembangkan dalam pelayanan keperawatan karena dapat meningkatkan selfcare selama klien di rumah.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PERAWAT DALAM PENCEGAHAN VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA DI RUANG PERAWATAN INTENSIF Ade Widaningsih; Siswani Marianna; Aan Sutandi
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v4i1.502

Abstract

Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi pneumonia yang terjadi setelah 48 jam pemakaian ventilasi mekanik baik pada endotracheal tube atau tracheostomy yang merupakan penyebab penting mortalitas dan morbiditas di ruang perawatan intensif. World Health Organization pada tahun 2016 mencatat 53,9 juta kematian orang di seluruh dunia akibat menderita penyakit Ventilator Associated Pneumonia. Data Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 menyebutkan prevalensi pneumonia mencapai angka 2.2 %. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku perawat dalam tindakan pencegahan Ventilator Associated Pneumonia di ruang perawatan intensif RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan rancangan cross sectional dengan total sampling 44 responden. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebesar 93.2% responden berjenis kelamin perempuan, berdasarkan usia sebesar 65.9% dalam rentang 20-40 tahun, dengan 81.8% mayoritas pendidikan DIII Keperawatan, mayoritas lama kerja lebih dari 10 tahun sebesar 79.5% dan mayoritas tingkat pengetahuan ba ik 79.5% dan mayoritas perilaku kurang baik 52.3%.  Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0.006 dapat diartikan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku perawat dalam tindakan pencegahan Ventilator Associated Pneumonia. Dengan nilai OR 1,09. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu diharapkan dapat mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang hubungan pengetahuan maupun faktor lainnya yang dapat mempengaruhi perilaku pencegahan Ventilator Associated Pneumonia terhadap kejadian Ventilator Associated Pneumonia di ruang intensif.