Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERATIF DI RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN Magdalena Ginting; Tiarasi Nainggolan
JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Vol 2 No 2 (2018): JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa operasi merupakan kondisi yang menakutkan bagi semua orang hal ini dapat menimbulkan kecemasan-kecemasan pre operatif dapat disebabkan oleh pengalaman operasi pada masa lalau, takut akan rasa nyeri akibat operasi bahkan rasa takut akan komplikasi setelah operasi. Pemberian informasi yang jelas akan menjelaskan prosedur yang akan di lakukan melallui komunikasi terapeutikakan membuat pasien tenang dalam menjalani operasi. Tujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingka tkecemasan pasien menjelang operatif yang dirawat di RumahSakit Umum Herna Medan Tahun 2017. Populasi sebanyak 30 orang. Sampel sebanyak 30 dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara komunikasiterapeutikperawat dengankecemasanpasien pre operatif. Kepada pasien pre operatif agar tetap menjalin kerjasama dengan para perawat dan tenaga medis lainnya dalam proses tindakan operasi dan penyembuhan pasien. Kepada perawat agar lebih meningkatkan komunikasi terapeutik kepada pasien khususnya keluarga pasien demi terwujudnya pelayanan kesehatan menyeluruh yang maksimal dan memuaskan keluarga pasien dan pasien itu sendiri
PENYULUHAN PENERAPAN PENCEGAHAN COVID19 DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI DESA BANGUN SARI Ganda Sigalingging; Zulkarnain Nasution; Magdalena Ginting; Hetti Marlina Pakpahan; Selli Dosriani Sitopu
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 3 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.14 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i3.6921

Abstract

Penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan covid 19 masih tergolong rendah, demikian halnya di di kelurahan kabil, kota batam, masih jauh dari yang diharapkan. Banyak faktor yang berpotensi memengaruhinya, diantaranya pengetahuan masyarakat, lingkungan dan kebiasaan masyarakat itu sendiri. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait covid 19 dan cara melakukan upaya pencegahan. Metode kegiatan melakukan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan meliputi; pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah dan kolesterol dengan menggunakan alat tes cek gula kolesterol. Jumlah peserta yang mengikuti 39 orang. Disimpulkan kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang covid 19 dan cara melakukan pencegahan. Selama kegiatan berlangsung terlihat peserta menunjukkan semangat yang tinggi. Kepada kepala desa dan perangkat desa untuk memfasilitasi kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini yaitu melakukan penyuluhan kesehatan secara berkesinambungan sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tepat bagaimana cara menyikapi kasus Covid 19. Melalui pemahaman masyarakat tentang covid 19 yang semakin meningkat akan berdampak terhadap sikap sehingga memengaruhi perilaku sehat masyarakat untuk berperan serta dalam upaya pemutusan mata rantai penularan. Melalui kegiatan ini juga tercipta perasaan aman dan nyaman memasuki kebiasaan baru.
Analysis of Community Tradition and Knowledge with Covid-19 Prevention Efforts Ganda Sigalingging; Zulkarnain Nasution; Magdalena Ginting; Poniyah Simanullang; Yemima
International Journal of Science and Society Vol 3 No 4 (2021): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.647 KB) | DOI: 10.54783/ijsoc.v3i4.388

Abstract

The application of health protocols to prevent the transmission of covid 19 is still relatively low, as is the case in Kabil Village, Batam City, which is still far from expected. Many factors can influence it, including the socio-cultural community, in this case, the inherent traditions/customs. The aim is to analyze the socio-cultural relationship with efforts to prevent Covid-19 in Kabil Village, Batam City. This research is a descriptive correlation with a cross-sectional approach involving 90 respondents, namely the people of Kabil Village in RW 015 and RW 016. The sampling technique is done by simple random sampling. Data were collected by interview using a questionnaire—data analysis using Chi Square test at 95% confidence level. A socio-cultural society based on tradition is more supportive; 53 respondents (58.9%) do not do prevention, as many as 37 respondents (41.1%). Statistical test results show that there is a relationship between tradition and efforts to prevent Covid-19 with a p-value of 0.012 (α < 0.05), good knowledge 37 people (41.1%) made prevention efforts as many as 22 people (24.3%). The statistical test results show a significant relationship between tradition/habits and knowledge with measures to prevent COVID-19 in Kabil Village, Batam City, with a p-value of 0.012 and knowledge with a p-value of 0.002.
BAHAYA ROKOK PADA ANAK SMP SWASTA DARMA KARYA BERINGIN DELI SERDANG Magdalena Ginting; Ganda Sigalingging; Zulkarnain Nasution; Hetti Marlina Pakpahan; Selli Dosriani Sitopu; Poniyah Simanullang; Rosita Saragih; Ester Mei Frida
PKM Maju UDA Vol 3 No 1 (2022): Edisi Bulan APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.053 KB) | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v3i1.1616

Abstract

Merokok sudah menjadi tren dikalangan usia remaja khususnya pelajar laki-laki, di kalangan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan siswa Sekolah Dasar (SD). Mereka tidak menyadari dampak merokok sebenarnya, sangat serius yang mengganggu kesehatan jantung, paru-paru, kanker bahkan dapat menyebabkan kematian pada beberapa kasus parah. Anak-anak dan remaja yang menjadi perokok yang hidup saat ini akan meninggal akibat penyakit yang ditimbulkan dari zat-zat yang terkandung didalam rokok di masa yang akan datang. Prilaku merokok sangat terkait dengan pengetahuan akan bahaya rokok bagi kesehatan. Penyuluhan dilaksanakan pada Tahun 2019 di SMP Swasta Darma Karya Beringin Deli Serdang. Kegiatan penyuluhan mengenai pendidikan kesehatan akan bahaya rokok pada kesehatan. Setelah mendapatkan penyuluhan tentang materi pendididkan kesehatan tentang bahaya rokok, maka pengetahuan siswa-siswa SMP Swasta Darma Karya Beringin Deli Serdang sebagai kelompok berisiko menjadi meningkat. Penyuluhan berkelanjutan lewat Pemasangan Banner di sekolah serta konseling mengenai bahaya merokoi kesehatan diri sendiri dan orang disekitarnya dilakukan guna lebih meningkatkan pengetahuan dari siswa.
PENYULUHAN KESEHATAN STRATEGI HIDUP SEHAT LANSIA DI KELURAHAN BANGUN SARI KECAMATAN TANJUNG MORAWA Ganda Sigalingging; Zulkarnain Nasution; Magdalena Ginting; Hetti Marlina Pakpahan; Selli Dosriano Sitopu; Poniyah Simanullang; Ester Meyprida Girsang
PKM Maju UDA Vol 3 No 1 (2022): Edisi Bulan APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.144 KB) | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v3i1.1614

Abstract

Sejatinya pertambahan usia akan membawa dampak di berbagai aspek kehidupan lansia, terutama masala kesehatan lansia baik fisik, mental dan sosial akibat timbulnya berbagai penyakit degeneratif. Oleh karena itu, diperlukan upaya mempertahankan kesehatan lansia pada taraf kesehatan optimal. Menua akan menimbulkan penurunan fungsi tubuh di berbagai sistem yang berpotensi memengaruhi kemampuan lansia melakukan aktifitas sehari-hari misalnya, makan, kebersihan diri, toilet dan pergerakan. Lansia yang sakit akan menjadi beban bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan pemerintah dimana lansia akan ketergantungan kepada orang lain. Hal ini disebabkan ketidak mampuan melaksanakan aktivitas sehari-hari. Tujuan dari pengabdian ini membangun kemampuan lansia melaksanakan strategi pencegahan penyakit yang lazim terjadi dimasa tua. Metode kegiatan memberikan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan kepada lansia di lingkungan masyarakat mengenai cara mencegah dan meminimalisasi komplikasi penyakit degenratif melalui perilaku hidup sehat. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh mahasiswa FIK Universitas Darma Agung Medan bulan Maret 2022. Hasil kegiatan menunjukkan, secara keseluruhan lansia hadir sesuai jumlah dan waktu yang disepakati juga terlihat seluruh peserta ceriah dan bahagia. Disimpulkan kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan lansia tentang upaya yang dilakukan untuk tetap sehat. Kepada perangkat kelurahan untuk memotivasi dan menyediakan sarana prasarana yang dibutuhkan selama melakukan penyuluhan secara berkelanjutan untuk tercipta perasaan yang riang gembira sehingga kualitas hidup lansia tetap sehat, mandiri, berguna, dan produktif.
Pengetahuan dan sikap ibu tentang penanganan diare pada balita Ganda Sigalingging; Magdalena Ginting; Darwin Tamba; Jusniar Sianipar
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): June Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i5.1228

Abstract

Background: Children's growth and development can be hampered due to the adverse effects of diarrhea. If diarrhea is not treated properly, it can even lead to death. Lack of personal and environmental hygiene is a trigger factor for diarrhea. The incidence of diarrhea in infants aged 1 month to 1 year was 31.4% and infants aged five years was 25.2%. In Indonesia, the number 1 cause of infant death is caused by vomiting diarrhea. Purpose: To describe the knowledge and attitude of mothers about handling diarrhea in toddlers. Method: Descriptive research, with a population of all mothers who have children under five. The sampling technique used in this study was accidental sampling of 30 people. Data collection was done by interview using a questionnaire. Data analysis using univariate analysis. Results: Based on the results of the study of Maternal Knowledge and Attitudes About Handling Diarrhea in Toddlers at Puskesmas Lumut Tapanuli Tengah, it can be concluded that the majority of mothers' knowledge is sufficient as many as 17 people (56.7%) and a positive attitude as many as 22 people (73.3%). Conclusion: based on the results of this study there are still mothers who have insufficient knowledge, with a negative attitude, so that health counseling efforts are needed about diarrhea and how to prevent it and the importance of parents maintaining personal hygiene and the environment as well as baby food handlers always pay attention to hand hygiene and eating and drinking utensils used by babies.  
The relationship between spirituality and quality of life of the elderly Ganda Sigalingging; Magdalena Ginting; Paulina Yohana Siburian
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 10 (2026): January Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i10.2278

Abstract

Background: Various serious problems resulting from the lack of spiritual support for the elderly in nursing homes, particularly in mental health, impact their overall quality of life. Fulfilling spiritual support, as a value system that provides them with strength, hope, and meaning in life, as well as acceptance of the impact of aging, is crucial in maintaining inner peace, meaning in life, and the ability to adapt to the limitations of old age. Purpose: to analyze the relationship between spirituality and the quality of life of the elderlyMethod: This research is a descriptive correlational design using a cross-sectional approach. A population of 67 elderly people, a sample of 30 of whom were selected using purposive sampling techniques. The instruments used were the Daily Spirituality Scale (DSELS) and the modified World Health Organization Quality of Life Scale (WHOQOL-BRELF). Data analysis was conducted bivariately with a chi-square test at the confidence level (α = 0.05).Results: The results of the study showed that the majority of elderly people had a low level of spirituality (11 people) (40%) and a low quality of life (21 people) (70%). The chi-square test obtained a p-value of 0.023 (<0.05).Conclusion: It is necessary to provide guidance on routine spiritual activities, spiritual counseling sessions, and facilitate communication and visits from families. For the elderly, it is recommended to be more active in participating in activities organized by the foundation and to be proactive in establishing social and spiritual relationships, as an effort to improve the mental well-being and improve the quality of life of the elderly.