This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menurunkan Cacat Produk Kain Type C45128 Proses Dyeing Finishing Dengan Metode Six Sigma dan Seven Tool di PT. Argo Pantes Tbk, Joko Hardono; Dian Hidayat
Jurnal Teknik Vol 10, No 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v10i2.3688

Abstract

AbstrakKualitas produk merupakan salah satu karakteristik kunci yang akan menentukan tingkat kepuasan pelanggan. PT Argo Pantes merupakan perusahaan yang memproduksi kain. Departemen Produksi menetapkan sasaran jangka pendek yaitu peningkatan kualitas produk melalui penurunan tingkat cacat produk pada proses Dyeing Finishing yaitu proses pewarnaan serat kain. Penurunan cacat produk dilakukan dengan pendekatan metode Six Sigma malaui tahapan Design-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC). Proses dimulai dengan melakukan identifikasi masalah dan factor penyebab masalah, mengukur frekwensi kejadian dari masing-masing faktor penyebab, menentukan faktor penyebab yang dominan dengan pendekatan diagram Pareto, kemudian mekukan identifikasi akar penyebab masalah dengan pendekatan diagram Sebab Akibat. Dari hasil pengumpulan dan pengolahan data yang dilakukan selama dua bulan dari tanggal 1 Juni – 28 Juli 2020 ada empat cacat produk pada proses Dyeing Finishingyaitu handling tidak sesuai, kain mengkerut,warna luntur dan noda. Dengan diagram Pareto didapat factor penyebab cacat dominan sebesar 79% yaitu disebabkan oleh Kain mengkerut 30%, warna luntur 26% dan noda 23%. Mencari akar penyebab masalah dilakukan dengan menggunakan pendekatan diagram sebab akibat terhadap ketiga jenis cacat tersebut untuk kemudian diberikan usulan perbaikan.AbstrakKualitas produk merupakan salah satu karakteristik kunci yang akan menentukan tingkat kepuasan pelanggan. PT Argo Pantes merupakan perusahaan yang memproduksi kain. Departemen Produksi menetapkan sasaran jangka pendek yaitu peningkatan kualitas produk melalui penurunan tingkat cacat produk pada proses Dyeing Finishing yaitu proses pewarnaan serat kain. Penurunan cacat produk dilakukan dengan pendekatan metode Six Sigma malaui tahapan Design-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC). Proses dimulai dengan melakukan identifikasi masalah dan factor penyebab masalah, mengukur frekwensi kejadian dari masing-masing faktor penyebab, menentukan faktor penyebab yang dominan dengan pendekatan diagram Pareto, kemudian mekukan identifikasi akar penyebab masalah dengan pendekatan diagram Sebab Akibat. Dari hasil pengumpulan dan pengolahan data yang dilakukan selama dua bulan dari tanggal 1 Juni – 28 Juli 2020 ada empat cacat produk pada proses Dyeing Finishing yaitu handling tidak sesuai, kain mengkerut,warna luntur dan noda. Dengan diagram Pareto didapat factor penyebab cacat dominan sebesar 79% yaitu disebabkan oleh Kain mengkerut 30%, warna luntur 26% dan noda 23%. Mencari akar penyebab masalah dilakukan dengan menggunakan pendekatan diagram sebab akibat terhadap ketiga jenis cacat tersebut untuk kemudian diberikan usulan perbaikan.
Analisa Total Productive Maintenance (TPM) Menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada Mesin CNC Milling Joko Hardono
Jurnal Teknik Vol 9, No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v9i2.3689

Abstract

AbstrakPT. JNA bergerak dalam bidang industri mesin kemasan dangan produk yang dihasilkan yaitu mesin packaging semi automation, full automation, mesin pengisian gallon, dan lainnya. Proses produksi sparepart dan suku cadangnya melalui mesin cnc lathe dan mesin CNC Miling. Pengamatan dilakukan pada proses mesin CNC Miling MV40 karena jumlah downtime yang lebih lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur efektivitas mesin CNC Miling MV40. Dari hasil perhitungan menunjukan nilai rata-rata tingkat efektivitas mesin CNC Miling MV40 pada periode Desember 2018 – November 2019 adalah 76.84%. setelah itu dilakukan analisis menggunakan tools diagram pareto dan diagram fishbone. Hasilnya alarm (emergency stop) axis z over travel dan motor pompa hidrolik jebol, menjadi faktor penyebab utama downtime terbesar. Akar penyebab dari masalah tersebut diantaranya 1.Manusia : Kurang pengalaman, Operator cuek / tidak peduli, 2. Metode : Tidak ada SOP. Dari data tersebut dibuat rancangan usulan perbaikan dengan menggunakan metode 5W + 1H. Kata Kunci: Downtime, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Diagram Pareto, Diagram Fishbone.