Delima A. Darmawan
Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor Jl. Jend Ahmad Yani No.70 Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Sosial Ekonomi Penggunaan Pestisida dalam Usahatani Padi Delima A. Darmawan; Yusmichad Yusdja; Adreng Purwoto; Chaerul Saleh
Jurnal Agro Ekonomi Vol 13, No 1 (1994): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jae.v13n1.1994.27-42

Abstract

The Program of Integrated of Pest Management (IPM) play the important role in to decrease the pesticides used in agriculture production. Meanwhile, the farmer has popular known that pesticides was a better solution to face the pest problem. The main objective of this study is to examine the impact of IPM on production and the farmer income. The data was taken from the survey conducted in 1992 in East Sumatera, West Java, Central Java, East Java and North Sulawesi. The result showed that the using of pesticides is still the significance way to protect plant from pest. The research has also shown that around 32 percent of cost was used for pesticides. Several economic factors that have influence on IPM adoption was describe in this report.
Total Elasticity of Demand For Indonesian Natural Rubber: The use of Extended Armington Model Bambang Dradjat TS; Delima A. Darmawan
Jurnal Agro Ekonomi Vol 10, No 1-2 (1991): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jae.v10n1-2.1991.31-47

Abstract

IndonesianPengetahuan tentang total elastisitas pemintaan karet alam Indonesia sangat penting untuk menilai kebijaksanaan pemerintah Indonesia di sektor karet. Penelitian ini menggunakan model Armington yang telah dikembangkan oleh Duffy et al. (1990). Prosedur pendugaan yang digunakan adalah model penyesuaian parsial dalam bentuk fungsi logaritma dan diduga dengan "Ordinary Least Square". Data yang digunakan mulai tahun 1968 sampai tahun 1989 dan dikelompokkan kedalam negara pengimpor dan pengekspor. Dalam jangka pendek maupun jangka panjang, total elastisitas permintaan karet alam Indonesia tidak elastis. Hal ini berarti kebijaksanaan pemerintah yang ada sekarang tidak akan menghasilkan kenaikan penerimaan ekspor, kecuali dibarengi oleh usaha-usaha untuk meningkatkan daya saing dan pangsa pasar. Usaha-usaha ini dapat berupa peningkatan mutu dan efisiensi produksi karet alam yang diekspor.