Agus Pakpahan
Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor Jl. Jend Ahmad Yani No.70 Bogor

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Permintaan Rumah Tangga Kota di Indonesia Terhadap Keanekaragaman Pangan Agus Pakpahan; Sri Hastuti Suhartini
Jurnal Agro Ekonomi Vol 8, No 2 (1989): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jae.v8n2.1989.64-77

Abstract

EnglishThere are numerous analyses of demand for food have been conducted in Indonesia. However, there is still lack of attention on demand for food diversity in Indonesia. The main purpose of this paper is to seek knowledge about the development of food diversity and its relationship with urban household expenditure in Indonesia. The analysis showed that food consumption pattern of urban household tended to be more diversified and household income played an important role in increasing demand for food diversity.IndonesianAnalisis permintaan terhadap pangan di Indonesia telah banyak dilakukan. Akan tetapi aspek permintaan terhadap keanekaragaman pangan belum banyak diteliti. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan permintaan keanekaragaman rumah tangga kota di Indonesia terhadap pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan terhadap keanekaragaman masyarakat kota cenderung meningkat dan pendapatan merupakan faktor yang penting dalam meningkatkan permintaan terhadap keanekaragaman pangan.
Hubungan Konservasi Tanah dan Air Dengan Komoditas yang Diusahakan, Struktur Pendapatan Serta Karakteristik Rumah Tangga (Kasus DAS Cimanuk dan Citanduy) Agus Pakpahan; Nizwar Syafa'at
Jurnal Agro Ekonomi Vol 10, No 1-2 (1991): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1585.03 KB) | DOI: 10.21082/jae.v10n1-2.1991.1-15

Abstract

Sustainable agricultural development cannot be separated from the issue of soil erosion. This research shows that soil erosion is associated with sources of income of the households in the area, commodities being cultivated and demographic characteristics of the household. The higher the proportion of household income from agricultural activities, particularly dryland farming, the higher the erosion in the area. In general, this research suggests that an integrated and comprehensive policy on both commodity and natural resource management and agricultural and non-agricultural, Sectors development is required to solve soil and water conservation problems.
Permintaan Rumah Tangga Kota di Indonesia Terhadap Keanekaragaman Pangan Agus Pakpahan; Sri Hastuti Suhartini
Jurnal Agro Ekonomi Vol 8, No 2 (1989): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.233 KB) | DOI: 10.21082/jae.v8n2.1989.64-77

Abstract

EnglishThere are numerous analyses of demand for food have been conducted in Indonesia. However, there is still lack of attention on demand for food diversity in Indonesia. The main purpose of this paper is to seek knowledge about the development of food diversity and its relationship with urban household expenditure in Indonesia. The analysis showed that food consumption pattern of urban household tended to be more diversified and household income played an important role in increasing demand for food diversity.IndonesianAnalisis permintaan terhadap pangan di Indonesia telah banyak dilakukan. Akan tetapi aspek permintaan terhadap keanekaragaman pangan belum banyak diteliti. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan permintaan keanekaragaman rumah tangga kota di Indonesia terhadap pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan terhadap keanekaragaman masyarakat kota cenderung meningkat dan pendapatan merupakan faktor yang penting dalam meningkatkan permintaan terhadap keanekaragaman pangan.