Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH DEMOGRAFI, PSIKOSOSIAL, DAN LAMA MENDERITA HIPERTENSI PRIMER TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI Chandra Tri Wahyudi; Diah Ratnawati; Sang Ayu Made
Jurnal JKFT Vol 2, No 2 (2017): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v2i1.692

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah adanya peningkatan tekanan systole diatas 140 mmhg dan diastole diatas 90 mmhg.  Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penurunan angka mortalitas menjadi indikator keberhasilan pengobatan hipertensi. Studi pendahuluan menunjukkan masyarakat dalam meminum obat antihipertensi masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh demografi, psikosial dan lama menderita hipertensi primer yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan pasien dalam minum obat antihipertensi di Kelurahan Limo Depok 2017. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif analitik dengan analisa data yang digunakan adalah Analisa data bivariat yaitu uji chi-square dan untuk analisa multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan subvariabel sikap dari variabel psikososial yang paling berhubungan dengan kepatuhan minum obat dengan p value 0,001 < 0,05. Nilai OR terbesar yang diperoleh yaitu 21,860 artinya sikap baik yang dimiliki responden mempunyai peluang 21,860 kali untuk patuh minum obat antihipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan dampak untuk lebih disiplin dalam mengkonsumsi obat antihipertensi agar tidak terjadi komplikasi akibat hipertensi. Kata kunci: Hipertensi, kepatuhan, obat anti hipertensi
SELF-EFFICACY AND FAMILY RESILIENCE AFFECTS SMARTPHONE ADDICTION IN ADOLESCENTS Sang Ayu Made; Alfafa Mamnunia , Aghna
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 8 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v8i2.7450

Abstract

The phenomenon of smartphone addiction among teenagers continues to increase every year. This must be addressed because it can have an impact on teenagers, including academic problems, psychological and physical problems. The research used the Chi Square test with cross sectional approach, the sample was 207 teenagers and sampling was carried out using a stratified simple random sampling was carried out using a stratified simple random sampling technique. Data was obtained using the General Self Efficacy Scale, Walsh Family Resilience Questionnaire, dan Smartphone Addiction Scale Short Version. The research results showed that there was a relationship between self-efficacy and smartphone addiction in teenagers, with a p-value of 0,008 (<0,05) and there was also a relationship between family resilience and smartphone addiction in adolescents, a p-value of 0,041 (<0,05). Teenagers are advised to be more active in participating in positive activities in order to increase self-efficacy, and families can strengthen relationships with teenagers through communication or direct presence so that teenagers do not need to look for happiness from outside by using smarthphone.