Claim Missing Document
Check
Articles

KECEMASAN TERKAIT ALAT/UNIT DIALISA PADA PASIEN GGK DI RSPAD GATOT SOEBROTO JAKARTA Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2025.801 KB)

Abstract

Untuk mengobati satu pasien dengan GGK, kami menggunakan frekuensi hemodialisa yang bervariasi tergantung pada kerusakan ginjal mereka, yaitu empat sampai lima jam dalam dua sampai tiga kali seminggu. Jenis pengobatan ini dapat menyebabkan stressor bagi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan lama Tingkat Dengan kekhawatiran laju hemodialisis terkait Peralatan / Dyalisis Satuan Pada Pasien GGK. Desain penelitian deskriptif digunakan analisis dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien GGK yang menjalani haemodialisa di unit haemodialisa RSPAD. Sampel representatif  berjumlah 131 responden. Hasil Dari hasil uji statistic didapatkan nilai P Value = 0,004 berarti P Value < 0,05, sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara lama menjalani hemodialisa dengan tingkat kecemasan klien terkait alat/unit dyalisis pada klien gagal ginjal di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN HARGA DIRI PADA LANSIA YANG DITINGGALKAN PASANGAN HIDUPNYA DIWILAYAH KELURAHAN LIMO, DEPOK 2017 Kartini, Ajeng; Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.708 KB)

Abstract

Mekanisme koping adalah proses adaptasi yang dilakukan oleh individu untuk menyelesaikan masalah. Penyesuaian baru bagi lansia yang meninggalkan pasangan hidupnya secara tidak langsung akan menimbulkan berbagai masalah seperti depresi dan kesepian yang akibatnya akan terjadi perubahan konsep diri salah satunya adalah harga diri lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan harga diri pada lansia yang meninggalkan pasangan hidupnya di Limo, Depok. Desain penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan teknik deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 110 lansia. Analisis univariat menggunakan uji proporsi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Dari hasil uji statistik chi-square, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan harga diri pada lansia yang meninggalkan pasangan hidupnya di Limo, Depok (nilai p 0,002 <0, 05). Disarankan kepada keluarga lansia untuk memberikan perhatian lebih agar lansia memiliki harga diri yang tinggi untuk mencapai kesejahteraan dan integrasi diri yang baik di usia tua.
KECEMASAN TERKAIT ALAT/UNIT DIALISA PADA PASIEN GGK DI RSPAD GATOT SOEBROTO JAKARTA Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v2i1.849

Abstract

Untuk mengobati satu pasien dengan GGK, kami menggunakan frekuensi hemodialisa yang bervariasi tergantung pada kerusakan ginjal mereka, yaitu empat sampai lima jam dalam dua sampai tiga kali seminggu. Jenis pengobatan ini dapat menyebabkan stressor bagi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan lama Tingkat Dengan kekhawatiran laju hemodialisis terkait Peralatan / Dyalisis Satuan Pada Pasien GGK. Desain penelitian deskriptif digunakan analisis dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien GGK yang menjalani haemodialisa di unit haemodialisa RSPAD. Sampel representatif  berjumlah 131 responden. Hasil Dari hasil uji statistic didapatkan nilai P Value = 0,004 berarti P Value < 0,05, sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara lama menjalani hemodialisa dengan tingkat kecemasan klien terkait alat/unit dyalisis pada klien gagal ginjal di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN HARGA DIRI PADA LANSIA YANG DITINGGALKAN PASANGAN HIDUPNYA DIWILAYAH KELURAHAN LIMO, DEPOK 2017 Kartini, Ajeng; Wahyudi, Chandra Tri
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v3i1.1085

Abstract

Mekanisme koping adalah proses adaptasi yang dilakukan oleh individu untuk menyelesaikan masalah. Penyesuaian baru bagi lansia yang meninggalkan pasangan hidupnya secara tidak langsung akan menimbulkan berbagai masalah seperti depresi dan kesepian yang akibatnya akan terjadi perubahan konsep diri salah satunya adalah harga diri lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan harga diri pada lansia yang meninggalkan pasangan hidupnya di Limo, Depok. Desain penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan teknik deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 110 lansia. Analisis univariat menggunakan uji proporsi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Dari hasil uji statistik chi-square, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan harga diri pada lansia yang meninggalkan pasangan hidupnya di Limo, Depok (nilai p 0,002 <0, 05). Disarankan kepada keluarga lansia untuk memberikan perhatian lebih agar lansia memiliki harga diri yang tinggi untuk mencapai kesejahteraan dan integrasi diri yang baik di usia tua.
HEALTH COACHING SUCCESS TIPS : A LITERATURE REVIEW Wahyudi, Chandra Tri; Nursasi, Astuti Yuni
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v8i1.594

Abstract

Health coaching is a way of expanding the scope of health services through health promotion and disease prevention efforts by giving information in order to improve preventive behaviour in the community. The success of health coaching is determined by health workers’ understanding of the influencing factors. However, not many researches have been done in this area. Outlining evidence-based information within nursing field in regard to factors that determine the success of health coaching. This study is a non-systematic literature review analysing 10 related journals. The success of health coaching is determined by several factors including, agreement between both parties, good trainer (confidence, responsible, thorough, and appreciative), supportive trainer, motivated patients, collaboration between trainer and patients, good communication skills, frequency and duration of interaction between them. Several studies conducting telephone-based health coaching showed a significant success in converting patients’ behaviour into preventive behaviour. Keywords: Health Coaching; Health Promotion; Disease Prevention; Literature Review
PENGARUH DEMOGRAFI, PSIKOSOSIAL, DAN LAMA MENDERITA HIPERTENSI PRIMER TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI Chandra Tri Wahyudi; Diah Ratnawati; Sang Ayu Made
Jurnal JKFT Vol 2, No 2 (2017): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v2i1.692

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah adanya peningkatan tekanan systole diatas 140 mmhg dan diastole diatas 90 mmhg.  Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penurunan angka mortalitas menjadi indikator keberhasilan pengobatan hipertensi. Studi pendahuluan menunjukkan masyarakat dalam meminum obat antihipertensi masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh demografi, psikosial dan lama menderita hipertensi primer yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan pasien dalam minum obat antihipertensi di Kelurahan Limo Depok 2017. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif analitik dengan analisa data yang digunakan adalah Analisa data bivariat yaitu uji chi-square dan untuk analisa multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan subvariabel sikap dari variabel psikososial yang paling berhubungan dengan kepatuhan minum obat dengan p value 0,001 < 0,05. Nilai OR terbesar yang diperoleh yaitu 21,860 artinya sikap baik yang dimiliki responden mempunyai peluang 21,860 kali untuk patuh minum obat antihipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan dampak untuk lebih disiplin dalam mengkonsumsi obat antihipertensi agar tidak terjadi komplikasi akibat hipertensi. Kata kunci: Hipertensi, kepatuhan, obat anti hipertensi
PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS BERBASIS SISTEM ELEKTRONIK DENGAN IDENTIFIKASI PERILAKU DAN SOSIAL BUDAYA: STUDI LITERATUR Chandra Tri Wahyudi
Jurnal JKFT Vol 5, No 1 (2020): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v1i1.2852

Abstract

Pendahuluan: Pengkajian keperawatan di tatanan komunitas yang terpadu dengan sistem informasi manajemen belum banyak terlihat di Indonesia. Terdapat satu program pengkajian yang sudah terintegrasi sistem, seperti aplikasi keluarga sehat dari Kemenkes RI. Namun, aplikasi tersebut masih ada keterbatasan, yakni belum secara khususnya mengkaji keunikan perilaku dan determinan sosial budaya masyarakat. Padahal masyarakat merupakan makhluk yang holistik. Tujuan: Memberikan gambaran dari studi sebelumnya tentang kebermanfaatan aplikasi elektronik guna mengidentifikasi perilaku dan determinan sosial budaya di tatanan komunitas. Metode: Studi ini merupakan studi literatur non sistematik yang menggunakan 10 jurnal internasional publikasi tahun 2015-2019. Hasil: Berdasarkan hasil analisis pada 10 jurnal pilihan, didapatkan suatu kesimpulan bahwa dengan menggunakan sistem elektronik (electronic health records) untuk mengkaji keragaman perilaku dan sosial budaya masyarakat ada beberapa manfaat, yaitu keefektifan kinerja, hasil pengkajian yang lebih cepat teridentifikasi, luaran kesehatan yang lebih optimal bagi komunitas, serta lebih tepatnya penemuan sasaran dari adanya indikasi masalah kesehatan.
APLIKASI M-HEALTH DALAM UPAYA MONITORING PERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS: STUDI LITERATUR Chandra Tri Wahyudi; La Ode Abdul Rahman
Jurnal JKFT Vol 4, No 2 (2019): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v4i2.2521

Abstract

Pendahuluan: Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik, bersifat kronik ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Strategi menanggulangi diabetes mellitus adalah deteksi dini, diagnosis akurat, manajemen terapi dan perubahan pola hidup yang salah satunya dapat dimonitor melalui aplikasi mHealth untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien dan perawat komunitas. Tujuan: mengetahui pengaruh aplikasi mHealth dalam monitoring perawatan pada pasien diabetes mellitus. Metode: menggunakan metode studi literatur review non sistematic yang diangkat berdasarkan topik terkait. Sumber data dari jurnal yang dipilih dibatasi penerbitan dari tahun 2015 sampai 2019. Istilah yang digunakan dalam pencarian literatur: “diabetes mellitus”, “mHealth”, dan “mobile apps”. Hasil: Berdasarkan 10 Jurnal yang telah di review, integrasi teknologi mHealth dalam sistem informasi yang ada memiliki potensi untuk lebih memandirikan pasien diabetes mellitus, memperbaiki kualitas pelayanan keperawatan komunitas serta efisiensi waktu dan biaya, kekurangan mHealth dalam penerapannya masih terhalang pada pengguna dikalangan usia lanjut, masyarakat menengah kebawah dan ketidaklengkapannya fitur aplikasi.
KORELASI PERILAKU MEROKOK DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA REMAJA Chandra Tri Wahyudi; Reima Albary
Jurnal JKFT Vol 6, No 1 (2021): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v6i1.5311

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang kini tidak hanya menyerang orang dengan usia dewasa, namun penyakit ini juga mampu menyerang para remaja, walaupun angka kejadian hipertensi pada usia dewasa jauh lebih tinggi dibandingkan remaja tetapi hipertensi esensial pada usia dewasa dapat bermula dari saat usia remaja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi pada usia remaja di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Limo, Depok. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan jenis rancangan cross sectional dan dengan teknik cluster sampling yang menggunakan sampel sebanyak 271 responden. Hasil tekanan darah diperoleh secara langsung dengan mengukur tekanan darah responden, sedangkan perilaku merokok, aktivitas fisik dan data karakteriktik lainnya diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil uji chi square ditemukan adanya korelasi antara perilaku merokok dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p value<0,05). Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada para remaja untuk lebih memelihara kesehatan jantung, teredukasi akan bahaya merokok, dan lebih banyak melakukan aktivitas fisik dalam kegiatan sehari-hari.
IbM KELOMPOK LANSIA PENDERITA DM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMO KOTA DEPOK JAWA BARAT Diah Ratnawati; Tatiana Siregar; Chandra Tri Wahyudi
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2018
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.375 KB) | DOI: 10.20956/pa.v2i2.2987

Abstract

ABSTRAKKegiatan IbM Lansia penderita DM di Wilayah Kerja Puskesmas Limo Kota Depok Jawa Barat bertujuan untukmeningkatkan kemampuan kelompok pendukung dalam melakukan pengontrolan kadar gula darah pada lansia dengan diabetes mellitus.Kelompok pendukung menunjukkan bahwa intervensi yang berbasis dukungan sosial ini efektif untuk diberikan di masyarakat. Program IbM Kelompok Lansia Penderita DM ini melakukan pelatihan kelompok pendukung dengan pemantauan melalui Kartu Pemantauan Mandiri Lansia DM (KPM Lansia DM) terhadap penilaian status gizi lansia, kebutuhan kalori perhari, kecukupan aktifitas fisik dan kekebalan stres. Selain itu, kelompok pendukung juga diajarkan terapi komplementer seperti terapi herbal dengan daun sirih merah dan relaksasi BEBAS DM (Berkombinasi Benson, Meditasi dan Afirmasi Stres DM) serta perawatan mandiri seperti perawatan kaki dan senam kaki untuk mengontrol kadar gula darah lansia dengan DM di keluarga, kelompok, dan komunitas. Tim pelaksana IbM melakukan beberapa penyuluhan dan pelatihan pada kelompok pendukung pada dua lokasi berbeda, dengan jumlah tiap kelompok masing-masing sebanyak 30 orang lansia, dan kegiatan yang dilakukan berupa: pendidikan kesehatan mengenai penyakit diabetes mellitus, gaya hidup sehat, modifikasi diet DM, aktifitas/olahraga untuk Diabetesi – Senam Kaki & Senam Diabetes, perawatan dan pencegahan anggota tubuh dari luka diabetes, serta Manajemen Stress dengan Relaksasi Benson, dan pengecekan GDS oleh Tim pelaksana IbM.Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan pada kelompok pertama: sebanyak 93% (28 lansia) keluarga mendukung pengobatan dan perawatan lansia dengan DM dibandingkan kelompok kedua hanya 47,6% (20 lansia). Hasil hitung IMT kelompok 1 yang mengalami obesitas sebanyak 70% (21 lansia) hampir sama dnegan kelompok 2 sebanyak 63% (19 lansia), sedangkan dari hasil ukur GDS yangmengalami katagorik GDS tinggi > 299 gr% di kelompok 1 ada 1 lansia (3,3%) kelompok 2 ada 2 lansia (6,7%).Kata kunci: Kelompok pendukung, Lansia DM, Senam kakiABSTRACTlbM activity by elders who suffer DM on Puskesmas Limo Depok, Jawa Barat area is addressed to improve the ability of the support group in controlling blood sugar on elders with diabetes melitus. The support group shows that intervention that based on this social support is effective to be given to the society. This lbM group program by elders who suffers DM train the support groups by monitoring Independent DM Elders Monitoring Card or Kartu Pemantuan Mandiri Lansia DM (KPM Lansia DM) to score elders nutrition status, calory needs per day, physical activities, dan immunity to stress. Other than that, the support group also trained complementary therapy like herbal therapy with red sirih leaf and free DM relaxation (Benson combination, Meditation, and Stress Affirmation DM) and independent treatment like foot treatment and foot gymnastic to control blood sugars in elders with DM in families, group, and community. The IbM implementation do some counseling and training to support group on two different location, with each groups consisting of 30 elders, and activities like health education about diabetes mellitus diseases, healthy lifestyle, DM diet modification, activities/sport for Diabetes - Foot exercise and Diabetes exercise, treatment and body parts prevention from diabetes wounds, and also Stress management with Benson Relaxation, and GDS checking by IbM implementation team. Evaluation result for the executed activites found on the first group: about 93% (28 elders) families support medication and treatment for elders who suffers DM compared to the second group by 47,6% (20 elders). IMT Calculation result on group 1 who suffers obesity as much 70% (21 elders) almost same with 2 groups as much as 63% (19 elders), while GDS measurement who suffers high GDS categorical > 299 gr% in group 1 there is 1 elder (3,3%) group 2 there are 2 elders (6.7%).Keywords : ( DM elders, foot exercise, support group, )
Co-Authors Andy Sirada Andy Sirada Anggraeni, Diah Tika Anggraeni, Risa Kusuma Anggraini, Nourmanyansa Vidya Ansar, Nabilah Aulia Arga Buntara Arief Wahyudi Jadmiko Arum Pratiwi Asti Nurrizki Astuti Yuni Nursasi Avliya Quratul Marjan Balqis, Ayunissa Cahyani, Clara Oktalia Catur Septiawan Gunarto Citra, Silvi Yulia Diah Ratnawati Diah Ratnawati Diorarta, Raphita Dora Samaria Duma Lumban Tobing Dwi Suratmini Ester Ronauli Evangeline, Marsaulina Priscilla Farach Nabila Farah Aprilia Farha Farhana Fatmawati, Iin Fijriah, Fina Fina Fijriah Firlia Ayu Arini Fitriani, Galuh Nurulita Geby Zetira Harsono, Indah Nurafriani Herlina, Santi Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indah Permatasari Kartini, Ajeng Khoirul Anwar Kineisha, Phoebe Krisno Septyan La Ode Abdul Rahman Lina Ayu Marcelina Mariyam, Fidelmia Marni Marwah, Safa Maulana, Erwin Meiza Anniza Millah, Zulfa Muzayyanatul Munyati, Nessa Ishmah Nabila Nasya Nabila, Farach Nabilah Aulia Ansar Nadhifa, Dhia Wita Nadia Shahidda Nailus Suaidah Nasution Nasution, Nurul Aryani Nasya, Nabila Nazhira, Fidyatul Ningtiyas, Astuti Nirmala Nirmala Nourmayansa Vidya Anggraini Novia Aprilianawati Novita Dyah Yuliarti Nur Intania Sofianita Nurrizki, Asti Nurwahyuni, Atik Oematan, Grouse Oktarina, Mona Panji Asmoro, Muhammad Pebriyanti, Regita Cahya Putri, Alia Resti Andri Putri, Devia Amanda Putri, Widya Kartika Rahim, Nur Tsarwah Ranti Nugraheni Ratnawati, Diah Regita Cahya Pebriyanti Reihana Zakiya Reima Albary Risa Kusuma Anggraeni Ritanti Ritanti Ritanti, Ritanti Rokhaidah, Rokhaidah Safira Diyanti Elbees Salsabila, Talita Alifa Sandra, Rati Ari Sang Ayu Made Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Sang Ayu Made Adyani Santi Herlina Sarah Fitria Setiawan, Safa Marwah Ilmanan Rachmah Putri Setyawan, Andy Shahidda, Nadia Sintha Fransiske Simanungkalit Siregar, Tatiana Suci Rahmanti, Septia Suciantie, Pramesti Dwi Sucika, Dara Sulistya Nur’aeni Wisudawati Vittala, Govinda Winarti, Wiwin Wirayudha, Gibran Wisudawati, Sulistya Nur'aeni Wisudawati, Sulistya Nur’aeni Yasmin, Salwa Zakiya, Reihana