This Author published in this journals
All Journal Farmaka
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Biomarker Penyakit Sindrom Nefrotik Resisten Steroid : Review QISTY AHLA DZIKRY AL HASIMY; Insan Sunan Kurniawansyah
Farmaka Vol 14, No 1 (2016): Supplement
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.633 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i1.10599

Abstract

Sindrom nefrotik idiopatik merupakan penyakit glomerulus dan umumnya terjadi pada anak, Penyakit ini ditandai dengan proteinuria, hipoalbuminemia, hiperlipidemia dan edema. Steroid resistance nephrotic syndrome (SRNS)  sangat sulit dibedakan dengan sensitive steroid nephrotic syndrom (SSNS). Dibutuhkan biomarker khusus seperti urinary vitamin D-binding protein (uVDBP), soluble urokinase-type plasminogen activator receptor (sUPAR), urinary N-acetyl-beta-D glucosaminidase (uNAG), dan fractional excretion of magnesium (FE Mg). Dari keempat penelitian masing-masing biomarker dapat ditarik kesimpulan bahwa keempat biomarker belum bisa dijadikan sebagai standar biomarker untuk SRNS dikarenakan belum tervalidasinya biomarker, walaupun memiliki hasil yang signifikan.